Selasa, 16 Juli 2019
Indonesia | English

Harapan dan Semangat Baru untuk Pelestarian Lingkungan

21 Maret 2019 Jurnalis : Rosy Velly Salim (He Qi Pusat)
Fotografer : Rosy Velly Salim He Qi Pusat)


Para relawan melakukan pemilahan botol kemasan di titik baru kegiatan pelestarian lingkungan yang berlokasi di lahan parkir rumah makan vegetarian Yang Sen, Sunter, Jakarta Utara.

Rasa syukur meliputi sanubari hati para relawan Tzu Chi khususnya He Qi Pusat atas pembukaan titik baru kegiatan pelestarian lingkungan yang berlokasi di lahan parkir Rumah Makan Yang Sen, Sunter, Jakarta Utara. Jalinan jodoh baik ini tercipta bermula darii krar Noni Thio, relawan Tzu Chi dan dukungan dari semua pihak di antaranya Acun, relawan Tzu Chi juga yang meminjamkan tempat, dan juga Sofiatun, Ibu lurah setempat.

Pukul 7 Pagi, sebanyak 26 relawan Tzu Chi gabungan dari komunitas Sunter, JP1 dan JP2 bersatu hati hadir mendukung pembukaan titik baru tersebut, Minggu, 24 Februari 2019. Lokasi pemilahan barang daur ulang ini beralamat di Danau Sunter Utara blok G/20.


Terdapat keranjang pemilahan agar warga yang lalu lalang juga dapat bersumbangsih langsung dalam pemilahan.

Kerja sama yang penuh welas asih di antara relawan terlihat selama kegiatan pelestarian lingkungan berlangsung. Sedari Pagi, persiapan telah dilakukan mulai dari membangun tenda, memasang bendera Tzu Chi, menata makanan untuk konsumsi para relawan, juga menyiapkan bangku dan peralatan untuk memilah. Pemilahan barang daur ulang berlangsung hingga pukul 10.30 pagi.

Seusai pemilahan, para relawan dengan gembira bersama-sama melakukan gerakan senam anti stroke. Selain pemilahan, pada Minggu tersebut juga ada stand untuk memperkenalkan DAAI Mie.


Sofiatun (kiri), Eric VS (pegang mic), Noni(Caroline) Thio (baju biru) dalam sesi kata sambutan.

Gan En kepada seluruh relawan yang telah mendukung pada hari ini, semoga dengan bertambahnya titik pemilahan barang daur ini semakin membawa perubahan nyata langkah menyelamatkan bumi dan sesama. Seperti yang sudah kita bersama ketahui dengan mengolah sampah maka kita mengurangi penumpukan timbunan sampah dan menjadikannya bermanfaat. Mengubah sampah menjadi emas, emas menjadi cinta kasih. Cinta kasih menjadi aliran jernih yang mengalir ke seluruh dunia,” ujar Eric Velly Salim selaku koordinator kegiatan pelestarian lingkungan di titik kedua ini.

Sofiatun selaku lurah Sunter Agung mewakili RW.01 turut mendukung dengan hadir pada kegiatan pelestarian lingkungan ini. “Terima kasih kepada seluruh pengurus dan relawan Tzu Chi yang telah memberikan motivasi dalam kepedulian kepada bumi. Bertepatan juga hari ini kami dari RW.01-20 serentak mengadakan kerja bakti membersihkan lingkungan dalam rangka hari sampah. Semoga dengan kolaborasi ke depannya dapat mewujudkan lingkungan, wilayah yang bersih dan menyemangati warganya dan tercipta kebahagiaan,” ujarnya. 


Foeng Jie Tju dengan sigap menerima sumbangan barang daur ulang dari Aseng.

Barang daur ulang berupa botol kemasan, kardus, buku-buku bekas, botol kaca terlihat disumbangkan ke posko pemilahan barang daur ulang pada Minggu tersebut. Ini merupakan sumbangan dari relawan maupun dari warga yang lalu lalang.

Eric (35) selaku koordinator menuturkan, lokasi pemilahan di titik baru ini  strategis di mana terbuka, dan dapat terlihat oleh lalu lalang orang maupun kendaraan. Diharapkan kehadiran titik baru ini dapat memperkenalkan kegiatan pelestarian lingkungan Tzu Chi secara meluas lagi di daerah Sunter.


Yanny Sukadja menyambut warga yang lewat dan memperkenalkan apa saja kegiatan pelestarian lingkungan Tzu Chi.

Sementara itu Aseng (40), berhenti dari motornya dan berinisiatif menanyakan kepada relawan Tzu Chi yang ditemuinya mengenai kegiatan apa yang berlangsung pada saat itu. Ia lalu pulang ke rumahnya yang letaknya di komplek ruko di belakang Rumah Makan Yang Sen untuk mengumpulkan botol kemasan, kardus untuk disumbangkan.

“Saya turut bersyukur bisa ikut serta dalam menjaga bumi dengan menjadi penyumbang barang daur ulang. Berharap titik pemilahan barang daur ulang tersebar luas lagi,”harapnya.


Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 323 kali


Berita Terkait


Sampah Bukan Warisan

10 Juli 2019

Turut Menjadi Pewaris Masa Depan Bumi

19 Juni 2019

Waisak 2019: Membalut Perayaan Waisak dengan Aksi Pelestarian Lingkungan

20 Mei 2019

Bertambahnya Satu Titik Pelestarian Lingkungan

24 April 2019

Wajah-Wajah Bahagia di Pelestarian Lingkungan

23 April 2019


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Orang yang berjiwa besar akan merasakan luasnya dunia dan ia dapat diterima oleh siapa saja!

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat