Internasional : Dukungan Google untuk Tzu Chi

Jurnalis : Tzu Chi USA, Fotografer : Tzu Chi USA
 
 

fotoRaksasa Internet AS Google Inc telah memberikan sumbangan sebesar US $ 500.000 kepada Yayasan Buddha Tzu Chi. Google menyumbangkan total US $ 20 juta untuk 25 lembaga-lembaga dan badan amal, di mana Tzu Chi adalah salah satu diantaranya.

HUALIEN - Raksasa Internet AS Google Inc telah memberikan sumbangan sebesar US $ 500.000 kepada Yayasan Buddha Tzu Chi, yang diumumkan pada hari Rabu, 03 Februari 2010 lalu.

Ini adalah sumbangan pertama untuk Yayasan Buddha Tzu Chi oleh Google, yang menyumbangkan satu persen dari ekuitas dan laba untuk amal. Google menyumbangkan total US $ 20 juta untuk 25 lembaga-lembaga dan badan amal, di mana Tzu Chi adalah salah satu diantaranya.

Ketua Perwakilan Yayasan BuddhaTzu Chi Amerika Serikat menerima uang sumbangan tersebut pada hari Selasa dan menyatakan rasa syukurnya yang mendalam. Dana tersebut kemudian diserahkan ke Kantor Pusat Yayasan Buddha Tzu Chi di Hualien, Taiwan.

Pada tahun 2004, Google membentuk anak perusahaan nirlaba, Google.org, dengan modal awal sebesar US $ 1 miliar untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat dunia tentang perubahan iklim, kesehatan masyarakat global dan kemiskinan global.

Tahun itu, pendiri perusahaan Larry Page dan Sergey Brin yang dijelaskan kepada para pemegang saham membuat sebuah komitmen untuk memberikan kontribusi sumber daya yang penting, termasuk satu persen dari ekuitas perusahaan dan keuntungan dalam beberapa bentuk, serta partisipasi karyawan dan waktunya untuk menangani beberapa masalah paling penting dunia. (Sumber: www.us.tzuchi.org, www.tzuchi.org diterjemahkan oleh Lio Kwong Lin)

  
 
 

Artikel Terkait

Paket Beras di Krendang

Paket Beras di Krendang

07 Oktober 2015 Kegiatan baksos ini dilaksanakan di kantor Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Sebelum pukul 07.00 WIB, relawan Tzu Chi sudah mendatangi lokasi baksos dan rata-rata baru meninggalkan lokasi setelah pukul 14.00 WIB.
Sekarang Aku Bisa Bicara dengan Jelas Loh..

Sekarang Aku Bisa Bicara dengan Jelas Loh..

18 Agustus 2017
Bisa berbicara dengan jelas tanpa terdengar sengau merupakan impian terbesar Angga Ramadhan (8). “Pak, kapan (langit-langit) Angga ditambalnya?” Pertanyaan itu kerap dilontarkan Angga pada ayahnya, Darip. 
Belajar dari Semangat Anak-anak di Rumah Singgah

Belajar dari Semangat Anak-anak di Rumah Singgah

07 November 2016

Sakit bisa dialami oleh siapa saja tanpa memandang usia, tak terkecuali anak-anak. Anak-anak yang masih dalam usia bermain di Rumah Singgah Alfamart Pekanbaru ini misalnya sudah mengidap kanker darah (leukemia). Untuk meringankan sakit anak-anak ini, pada Minggu 23 Oktober, muda mudi Tzu Chi Pekanbaru berkunjung ke rumah singgah. 

Cara kita berterima kasih dan membalas budi baik bumi adalah dengan tetap bertekad melestarikan lingkungan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -