Jumat, 21 Juli 2017

Sanubari Teduh: Perbuataan Baik dan Buruk Nyata Berbeda


Sanubari Teduh: Perbuataan Baik dan Buruk Nyata Berbeda
20 Juli 2017

Kini kita terlahir sebagai manusia dan memiliki tubuh yang sehat. Bagaimana boleh kita tidak segera berbuat baik? Kita harus menggenggam waktu yang ada dan memanfaatkan tubuh yang sehat ini.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Buah Karma Ditanggung Sendiri - Bagian 1/2


Sanubari Teduh: Buah Karma Ditanggung Sendiri - Bagian 1/2
06 Juli 2017

Perbuatan apa yang kita lakukan, maka kita sendiri yang akan menerima akibatnya. Sedikitpun kita tidak bisa menghindar. Karena itu kita harus bersungguh hati.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Membuka Mata Hati


Sanubari Teduh: Membuka Mata Hati
07 Juni 2017

Di dalam hati kita juga harus ada rasa malu. Dengan begitu baru kita dapat memiliki mata hati yang terang  dan mampu membedakan yang benar dan salah. Yang sepatutnya dilakukan hendaknya kita lakukan.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Menyucikan Noda Batin, Bebas Dari Keluh Kesah Dan Kerisauan


Sanubari Teduh: Menyucikan Noda Batin, Bebas Dari Keluh Kesah Dan Kerisauan
31 Mei 2017

Kita juga harus berhati-hati dalam berbicara. Janganlah kita berbicara sembarangan. Sungguh, ucapan sangatlah penting. Sepatah kata dapat menjalin jodoh baik dengan orang lain dan juga dapat membimbing sesama untuk berjalan ke arah yang benar.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Ketulusan Hati Terdengar Oleh Para Buddha dan Dewa


Sanubari Teduh: Ketulusan Hati Terdengar Oleh Para Buddha dan Dewa
24 Mei 2017

Dengan hati yang tulus, maka tiada hal yang tak dapat kita capai. Kita harus percaya pada ungkapan, “Tiga inchi di atas kepala ada Dewa” Orang-orang mungkin bertanya “Apa benar ada? Kami tidak melihatnya.”

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Setulus Hati Melenyapkan Kekeliruan


Sanubari Teduh: Setulus Hati Melenyapkan Kekeliruan
18 Mei 2017

Sudahkah kita menjaga pikiran dengan baik? Sudahkah kita membersihkan noda masa lalu?  Jika sudah, apakah kita sudah mempertahankannya? ini sangatlah penting. Ini adalah pintu pertama dalam pelatihan diri.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma - Bagian 2/2


Sanubari Teduh: Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma - Bagian 2/2
10 Mei 2017
Darimana penderitaan berasal? dari tabiat buruk masing-masing orang. Saat menghadapi kondisi luar, kita tidak mampu menjaga indra kita, sehingga terciptalah berbagai benih karma. Inilah yang terakumulasi menjadi sebab penderitaan.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma - Bagian 1/2


Sanubari Teduh: Tiga Kali Pemutaran Roda Dharma - Bagian 1/2
10 Mei 2017

Empat Kebenaran Mulia meliputi penderitaan, sebab penderitaan, akhir penderitaan, dan jalan mengakhiri penderitaan. Setelah mengetahui penderitaan, barulah kita dapat memahami sebabnya. Dengan begitu barulah kita dapat melihat segala sesuatunya dengan jelas.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Lima Kekeruhan


Sanubari Teduh: Lima Kekeruhan
28 April 2017

Kekeruhan yang terjadi bersumber dari noda batin. Baik pandangan, kerisauan, maupun pertikaian antara sesama makhluk hidup, semua bermula dari noda batin, yaitu ketamakan, kebencian, kebodohan, kesombongan, keraguan dan sebagainya.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Tujuh Kemurnian dan Delapan Kekeruhan


Sanubari Teduh: Tujuh Kemurnian dan Delapan Kekeruhan
28 April 2017
Tujuh kemurnian adalah proses pelatihan kita. Untuk mencapai kemurnian batin dan melenyapkan kekotoran, ada tujuh cara atau faktor.

[Baca Lebih Lanjut]


Prev 1 2 3 4 5Next
Kehidupan masa lampau seseorang tidak perlu dipermasalahkan, yang terpenting adalah bagaimana ia menjalankan kehidupannya saat ini.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat