Api Hanguskan Ratusan Rumah

Jurnalis : Santi, Fotografer : Adi Nugraha

Bencana tidak henti-hentinya melanda umat manusia. Kali ini sejumlah penduduk yang tinggal di Kapuk Muara mengalami musibah kebakaran. Api yang menghanguskan ratusan rumah mulai menjalar sejak sekitar pukul 3.30 dini hari, dan baru dapat dipadamkan sekitar pukul 5 pagi. Relawan Tzu Chi tiba di lokasi kejadian untuk membagikan nasi bungkus dan air minum.

Kebakaran kembali terjadi di kelurahan Kapuk Muara RT 001 RW 03, kecamatan Penjaringan Jakarta Utara, yang mengakibatkan sebanyak 500 kk atau 2000 jiwa kehilangan harta benda serta tempat tinggal. Namun para korban masih bersyukur karena kebakaran ini tidak merenggut korban jiwa.

Seperti biasa, setelah mendengar berita terjadinya bencana kebakaran, para relawan Tzu Chi langsung bertindak. Mereka datang ke lokasi kejadian dan membagikan 1000 nasi bungkus beserta

1200 botol air mineral untuk para korban. Sebelumnya, nasi bungkus tersebut disiapkan oleh para relawan di rumah susun Cinta Kasih I.

Meskipun sejak pagi bantuan telah berdatangan, namun hingga para relawan Tzu Chi tiba, masih ada sekitar 100 korban yang belum mendapatkan bantuan makanan. Mereka amat berterima kasih atas bantuan makanan dan minuman dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Artikel Terkait

Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Polda Sumbar dan Tzu Chi Padang Adakan Bakti Sosial

Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Polda Sumbar dan Tzu Chi Padang Adakan Bakti Sosial

18 Juni 2025
Polda Sumbar dan Tzu Chi Padang gelar bakti sosial HUT Bhayangkara ke-79, memberikan pelayanan khitan, pemeriksaan kesehatan, dan pembagian sembako untuk masyarakat.
Pelita yang Menerangi

Pelita yang Menerangi

05 Juni 2012 Bagaikan pelita yang menerangi sekitarnya, begitulah gambaran relawan Tzu Chi di mana pun mereka berada. Tidak terkecuali bagi Relawan Tzu Chi dari Sinar Mas yang mengadakan serangkaian kegiatan sejak bulan April hingga akhir Mei ini di Kalimantan Tengah.
Silaturahmi dengan Warga Kampung Belakang

Silaturahmi dengan Warga Kampung Belakang

31 Agustus 2009 Sabtu, 29 Agustus 2009, sebanyak 54 warga kampung belakang telah berkumpul di Sasana Krida Karang Taruna, Kelurahan Kamal, Jakarta Barat. Kehadiran mereka pada sore itu adalah untuk mengikuti kegiatan doa bersama dan penyerahan dana bagi korban bencana alam di Taiwan.
Keteguhan hati dan keuletan bagaikan tetesan air yang menembus batu karang. Kesulitan dan rintangan sebesar apapun bisa ditembus.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -