Baksos Degeneratif di Tanjung Gundap, Hanya Perlu Kurangi Sedikit
Jurnalis : Supardi (Tzu Chi Batam), Fotografer : Andy Tan, Albert (Tzu Chi Batam)
Para relawan dan anggota TIMA melayani warga Tg. Gundap. penuh kehangatan layaknya keluarga sendiri.

Banyak pasien yang hadir ke Baksos Degeneratif dengan celengan bambu. Ini merupakan wujud terima kasih dan harapan mereka agar baksos serupa dapat terus dilaksanakan Tzu Chi.

Para anggota TIMA begitu teliti saat mengecek kesehatan para pasien.

Ibu Sarinah (depan) mendengarkan penyuluhan pola hidup sehat.

Dokter Gita Puspita yang rutin menjadi pembicara dalam topik astetika, kali ini membawakan materi pola hidup sehat.

Setiap selesai bakti sosial, para relawan dan anggota TIMA berkumpul untuk berbagi kesan dan pesan agar baksos kedepan dapat lebih baik lagi.
Artikel Terkait
Bakti Sosial yang Dinantikan Warga
12 Juli 2017Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bekerja sama dengan Polsek Metro Penjaringan mengadakan Bakti Sosial Degeneratif. Baksos ini berhasil melayani 185 warga yang kebanyakan berasal dari area Tanah Pasir dan Tanah Merah, Jakarta Utara. Selanjutnya, baksos degeneratif ke-2 akan dilaksanakan pada 6 Agustus 2017. Ada 69 pasien yang perlu kembali memeriksa kesehatan secara lanjut dan 11 pasien yang perlu dirujuk ke proses berikutnya.
Cegah Penyakit Dengan Baksos Degeneratif
13 Juni 2022Sebanyak 360 warga lansia di Kelurahan Warung Muncang, Kota Bandung senang dapat memeriksakan diri dalam Baksos Kesehatan Degeneratif yang diadakan Tzu Chi Bandung pada 5 Juni 2022 di SDN 011 Cibuntu, Kota Bandung.
Baksos Kesehatan di Selat Nenek
02 Agustus 2024Tzu Chi Batam kembali mengadakan baksos kesehatan degeneratif di Selat Nenek, Kec. Bulang, Kota Batam. Baksos yang diselenggarakan 3 bulan berturut-turut ini diikuti 91 orang warga. Relawan harus menempuh perjalanan selama 1 jam dengan speed boat untuk dapat memberikan perhatian kepada warga di Selat Nenek.







Sitemap