Baksos Degeneratif di Tanjung Gundap, Hanya Perlu Kurangi Sedikit

Jurnalis : Supardi (Tzu Chi Batam), Fotografer : Andy Tan, Albert (Tzu Chi Batam)

Para relawan dan anggota TIMA melayani warga Tg. Gundap. penuh kehangatan layaknya keluarga sendiri.

Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Misalnya saja diabetes, tekanan darah tinggi dan kolesterol yang dapat mengakibatkan komplikasi serius, diantaranya stroke, penyakit jantung, sakit ginjal dan sebagainya. Untuk membangun kebiasaan pengecekan kesehatan rutin dan pola hidup sehat, Tzu Chi Batam rutin mengadakan Baksos Degeneratif.

Baksos Degeneratif untuk ke-3 dan terakhir kalinya pada tahun ini digelar pada Minggu 14 Desember 2025, di SDN 015, Tg. Gundap, Kota Batam. Sebanyak 17 tim medis Tzu Chi atau TIMA dan 44 relawan Tzu Chi memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada 82 warga.

Banyak pasien yang hadir ke Baksos Degeneratif dengan celengan bambu. Ini merupakan wujud terima kasih dan harapan mereka agar baksos serupa dapat terus dilaksanakan Tzu Chi.

Para anggota TIMA begitu teliti saat mengecek kesehatan para pasien.

Ibu Sarinah, salah satu warga yang mengikuti Baksos Degeneratif Tzu Chi. Saat Ketua RT menyampaikan akan diadakan pengobatan gratis, ia buru-buru datang karena diabetes yang ia derita sangat serius. Sebelum pengobatan, kadar gula darahnya lebih dari 500 dan sekarang sudah turun menjadi 200-an.

“Puji Tuhan, tahap ke-2 ini sudah turun gula darah ibu. Mungkin karena ibu rutin makan obatnya. Obatnya bagus.” Tutur Ibu Sarinah.

“Mereka bilang ke ibu ini yang terakhir apabila obat tinggal sedikit, ibu harus pergi ke rumah sakit. Supaya ibu dapat tambahan obat lagi. Makan teratur, makan buah-buahan, kurangi nasi, supaya gula ibu turun. Belajar disiplin juga supaya ibu lekas sehat.” Jawab Ibu Sarinah saat ditanyakan pesan dari dokter.

Ibu Sarinah (depan) mendengarkan penyuluhan pola hidup sehat.

Dokter Gita Puspita yang rutin menjadi pembicara dalam topik astetika, kali ini membawakan materi pola hidup sehat.

Selain mengadakan pengecekan rutin kepada pasien penderita penyakit degeneratif, lewat baksos ini Tzu Chi terus mendorong pola hidup sehat. Menyampaikan pesan kesehatan yang sama kepada pendengar yang sama tentunya sangat menantang keterampilan pembawa materi, namun hal ini tidak menjadi masalah besar bagi dr. Gita Puspita.

“Kami selingi ngomong-nya, jangan terlalu berat atau teoritis. Kami pakai bahasa sendiri menjelaskannya, terus diselingi dengan canda dan tawa. Kami juga perlu meraba-raba tingkat pemahaman mereka itu sejauh mana.” Jelas dr. Gita Puspita.

Setiap selesai bakti sosial, para relawan dan anggota TIMA berkumpul untuk berbagi kesan dan pesan agar baksos kedepan dapat lebih baik lagi.

Mengurangi sedikit gula, garam dan minyak setiap harinya akan berdampak besar bagi kesehatan. Indera perasa kita juga lama-lama akan semakin peka sehingga kita tetap dapat menikmati kelezatan makanan, bahkan lebih dari sebelumnya.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Mencontohkan Pola Hidup Sehat Melalui Baksos Degeneratif

Mencontohkan Pola Hidup Sehat Melalui Baksos Degeneratif

14 Agustus 2019

Tzu Chi Bandung mengadakan bakti sosial kesehatan degeneratif bagi pasien yang berumur 45-65 tahun. Djonni Andhela, Ketua Tzu Chi Bandung mengatakan, Tzu Chi Bandung mengupayakan agar seluruh masyarakat di Kelurahan Dunguscariang dapat terakomodir secara merata mengenai baksos kesehatan degeneratif.

Baksos Kesehatan Degeneratif Membawa Banyak Manfaat

Baksos Kesehatan Degeneratif Membawa Banyak Manfaat

08 September 2022

“Setelah mengikuti baksos, saya baru tahu bahwa kolesterol saya cukup tinggi. Namun setelah menerima pengobatan saat baksos, saya merasakan perubahan dan lebih sehat,” kata Dian Hayati, salah satu pasien.

Baksos Kesehatan Degeneratif: Menunjang Kesehatan Masyarakat Menjadi Lebih Baik

Baksos Kesehatan Degeneratif: Menunjang Kesehatan Masyarakat Menjadi Lebih Baik

08 Mei 2025

Lewat baksos degeneratif, Tzu Chi hadir membawa harapan: memulihkan kesehatan, menguatkan hati, dan mengajak masyarakat untuk menjalani pola makan dan hidup lebih sehat.

Bertuturlah dengan kata yang baik, berpikirlah dengan niat yang baik, lakukanlah perbuatan yang baik.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -