Baksos Kesehatan Gigi bagi Warga Kebayoran Lama

Jurnalis : Beh Guat Ngo (He Qi Pusat) , Fotografer : Wadyo Pasaribu, Beh Guat Ngo (He Qi Pusat)
Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat (Xie Li Selatan) mengadakan kegiatan baksos kesehatan gigi dan penyuluhan kesehatan di Sekolah Surya Dharma, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yang diikuti 101 pasien.

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat (Xie Li Selatan) mengadakan kegiatan baksos kesehatan gigi untuk siswa, guru, dan warga sekitar Sekolah Surya Dharma, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Minggu, 4 Mei 2025. Dalam kegiatan ini, sebanyak 43 relawan dan tim medis TIMA Indonesia berhasil melayani 101 pasien.

“Persiapan baksos gigi yang baru pertama kali ini tergolong singkat, namun kerja sama yang baik antara Kepala Sekolah Surya Dharma, pak Erick, drg. Linda, dan tim relawan membuat kegiatan ini berjalan dengan baik,” ujar Widosari, koordinator baksos kesehatan gigi.

Ariani memangku anaknya Chandra yang memiliki kelainan tulang saat melakukan pemeriksaan gigi.

Salah satu warga yang datang dalam kegiatan baksos kesehatan gigi ini adalah Ariani (62). Ia bermaksud memeriksakan kondisi kesehatan gigi anaknya Chandra (30) yang berkebutuhan khusus karena memiliki kondisi tulang rapuh.

“Anak saya Chandra mengalami rapuh tulang sejak bayi. Sedikit kaget tulangnya bisa patah. Saya membawanya kemari karena khawatir rapuh tulangnya akan mempengaruhi giginya,” ujar Ariani.

Windila Puja Kusuma menginput data pasien yang telah selesai melakukan tindakan pengobatan.

Bukan hanya warga yang merasa bahagia mendapatkan pelayanan kesehatan gigi gratis. Para relawan yang bersumbangsih pun bahagia bisa ikut melayani masyarakat. “Happy aku, ternyata warga antusias dari berbagai kalangan umur. Jadi manfaatnya lebih terasa, disini juga telah ada pelestarian lingkungan di daerah Taepekong situ. Hadirnya Tzu Chi semoga membawa berkah bagi banyak orang,” ujar Windila Puja Kusuma yang bertugas menginput data pasien yang telah ditangani.

Drg. Jungkie memberikan pelayanan kepada salah satu warga yang memiliki keluhan gigi. Salah satu Tindakan yang ia lakukan adalah mencabut akar gigi pasien.

Tim medis TIMA Indonesia yang terdiri dari dokter gigi, perawat gigi, dan apoteker juga turut bahagia bisa bersumbangsih memberikan pelayanan kesehatan gigi kepada para pasien yang hadir. “Saya senang sekali bisa membantu masyarakat yang masih banyak membutuhkan perawatan mengenai giginya. Dokter serta para relawan juga semuanya terlihat saling membantu satu sama lain,” ujar drg. Jungkie.

Editor: Arimami Suryo A.

Artikel Terkait

Baksos Kesehatan Gigi bagi Warga Kebayoran Lama

Baksos Kesehatan Gigi bagi Warga Kebayoran Lama

13 Mei 2025

Relawan Tzu Chi (Xie Li Selatan) bekerja sama dengan tim medis TIMA Indonesia melaksanakan bakti sosial kesehatan gigi untuk para siswa dan warga di sekitar Sekolah Surya Dharma, Kebayoran lama, Jakarta Selatan.

Tak Lagi Takut Memeriksakan Gigi

Tak Lagi Takut Memeriksakan Gigi

18 Juni 2015
Masuri menjelaskan jika di Pulau Kelapa, kesadaran anak-anak untuk menyikat gigi sangat minim. Selain itu, fasilitas kesehatan seperti puskesmas menjadi momok menakutkan bagi anak-anak.
Ladang Berkah di Setiap Sudut

Ladang Berkah di Setiap Sudut

24 Maret 2015 “Rasa lelah di tempat baksos ini terbayar saat melihat pasien yang pulang dengan senyum karena gigi yang sehat. Sangat beruntung bisa bergabung sebagai tim dokter gigi TIMA karena bisa menambah ilmu, menambah pengalaman, bekerja sama dengan baik bersama saudara-saudara seprofesi yang sama-sama peduli terhadap sesama,” tutur drg. Andrew.
Cinta kasih tidak akan berkurang karena dibagikan, malah sebaliknya akan semakin tumbuh berkembang karena diteruskan kepada orang lain.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -