Tim medis melakukan pemeriksaan tekanan darah kepada peserta bakti sosial kesehatan umum di Cikarang.
Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, relawan Tzu Chi komunitas He Qi Cikarang bersama Komando Resor Militer (Korem) 051/Wijayakarta mengadakan Baksos Kesehatan Umum dengan penuh semangat kepedulian dan kebersamaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor Tzu Chi Cikarang, pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Mayor CKE Ibrohim, selaku Perwira Seksi Bhakti TNI (Pasi Bhakti TNI) perwakilan Korem 051/Wijayakarta. Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.
“Menurut kami, kegiatan ini sangat mulia. Tentu, kami sangat mendukung kegiatan baksos kesehatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi ini," ujarnya.
Ketua Tzu Chi komunitas He Qi Cikarang, Veryanto, menyampaikan sambutan dalam kegiatan bakti sosial kesehatan umum yang digelar di Kantor Tzu Chi Cikarang.
Para peserta tampak antusias dan tertib melakukan antrian pendaftaran baksos kesehatan.
Kehadiran kegiatan baksos kesehatan umum itu, tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk layanan kesehatan, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan perhatian bagi masyarakat yang membutuhkan. "Hal ini sejalan dengan motto kami yaitu untuk terus berguna dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan kembali dilaksanakan di kemudian hari,” tambahnya.
Sejak pagi, warga tampak bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan dengan harapan dapat memperoleh pemeriksaan dan layanan kesehatan secara gratis, serta sesuai dengan kebutuhan mereka. Ada 553 warga yang hadir dari dua desa, yaitu Desa Cikarang Kota dan Desa Karang Baru dengan keluhan berbagai kesehatan.
Para peserta yang datang dengan antusias mengikuti proses pendaftaran. Setelah itu, mereka didampingi oleh relawan Tzu Chi Cikarang untuk menjalani pemeriksaan awal, mulai dari pengecekan kadar kolestrol, gula darah, dan asam urat. Setiap tahapan dijalani dengan tertib agar peserta dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai dengan kondisi mereka.
Tak hanya sampai pada pemeriksaan kesehatan, setelah mendapatkan penanganan dari tim dokter TIMA Indonesia, para peserta juga menerima obat sesuai dengan resep yang diberikan oleh dokter.
Relawan Tzu Chi, mendampingi salah satu peserta yang akan mendapatkan layanan kesehatan gratis.
Ketua relawan Tzu Chi komunitas He Qi Cikarang, Veryanto mengungkapkan rasa bahagianya atas terlaksananya kegiatan baksos kesehatan perdana di Kantor Tzu Chi Cikarang. “Rasa senang dan bahagia kami rasakan. Kegiatan ini menjadi bentuk syukur atas berdirinya Kantor Tzu Chi Cikarang sekaligus menyambut HUT ke-81 RI. Kami berharap baksos kesehatan ini dapat mempererat silaturahmi dan membantu meringankan beban masyarakat sekitar,” ujarnya.
Syaofiyana, selaku PIC baksos juga memberikan ucapan syukurnya atas semangat para peserta yang hadir. “Awalnya kami sempat pesimis, tetapi antusiasme masyarakat hari ini membuat kami bahagia. Ini menunjukkan bahwa baksos kesehatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Semoga seluruh peserta mendapatkan kesehatan dan kesembuhan, serta jalinan jodoh kami dengan masyarakat terus bertumbuh,” ungkap Syaofiyana.
Kesehatan Menjadi Harapan Bersama
Salah satu peserta, Ahmad (60) yang merupakan petugas keamanan Desa Karang Baru itu, datang dengan keluhan kesehatan setelah mengalami kecelakaan tunggal yang membuatnya kesulitan beraktivitas selama empat bulan terakhir. Ia bersyukur dapat memperoleh layanan kesehatan dari Tzu Chi.
"Alhamdulillah programnya sangat bagus dan bermanfaat buat warga, banyak terima kasih buat Yayasan Buddha Tzu Chi sudah perduli. Warga Karang Baru dan sekitarnya sangat seneng. Semoga saya bisa sembuh," ucap Ahmad dengan mata yang berkaca-kaca.
Tihanah didampingi anaknya Hesti sedang melakukan konsultasi kesehatannya dengan dokter TIMA Indonesia.
Hal serupa juga dirasakan Tihanah (67), warga Buni Asih, Desa Cikarang Kota. Ia datang didampingi putrinya, Hesti (42), untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.
“Saya pernah mengalami stroke ringan. Kadang tubuh juga terasa lemas dan saya memiliki tekanan darah tinggi yang sudah saya alami sekitar dua tahun,” ucap Tihanah.
Hesti, putri Tihanah, mengaku mengetahui informasi mengenai bakti sosial kesehatan umum Tzu Chi dari ketua RT di tempat tinggalnya. Ia pun bersyukur ibunya mendapat kesempatan untuk memeriksakan kesehatan.
“Kegiatan bakti sosial kesehatan ini Alhamdulillah sangat membantu kami. Terima kasih banyak kepada Yayasan Buddha Tzu Chi, semoga bantuan yang diberikan terus membawa manfaat bagi masyarakat. Saya berharap Mama saya segera sehat dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Hesti.
Salah satu relawan Tzu Chi memberikan penyuluhan mengenai nilai-nilai Tzu Chi kepada para peserta bakti sosial kesehatan yang hadir.
Dalam kegiatan tersebut, para relawan Tzu Chi tidak hanya memberikan pendampingan kepada peserta, mereka juga memberikan penyuluhan materi mengenai nilai-nilai Tzu Chi serta mempraktikan isyarat tangan Satu Keluarga yang diikuti peserta dengan penuh semangat.
Setelah 553 peserta menjalani pemeriksaan kesehatan dalam bakti sosial kesehatan umum ini, tim medis TIMA Indonesia mencatat beberapa diagnosis yang paling banyak ditemukan. Di antaranya adalah 113 pasien menderita hipertensi, 51 pasien dengan keluhan myalgia, serta 34 pasien mengalami ISPA yang banyak dialami oleh peserta anak-anak.
Di tengah semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kepedulian yang dihadirkan Tzu Chi diharapkan menjadi langkah kecil untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera.
Editor: Metta Wulandari