Baksos NTT: Secercah Cahaya (Bag. 2)
Jurnalis : Metta Wulandari, Teddy Lianto, Fotografer : Metta Wulandari, Teddy Lianto|
|
| ||
Biasanya per bulan mereka mendapat bantuan biaya dari pemerintah. Kini mereka harus berbesar hati menerima keputusan baru untuk tidak menerima bantuan lagi karena pemerintah setempat menetapkan peraturan baru jika dalam satu keluarga memiliki sapi lebih dari 2 dan kendaraan bermotor maka mereka tidak boleh mendapatkan bantuan dari pemerintah lagi. Dengan tabah mereka menerima keputusan itu dan menjalani kehidupan dengan sebaik-baiknya. Ndada dan Rangi merasa dengan adanya bantuan beras dari Tzu Chi, seperti secercah harapan yang timbul untuk mereka. Cinta Kasih yang Menyapa
Keterangan :
Jagung memang menjadi makanan pengganti nasi di daerah ini. Jagung yang telah dipanen kemudian dikeringkan hingga nantinya akan dengan mudah dipipil (dipisahkan dari bonggolnya). Tidak cukup sampai di situ, jagung hasil pipilan (biji jagung) kemudian ditumbuk dengan batu yang menghasilkan tekstur kasar. Jagung masih harus di mol (digiling) hingga menjadi lebih halus dan kemudian baru bisa dimasak manjadi nasi jagung. Beras ini begitu banyak artinya bagi setiap keluarga yang mendapatkan. Bagi Ndada, beras cinta kasih ini merupakan beras yang tidak hanya akan bermanfaat karena membantu keluarganya dan warga lain yang sedang mengalami kesulitan pangan, namun juga akan memberikan pelajaran bagi setiap warga bahwa cinta kasih itu seperti halnya udara yang dapat dihirup oleh siapa saja tanpa perlu mengeluarkan biaya, bagai matahari yang sinarnya tidak akan memilih bagian mana yang akan mendapatkan kehangatannya. “Terima kasih telah membantu kami,” ucapnya singkat namun dapat memenuhi relung hati para relawan karena bantuan ini benar-benar berguna. Selesai. | |||
Artikel Terkait
Mendalami Misi Pelestarian Lingkungan
14 Desember 2015
Menjadi Penerang Diri Sendiri dan Orang Lain
20 Januari 2022Memanfaatkan momen Pemberkahan Akhir Tahun 2021, 9 Januari 2022, relawan Tzu Chi Pekanbaru berkumpul di Kantor Perwakilan Tzu Chi Pekanbaru untuk menerima berkah.
Pembangunan Hunian Tetap di Sibolga: Cerita Mevin Magdalena Bangkit dari Bencana
23 Desember 2025Mevin Magdalena penerima hunian tetap Tzu Chi di Sibolga, kembali menata hidup dan menumbuhkan harapan masa depan yang lebih aman, usai rumahnya hancur diterjang bencana.








Sitemap