Banjir Sumatera: Menembus Medan Sulit untuk Salurkan Bantuan ke Beutong Ateuh

Jurnalis : Ronaldo (Tzu Chi Aceh), Fotografer : Ismanova (Tzu Chi Aceh)

Relawan menyusuri tenda-tenda pengungsian untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Kecamatan Beutong Ateuh terletak di wilayah perbukitan yang berada di antara Kabupaten Nagan Raya dan Kabupaten Aceh Tengah. Letaknya yang berada di daerah pegunungan membuat wilayah ini kerap minim penyaluran bantuan saat bencana terjadi. Dampak Siklon Senyar pun terasa sangat dahsyat di kecamatan tersebut. Longsor dan banjir melanda Kecamatan Beutong Ateuh, menyebabkan warga mengalami kesulitan besar.

Pada Selasa dini hari, 23 Desember 2025, sebanyak enam relawan Tzu Chi Aceh menempuh perjalanan berkelok selama sekitar tujuh jam untuk menyalurkan bantuan ke Kecamatan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya. Para relawan menyalurkan bantuan berupa 750 kg beras, 60 dus mi instan, 6 dus minyak goreng, 300 butir telur, 5 dus diapers dan pembalut, 30 lembar kelambu ukuran besar, 27 lembar tikar, serta 500 buah roti basah untuk menyokong kehidupan warga di daerah yang minim bantuan tersebut.

Relawan Tzu Chi memberikan perhatian dan penguatan kepada Khairul, salah satu warga terdampak bencana.

Relawan mengunjungi tenda pengungsian, memberikan perhatian dan dukungan moril kepada warga.

Jarak dan medan yang sulit tidak menyurutkan semangat relawan untuk hadir dan berbagi. Kehangatan bantuan ini dirasakan langsung oleh Khairul, salah seorang warga terdampak bencana.

“Daerah kami terkena bencana yang cukup parah dan sulit dijangkau. Terima kasih atas bantuan Tzu Chi,” tuturnya penuh haru.

Dengan panduan dari TNI, relawan mengunjungi tenda-tenda pengungsian dan membagikan roti untuk mengganjal lapar para pengungsi. Ismanova, salah seorang relawan Tzu Chi, mengungkapkan rasa iba dan harunya melihat kondisi warga terdampak.

“Saya merasa sangat sedih atas kejadian ini, terutama karena ada anak-anak yang tidak dapat menerima rapor pembelajaran semester satu. Namun saya juga terharu dengan ketegaran mereka dalam menghadapi musibah ini. Mereka tetap bisa tersenyum dan bercanda bersama kami,” ujar Isma.

Medan yang sulit dijangkau tidak menghalangi langkah relawan dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan.

TNI turut memberikan pendampingan dan dukungan dalam kegiatan penyaluran bantuan bersama relawan Tzu Chi.

Semoga cinta kasih Tzu Chi terus mengalir dan menjangkau desa-desa terpencil yang membutuhkan. Seperti Kata Perenungan Master Cheng Yen, “Di langit, bintang-bintanglah yang paling indah. Di dunia, cinta kasihlah yang paling indah.”

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Banjir Sumatera: Relawan Tzu Chi Hadir Memulihkan Kesehatan Warga Aceh Tamiang

Banjir Sumatera: Relawan Tzu Chi Hadir Memulihkan Kesehatan Warga Aceh Tamiang

31 Desember 2025

Relawan Tzu Chi Pematang Siantar bersama tim medis TIMA Medan membuka posko pelayanan kesehatan ke-7 di Kota Kuala Simpang, Aceh Tamiang pada Minggu, 28 Desember 2025.

Bantuan Bencana Banjir di Sumatera: Bantuan Sembako dan Layanan Medis untuk Warga Tapanuli Tengah

Bantuan Bencana Banjir di Sumatera: Bantuan Sembako dan Layanan Medis untuk Warga Tapanuli Tengah

04 Desember 2025

Relawan Tzu Chi membawa bantuan berupa paket sembako dan obat-obatan menuju posko pengungsian warga Desa Garoga, Hutagodang, dan Batang Toru, Kecamatan Batang Toru.

Bantuan Bencana Banjir Di Sumatera: Langkah Nyata Tzu Chi Memulihkan Kehidupan Pascabencana Di Medan Maimun

Bantuan Bencana Banjir Di Sumatera: Langkah Nyata Tzu Chi Memulihkan Kehidupan Pascabencana Di Medan Maimun

02 Desember 2025

Di tengah bencana banjir yang melanda Kota Medan, Tzu Chi Medan hadir membawa harapan bagi ribuan warga yang terdampak.

Genggamlah kesempatan untuk berbuat kebajikan. Jangan menunggu sehingga terlambat untuk melakukannya!
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -