Bantuan Bagi Warga Mayasopa

Jurnalis : Bambang Mulyantono (Tzu Chi Singkawang), Fotografer : Eko Chandra (Tzu Chi Singkawang)
 
 

fotoMinggu 11 Maret 2012, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Kantor Penghubung Singkawang kembali melaksanakan pembagian beras cinta kasih di Singkawang.

Hari Minggu tanggal 11 Maret 2012, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Kantor Penghubung Singkawang kembali melaksanakan pembagian beras cinta kasih. Pembagian beras yang dilangsungkan di SDN 10 Parinto Baru ini untuk Keluarga Tidak Mampu (KTM) yang berdomisili di Kelurahan Mayasopa, Singkawang Timur dengan jumlah kepala keluarga penerima sebanyak 1.000 orang.

 

 

“Ini merupakan lokasi terakhir untuk Program Baksos Pembagian Beras 2011. Untuk KTM di wilayah Singkawang Timur kelurahan lainnya, ditambah KTM untuk wilayah Kecamatan Singkawang Tengah dan Barat yang belum, akan dimasukkan dalam Program Baksos Pembagian Beras 2012. Adapun total kiriman beras untuk Singkawang yang terbagi dalam Program Baksos Pembagian Beras 2011 sebanyak 220 ton,” tutur Tetiono, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Penghubung Singkawang.

foto   foto

Keterangan :

  • Mayoritas warga di Kelurahan Mayasopa ini bermatapencaharian sebagai  petani dan pekebun karet. Namun hujan yang terus turun mengganggu aktivitas mata pencaharian mereka. (kiri).
  • Diharapkan beras ini dapat meringankan beban warga di Singkawang Timur ini. (kanan).

Dalam sambutannya, Hasan Karman, Walikota Singkawang, atas nama warga Singkawang, mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah memberi perhatian sungguh-sungguh terhadap masyarakat tidak mampu. “Anggaran pemerintah untuk memberi santunan kepada warga yang tidak mampu semakin berkurang, sehingga aktivitas sosial seperti yang dilakukan Yayasan Buddha Tzu Chi ini sungguh sangat membantu pemerintah dalam memberi santunan kepada warga yang tidak mampu. Namun, saya ingin pesankan di sini, bahwa tangan di atas lebih mulia dari tangan di bawah. Artinya, yang sekarang menerima beras, tahun depan atau pada saat pembagian beras berikutnya jangan menerima lagi, justru sebaliknya kita berharap bisa membantu yang lain yang tidak mampu. Jadi ini merupakan doa kita bersama,” ujar Hasan Karman.

Dalam kesempatan survei KTM dan pembagian kupon di ketahui sebagian besar warga Kecamatan Singkawang Timur khususnya Kelurahan Mayasopa ini bermata pencaharian petani dan pekebun (karet). Beberapa bulan terakhir Singkawang diguyur hujan, ini membuat sebagian besar tanaman padi di sawah mereka gagal panen dan tidak bisa pergi menyadap karet. “Bantuan beras dari Yayasan Buddha Tzu Chi ini sungguh besar artinya bagi kami,” ucap sebagian warga.

  
 

Artikel Terkait

Waisak 2555: Tzu Chi Makassar

Waisak 2555: Tzu Chi Makassar

25 Mei 2011
Dengan penuh khidmat dan konsentrasi, para relawan Tzu Chi mengadakan upacara pemandian rupang Buddha. Makna dari upacara ini adalah untuk membersihkan jiwa dan menghormati ajaran Buddha di alam semesta ini. 
Tzu Chi Beri Perhatian Kepada Keluarga Penumpang Pesawat Sriwijaya SJ 182

Tzu Chi Beri Perhatian Kepada Keluarga Penumpang Pesawat Sriwijaya SJ 182

11 Januari 2021

Relawan Tzu Chi datang ke Bandara Soekarno Hatta untuk membagikan masker, alat pelindung wajah, pembersih tangan, air mineral, obat-obatan herbal, minyak kayu putih, dan vitamin.

Bukan Sekadar Festival

Bukan Sekadar Festival

17 Juni 2009 Malam itu, tanggal 6 Mei 2009, tepat jam berdetak ke angka 7. Rapat Hu Ai Kelapa Gading dimulai. Semua Ketua Xie Li dan relawan yang bertugas telah hadir untuk mengikuti rapat bulanan ini. Setelah seharian berkutat dengan aktivitas kantor yang cukup melelahkan –memang mayoritas relawan gading adalah pekerja kantor.
Melatih diri adalah membina karakter serta memperbaiki perilaku.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -