Bantuan Bencana Banjir di Sumatera: Ringankan Duka Warga Sunggal

Jurnalis : Rahma Mandasari (DAAI TV Medan), Fotografer : Amir Tan (Tzu Chi Medan)

Relawan Tzu Chi bersama warga menyanyikan lagu Satu Keluarga.

Suasana hangat dan gembira meliputi warga lingkungan 1 dan 4 Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan saat mengantre pembagian bantuan Tzu Chi tanggap darurat banjir, Kamis siang 4 Desember 2025. Relawan Tzu Chi tidak hanya memberi bantuan materil, tapi juga memberi bantuan moril berupa motivasi dan penghiburan untuk warga yang masih trauma banjir. Warga tampak gembira menyanyikan lagu Satu keluarga yang dibawakan relawan Tzu Chi saat menemani mereka mengantre pembagian bantuan.

Relawan Tzu Chi menyalurkan 440 paket bantuan kepada warga yang terdiri dari makanan dan minuman, beras, selimut, hingga peralatan kebersihan pascabanjir. Mayoritas warga Sunggal ini kehilangan seluruh harta bendanya karena banjir mencapai atap rumah mereka. Ini karena letak kelurahan mereka yang berdekatan dengan sungai Babura, anak sungai Deli yang meluap saat banjir pada Kamis 27 November 2025 lalu.

Doa bersama Relawan Tzu Chi bersama tokoh masyarakat kelurahan Sunggal.

“Jam 4 subuh saya sudah mulai kemas – kemas, saya mengungsi di masjid karena air sudah mencapai bubungan atap rumah. Tenggelam, habislah semua,” ungkap Mahyuni Surbakti, warga lingkungan 4 Sunggap dengan pilu.

Masuddin, kepala lingkungan 4 Sunggal menyebut bantuan Tzu Chi ini sangat bermanfaat dan tepat sasaran. “Sangat luar biasa. Bantuannya banyak dan bervariasi,” tuturnya.

Relawan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Sunggal.

Relawan Tzu Chi dengan ringan tangan membantu warga membawa barang bantuan.

Sepekan pascabanjir, relawan Tzu Chi tidak berhenti menyalurkan bantuan bagi warga terdampak di kota Medan dan sekitarnya. Relawan Tzu Chi juga terus melakukan survey sebelum membagikan bantuan. “Saya merasa selama seminggu ini ya perjalanan selalu bertemu dengan orang–orang yang baik hati walaupun kasihan. Mereka juga masih dalam kondisi terdampak bencana. Masih basah, lembab, lapar. Tapi yang kami temui semua baik-baik,” ungkap Herlina Arifin, relawan Tzu Chi Medan.

Editor: Khusnul Khotimah


Artikel Terkait

Banjir Sumatera: Menembus Medan Sulit untuk Salurkan Bantuan ke Beutong Ateuh

Banjir Sumatera: Menembus Medan Sulit untuk Salurkan Bantuan ke Beutong Ateuh

24 Desember 2025

Kecamatan Beutong Ateuh berada di wilayah pegunungan dan sulit dijangkau. Relawan Tzu Chi Aceh menempuh perjalanan panjang untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.

Bantuan Bencana Banjir di Sumatera: Semangat Relawan Tzu Chi Tak Pernah Surut

Bantuan Bencana Banjir di Sumatera: Semangat Relawan Tzu Chi Tak Pernah Surut

10 Desember 2025

Relawan Tzu Chi Komunitas Petisah menyalurkan 625 paket bantuan kepada warga korban banjir. Di tengah hujan dan kondisi yang sulit, relawan dibantu warga terus menyalurkan bantuan.

Membasuh luka, Merajut Harapan, Misi kemanusiaan Tzu Chi Medan di Paya Rahat

Membasuh luka, Merajut Harapan, Misi kemanusiaan Tzu Chi Medan di Paya Rahat

19 Desember 2025

Tzu Chi Medan dan tim medis TIMA Medan mengadakan bakti sosial peduli kesehatan warga pascabanjir di Aceh Tamiang, tepatnya di Dusun Paya Gajah, Desa Paya Rahat.

Keindahan kelompok bergantung pada pembinaan diri setiap individunya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -