Bantuan Santunan untuk H. Sarip

Jurnalis : Dok. Tzu Chi Indonesia, Fotografer : Dok. Tzu Chi Indonesia

H. Sarip, pengidap tumor ganas melanomamolina.Untuk membawa pasien ke RSHS, membutuhkan biaya tidak sedikit.

Pada awalnya, karena proses pengobatan berjalan cukup lama, setelah mencari bantuan dari berbagai pihak, tidak menyelesaikan masalahnya, akhirnya Yaya, anak kedua dari bapak H. Sarip melontarkan surat permohonan kepada yayasan tzu chi. Upayanya agar ayahnya bisa bertahan di rumah sakit, mendapat banyak kesulitan.

"Sampai saat ini saya bisa bertahan, minta bantuan kesana kemari, walaupun hati saya merasa malu, namun gimana lagi, saya sangat kasian melihat ayah jadi saya memohon bantuan kepada yayasan Buddha Tzu Chi." ungkapnya.

Ceritanya sangat mengenaskan, akhirnya ayahnya berhasil dibawa ke RSHS, relawan berkenan meninjau tempat penginapannya di teras rumah sakit, sesuai dengan janji, atas nama yayasan relawan menyerahkan uang sebanyak Rp. 500.000,- Pasien sangat berterima kasih. "Tanpa dibantu, tidak mungkin saya mendapat layanan CT Scan dari rumah sakit Al Islam¡", dengan mobil ambulan, relawan menghantar pasien kerumah sakit yang dituju. Walaupun sakitnya tergolong parah, obsesi H. Sarip mendapat kesembuhan membuat kami terharu.


Artikel Terkait

Buka Puasa Bersama Anak-anak Panti Asuhan

Buka Puasa Bersama Anak-anak Panti Asuhan

16 Juni 2016 Tzu Chi Makassar mengadakan buka puasa bersama dan memberikan santuan kepada 200 anak yatim pada Minggu, 12 Juni 2016 di Kantor Tzu Chi Makassar, Jalan Jend. Ahmad Yani, Blok A No. 19-20, Makassar.
Hari Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Hospital

Hari Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Hospital

24 Juni 2022

Hari Pelestarian Lingkungan perdana Tzu Chi Hospital dilaksanakan pada hari ini, Jumat, 24 Juni 2022. Para karyawan membawa barang daur ulang dari rumah dan mengantarnya ke Green Point yang ada di Tzu Chi Hospital.

Menggalang Hati di Setiap Waktu

Menggalang Hati di Setiap Waktu

26 Juni 2012
“Harapan kami akhirnya terkabul. Saya dah cari kesana-kemari di Serang untuk cari pengobatan gratis, eh nggak tahunya malah dapatnya di Jakarta,” kata Wawan, kakek dari pasien Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-85 dengan penuh rasa haru.
Cinta kasih tidak akan berkurang karena dibagikan, malah sebaliknya akan semakin tumbuh berkembang karena diteruskan kepada orang lain.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -