Bantuan Santunan untuk H. Sarip

Jurnalis : Dok. Tzu Chi Indonesia, Fotografer : Dok. Tzu Chi Indonesia

H. Sarip, pengidap tumor ganas melanomamolina.Untuk membawa pasien ke RSHS, membutuhkan biaya tidak sedikit.

Pada awalnya, karena proses pengobatan berjalan cukup lama, setelah mencari bantuan dari berbagai pihak, tidak menyelesaikan masalahnya, akhirnya Yaya, anak kedua dari bapak H. Sarip melontarkan surat permohonan kepada yayasan tzu chi. Upayanya agar ayahnya bisa bertahan di rumah sakit, mendapat banyak kesulitan.

"Sampai saat ini saya bisa bertahan, minta bantuan kesana kemari, walaupun hati saya merasa malu, namun gimana lagi, saya sangat kasian melihat ayah jadi saya memohon bantuan kepada yayasan Buddha Tzu Chi." ungkapnya.

Ceritanya sangat mengenaskan, akhirnya ayahnya berhasil dibawa ke RSHS, relawan berkenan meninjau tempat penginapannya di teras rumah sakit, sesuai dengan janji, atas nama yayasan relawan menyerahkan uang sebanyak Rp. 500.000,- Pasien sangat berterima kasih. "Tanpa dibantu, tidak mungkin saya mendapat layanan CT Scan dari rumah sakit Al Islam¡", dengan mobil ambulan, relawan menghantar pasien kerumah sakit yang dituju. Walaupun sakitnya tergolong parah, obsesi H. Sarip mendapat kesembuhan membuat kami terharu.


Artikel Terkait

Tzu Chi Medan Salurkan 562 Paket Sembako untuk Warga Desa Sei Glugur dan Sukaraya

Tzu Chi Medan Salurkan 562 Paket Sembako untuk Warga Desa Sei Glugur dan Sukaraya

01 Juli 2025

Tzu Chi Medan menyalurkan 562 paket sembako kepada warga kurang mampu di Desa Sei Glugur dan Desa Sukaraya, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang, pada 22 Juni 2025.

Dari Mata Turun ke Hati, Melihat Kembali dengan Cinta Kasih

Dari Mata Turun ke Hati, Melihat Kembali dengan Cinta Kasih

15 April 2026
Kolaborasi relawan Tzu Chi Sinar Mas dari Xie Li Kalimantan Timur 1, Kalimantan Timur 2 Rantau Panjang, dan Kalimantan Timur 2 Jak Luay, memberikan pelayanan operasi katarak bagi 13 orang pasien.
Beras Cinta Kasih Untuk Penghuni Panti

Beras Cinta Kasih Untuk Penghuni Panti

02 Desember 2014
Pada kesempatan kali itu, tim 3 yang diketuai oleh Alex mengunjungi Panti Bina Daksa yang merupakan tempat menampung orang jompo yang sebelumnya terlantar. Di panti yang dihuni oleh 100 orang ini  diberikan 20 karung beras.
Cinta kasih tidak akan berkurang karena dibagikan, malah sebaliknya akan semakin tumbuh berkembang karena diteruskan kepada orang lain.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -