Bantuan untuk Para Pengemudi Ojek Online di Masa PPKM

Jurnalis : Rizki Hermadinata (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Muhammad Dayar (Tzu Chi Bandung)

Relawan Tzu Chi Bandung, Lim Tek Soe memberikan paket bantuan berupa 5 kg beras dan 10 maskes medis untuk pengemudi ojek online yang kebetulan tengah yang mengisi bahan bakar di SBPU Cibereum.

Relawan Tzu Chi kembali membagikan beras untuk para pengemudi ojek online yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan diberikan pada Jumat, 29 Oktober 2021, berlokasi di SPBU Panghegar Mintra Abadi, Cibereum, Kota Bandung. Sebanyak 600 paket beras (@ 5 kg) dan masker medis (10 buah) dibagikan kepada para pengemudi ojek online ini.

"Saya senang ya ada pembagian ini, kita bagi beras lagi untuk ojek online. Kemarin kita bagikan di lokasi yang berbeda, dan kali ini di SBPU Cibereum sehingga diharapkan secara merata bisa semua terbagi," kata Lim Tek Soe, relawan Tzu Chi.

Para penerima paket bantuan ini adalah para penegemudi ojek online dan angkutan kota yang terdampak pandemi karena kurangnya penumpang.

Sebanyak 600 paket bantuan diberikan kepada para pengemudi ojek online dan angkutan kota.

Mayang Sari Salah satu pengemudi ojek online yang menerima bantuan ini mengaku sangat senang. Ia mengatakan meski pandemi sedang melandai namun nyatanya pendapatan mereka belum pulih seperti dulu. Ditambah lagi kini Mayang menjadi sosok kepala keluarga karena suaminya telah tiada.

“Buat aku sebagai seorang Ojol Driver sekaligus ibu rumah tangga merasa sangat bersyukur mendapat bantuan beras ini, semoga semuanya dibalas oleh Tuhan Yesus. Yang kedua, sehat-sehat semua donaturnya, terima kasih juga buat PT. Panghegar Mitra Abadi dan Yayasan Buddha Tzu Chi. Makasih banyak pokoknya semuanya,“ ungkap Mayang haru.Adanya bantuan ini setidaknya sedikit membantu Mayang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari ia dan ketiga anaknya.

Para pengemudi ojek online dan angkutan kota sangat terdampak pandemi karena berkurangnya penumpang akibat pembatasan kegiatan masyarakat.

Kebahagiaan juga dirasakan relawan Tzu Chi, Lim Tek Soe. “Sangat gembira sekali ya bisa membantu warga (ojek online dan supir angkutan umum), kita bisa sedikit membantu meringankan beban mereka. Terlebih di masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat -red) cari uang lagi agak susah, adanya bantuan ini semoga bisa  meringankan mereka,“ kata Lim Tek Soe.

Sistiani, Corporate Finance Manager PT. Panghegar Mitra Abadi beharap kegiatan ini bisa terus akan terus berlanjut dan rutin dilaksanakan. “Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, mudah- mudahan semuanya berkah untuk (pengemudi) Ojol maupun Angkot, buat SPBU dan Buddha Tzu Chi juga selanjutnya mudah mudahan bisa terus mengadakan acara seperti ini. Di SPBU sendiri ini bukan kali pertama, dulu ada di SPBU Panghegar yang di Jalan Soekarno- Hatta, dan sekarang ada di Jalan Cibeureum,” terang Sistiani. 

Editor: Hadi Pranoto

Artikel Terkait

Berbagi Kebahagiaan di Pesantren Hidayatullah, Kutai Timur

Berbagi Kebahagiaan di Pesantren Hidayatullah, Kutai Timur

20 Juni 2024

Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas (Xie Li Kaltim 2) dari Unit Jak Luay Mill,  Bukit Subur Estate,  Jak Luay Estate, dan Rantau Panjang Mill membagikan 50 karung beras ke Pesantren Hidayatullah, Muara Wahau, Kutai Timur.

Sukacita Warga Tanjung Morawa Menerima Beras Cinta Kasih

Sukacita Warga Tanjung Morawa Menerima Beras Cinta Kasih

18 Desember 2018

Setelah dibagikannya kupon pengambilan beras pada 9 Desember 2018 lalu, tibalah saatnya relawan Tzu Chi Medan membagikan Beras Cinta Kasih kepada 419 kepala keluarga di Kota Tanjung Morawa, 16 Desember 2018. Masing-masing kepala keluarga mendapatkan 20 kg beras.

Seratus Ribu Paket Bantuan Beras dari Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI Untuk Warga Bali

Seratus Ribu Paket Bantuan Beras dari Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI Untuk Warga Bali

02 Agustus 2021

Sebanyak 500 ton atau 100.000 paket beras dari Tzu Chi Indonesia dan Pengusaha Peduli NKRI telah tiba di Pulau Bali. Bantuan ini siap didistribusikan untuk warga yang sangat terdampak pandemi Covid-19, utamanya yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

Dengan kasih sayang kita menghibur batin manusia yang terluka, dengan kasih sayang pula kita memulihkan luka yang dialami bumi.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -