Batin Bersih, Lingkungan Bersih

Jurnalis : Feranika Husodo (He Qi Utara), Fotografer : Kurniawan (He Qi Utara)
 

fotoKebaktian bersama yang dilaksanakan rutin setiap bulan bertujuan untuk meningkatkan kualitas batin relawan.

 

 

Minggu 20 Maret 2011 pukul 06.00 pagi, di saat orang-orang sedang tidur lelap menikmati hari libur, para relawan Tzu Chi justru sudah giat bekerja. Hari itu para relawan telah sampai di Depo Daur Ulang Muara Karang untuk mengikuti kebaktian.

Kebaktian dimulai pukul 06.30 pagi, dengan membaca sutra agama Buddha, dilanjutkan dengan meditasi. Setelah itu para relawan menonton video Sanubari Teduh yang dibawakan oleh Master Cheng Yen sendiri. Kebaktian ini bertujuan untuk membersihkan hati dan menenangkan batin. Dengan batin yang tenang dan bersih maka pikiran kita akan selalu positif dalam menilai segala hal.

foto  foto

Keterangan :

  • Setelah acara kebaktian, para relawan melanjutkan dengan memilah sampah daur ulang. (kiri)
  • Hari itu sejumlah muda-mudi dari Wihara Dharma Sukka, Pluit membantu relawan melakukan daur ulang. (kanan)

Setelah acara kebaktian selesai para relawan bersiap untuk melakukan daur ulang. Para relawan sangat bersemangat. Ada yang memilah kertas putih, ada pula yang memilah botol plastik bekas minuman dan membersihkannya. Saat itu hadir pula muda-mudi dari Wihara Dharma Sukkha, Pluit untuk membantu relawan melakukan daur ulang. Sebelum mereka membantu, muda-mudi ini menerima penjelasan mengenai manfaat dan pentingnya daur ulang oleh Adenan Shixiong. Kemudian mereka dipandu oleh Polin Shixiong dan Agus Shixiong mengenai cara melakukan daur ulang. Muda-mudi ini sangat bersemangat dalam melakukan daur ulang dan mereka berjanji untuk mempraktikkan daur ulang di rumah mereka. Tidak terasa waktu telah menunjukkan pukul 12.00, para relawan dan muda-mudi wihara bersama-sama menikmati hidangan yang telah disediakan oleh relawan tim konsumsi He Qi Utara.

  
 

Artikel Terkait

Banjir Jakarta: Celengan Bambu Richard

Banjir Jakarta: Celengan Bambu Richard

24 Januari 2013 Tapi tidak bagi Richard Ericson, bocah berusia 8 tahun ini justru menyerahkan hasil tabungannya kepada Tzu Chi untuk membantu korban banjir di Jakarta dan sekitarnya.
Jalinan Jodoh yang Terajut Hingga Kini

Jalinan Jodoh yang Terajut Hingga Kini

17 Mei 2018
“Dengan peringatan waisak ini, marilah kita bersama-sama lebih meningkatkan keharmonisan. Apapun agama dan keyakinan kita, marilah kita bersama-sama menambah kebajikan dan meningkatkan kebijaksanaan,” ujar Bhikkhu Anando Aggadipo saat mengikuti Waisak di Tzu Chi Indonesia.
Bertemu Mereka yang Berkebutuhan Khusus di Maruyung

Bertemu Mereka yang Berkebutuhan Khusus di Maruyung

25 Juli 2018
Di Desa Maruyung, cinta kasih para relawan Tzu Chi Bandung kembali tercurah untuk anak-anak berkebutuhan khusus di sana. Tzu Chi Bandung memang sudah rutin mengunjungi Yayasan Aziziyah di Desa Maruyung yang merupakan tempat anak-anak berkebutuhan khusus tersebut melakukan terapi. Kali itu ada sebanyak 30 orang anak berhasil menerima pelayanan terapi. 
Memberikan sumbangsih tanpa mengenal lelah adalah "welas asih".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -