Bazar Vegetarian: Sosialisasi Satu Hari Lima Kebajikan

Jurnalis : Yosephine (Tzu Ching Jakarta), Fotografer : Elysa (Tzu Ching Jakarta)
 
 

foto
Tzu Ching ikut meramaikan bazar vegetarian dengan melakukan sosialisasi pelestarian lingkungan “Satu Hari Lima Kebajikan”.

Pada hari minggu tanggal 30 Juni lalu, Yayasan Buddha Tzu Chi mengadakan Vegetarian Food Festival dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 15.00 sore di lantai basement Aula Jing Si. Festival ini diadakan dalam rangka promosi makanan vegetarian sebagai usaha untuk melestarikan bumi dan menjaga kesehatan. Selain itu, dana yang terkumpulkan dari Vegetarian Food Festival ini juga akan digunakan untuk pembangunan gedung SMP dan SMA Tzu Chi School.

 

Berbagai macam menu vegetarian dijual pada hari itu, ada yang berasal dari daerah Padang, jamur Kalimantan, dan lain sebagainya. Tidak hanya menu vegetarian, festival ini juga diramaikan dengan berbagai macam stan makanan ringan, kue kering, kue basah, sembako, produk Jing Si. Ada juga stan photo booth oleh DAAI TV dan Tzu Chi Corner, dimana pengunjung bisa menikmati berbagai tampilan shou yu (isyarat tangan) dan mengikuti tur Aula Jing Si.

Sebelum festival vegetarian ini resmi dibuka, basement sudah dibanjiri oleh keramaian orang yang sibuk mengunjungi stan satu per satu dan keramaian tersebut terus berlanjut hingga acara selesai. Salah satu stan yang tidak kalah ramainya dibandingkan stan makanan lainnya adalah stan produk kreasi daur ulang. Tentu sudah biasa kita melihat aneka tas yang terbuat dari karung goni, ataupun bahan lainnya, tapi jarang sekali kita melihat tas anyaman yang terbuat dari kulit pasta gigi, baliho dan kresek. Stand ini lah menampilkan dan menjual berbagai macam produk kreasi daur ulang dari kulit pasta gigi, baliho dan kresek. Produk-produk itu semua dibuat dengan tangan,  dari tas kosmetik, tas selempang, backpack, hingga keranjang baju. Walalupun harganya dimulai dari Rp. 75.000,00 hingga Rp.800.000,00, namun karena keunikannya, produk daur ulang ini jelas sekali menarik perhatian para pengunjung dan banyak sekali pembelinya.

foto   foto

Keterangan :

  • Wirya menuliskan ikrarnya pada pohon ikrar: “Hemat air. Wirya”, dia juga berjanji akan membantu mama-nya untuk menghemat listrik (kiri).
  • Selain dapat mencicipi makanan vegetarian yang lezat dan sehat, pengunjung pun diajak untuk melakukan pelesatarian lingkungan (kanan).

Tzu Ching juga turut ikut serta meramaikan Vegetarian Food Festival ini. Selain membantu di setiap stan, ada juga Tzu Ching yang melakukan sosialisasi Pelestarian Lingkungan kepada para pengunjung yaitu dengan cara menjelaskan dan mengajak mereka untuk ikut serta dalam melakukan “Satu Hari Lima Kebajikan”, yang mana merupakan tindakan nyata untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Kelima tindakan kecil dengan kekuatan besar ini terdiri dari: membawa alat makan sendiri, menghemat pemakaian air,menghemat pemakaian listrik, menggunakan transportasi umum, dan yang terakhir tentunya adalah dengan bervegetarian. Para pengunjung tampak antusias dan tertarik dengan “Satu Hari Lima Kebajikan” ini. Wirya, seorang anak kecil sedang menikmati makanan vegetariannya yang lezat ketika para Tzu Ching melakukan sosialisasi, dan lucunya dia lebih tertarik dengan sosialisasi ini dibandingan makanannya. Wirya pun kemudian menuliskan ikrarnya pada pohon ikrar: “Hemat air. Wirya”, dia juga berjanji akan membantu mama-nya untuk menghemat listrik. Sederhana namun mengharukan, karena tidak hanya orang dewasa yang mengerti dan mendukung pelestarian lingkungan, tetapi para Bodhisatwa kecil pun mulai menaburkan benih cinta untuk bumi ini.

Master Cheng Yen pernah mengatakan: “Bervegetarian merupakan pantangan mulut, sila merupakan tata aturan. Sayangilah kehidupan kita, dan terlebih lagi harus menghargai semua makhluk hidup”. Oleh karena itu sayangilah semua makhluk hidup yang ada di bumi ini, baik terhadap sesama manusia, hewan-hewan, ataupun tumbuh-tumbuhan, karena dengan begitu juga berarti kita telah menyayangi diri kita sendiri.

  
 

Artikel Terkait

Menjalin Jodoh dengan Nurmahera

Menjalin Jodoh dengan Nurmahera

25 Februari 2013 Senyum Nurmahera mengembang ketika tahu maksud kunjungan relawan Tzu Chi. Dengan adanya harapan beasiswa semoga  ia akan lebih semangat setiap pagi menunggu bus sekolah yang lewat di jalan depan rumahnya untuk akomodasinya tiap pagi menuju sekolahnya.
Titik Pilah Baru, Ikatan yang Terjalin, Berkah yang Tercipta: Wujud Cinta Kasih Tzu Chi Palembang untuk Bumi

Titik Pilah Baru, Ikatan yang Terjalin, Berkah yang Tercipta: Wujud Cinta Kasih Tzu Chi Palembang untuk Bumi

26 Juni 2025
Melalui kegiatan daur ulang, relawan Tzu Chi Palembang tak hanya berkontribusi menjaga lingkungan, tetapi juga membangun harmoni, kebersamaan, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Inspirasi untuk Sesama

Inspirasi untuk Sesama

27 September 2011 Dalam kunjungan kasih ini para relawan memberikan bingkisan makanan, selimut, serta berdoa untuk kesembuhan pasien. Tak hanya itu saja, para relawan pun selalu berinteraksi dengan pasien, seperti memberikan dukungan moril, bercanda ria, dan menampilkan gerakan isyarat tangan (shou yu).
Mampu melayani orang lain lebih beruntung daripada harus dilayani.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -