Bencana Alam Pun Menimpa Pulau Batam

Jurnalis : Awi (Tzu Chi Batam), Fotografer : -
Curah hujan yang tinggi kembali menyebabkan terjadinya bencana di Indonesia . Tanah longsor dan banjir bandang menimpa Pulau Batam pada tanggal 8 Januari lalu. Bencana yang terjadi di beberapa lokasi ini membuat masyarakat setempat kehilangan tempat tinggal. Insan Tzu Chi Batam, segera mengulurkan bantuan demi menolong para korban.

Pada tanggal 8 Januari lalu, Pulau Batam tertimpa musibah tanah longsor dan banjir. Musibah terjadi di beberapa tempat seperti Kampung Aceh dan Baloi Kolam. Kampung Aceh merupakan daerah dengan kerusakan terparah. Hujan yang turun terus-menerus mengakibatkan banjir yang menyapu sebagian rumah penduduk dan menghanyutkan harta benda yang dilalui sapuan air. Lebih dari 1000 jiwa terkena dampaknya. Mereka terpaksa tinggal di tenda-tenda pengungsian yang tersebar di beberapa lokasi, yaitu wilayah Batamindo, Mushalla Otorita di Kampung Aceh, dan Dusun Rusun. Sedangkan bencana tanah longsor terjadi di Baloi Kolam. Tanah dari sebuah tebing yang longsor menimpa pemukiman penduduk.

Musibah seperti ini jarang terjadi di Batam. Relawan Tzu Chi segera berkoordinasi untuk memberikan bantuan. Mereka mensurvey kebutuhan pengungsi. Mempersiapkannya dengan baik dan langsung membagikannya kepada para korban di lokasi bencana. Di Kampung Aceh, relawan Tzu Chi membagikan beberapa kebutuhan seperti peralatan mandi dan biscuit. Sedangkan di Baloi Kolam, diberikan bantuan berupa kebutuhan pangan.

Musim hujan memang musim rawan bencana banjir dan tanah longsor. Masyarakat harus siap dengan segala kemungkinannya, membantu sesama yang tertimpa musibah.

Artikel Terkait

Hijau Pekarangan, Sehat Keluarga, Inspirasi Sesama

Hijau Pekarangan, Sehat Keluarga, Inspirasi Sesama

15 Agustus 2025

Untuk memenuhi kebutuhan sayur dan buah, Jonesman Sidabutar dan Meyliza Ersonata Sirait memanfaatkan pekarangan rumah di Empasmen Nanga Tayap Estate (NTYE), Ketapang, Kalimantan Barat.

Belajar Sambil Bermain, Anak-Anak Beasiswa Tzu Chi Medan Temukan Makna Kepedulian Akan Alam

Belajar Sambil Bermain, Anak-Anak Beasiswa Tzu Chi Medan Temukan Makna Kepedulian Akan Alam

14 Oktober 2025

Tzu Chi Medan mengadakan kegiatan belajar di alam terbuka bagi para penerima beasiswa. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai kesehatan, cinta lingkungan, dan rasa syukur.

Melayani dengan Bersungguh Hati dan Gembira

Melayani dengan Bersungguh Hati dan Gembira

19 Juli 2013 Pada pukul 8 pagi, sebanyak 15 relawan dari Huai Jembatan V telah menapakkan kaki di Aula Jing Si. Mereka langsung menuju ke ruang dapur untuk mempersiapkan burger mini vegetarian sebanyak 150 buah.
Bekerja untuk hidup sangatlah menderita; hidup untuk bekerja amatlah menyenangkan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -