Berbagi dengan Pedagang Kecil

Jurnalis : Widodo (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : Widodo (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)
Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas mendistribusikan makanan vegetarian siap santap dengan menggandeng warung tegal (warteg) Mulya Jaya yang berada di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Pandemi yang sudah berlangsung hampir dua tahun menyulitkan banyak pihak. Salah satunya pedagang kecil. Berkurangnya aktivitas warga berdampak dengan penghasilan mereka. Untuk membantu menggerakkan ekonomi bagi pedagang kecil, Tzu Chi Cabang Sinar Mas menggandeng warung tegal (warteg) Mulya Jaya yang berada di Kebon Sirih, Jakarta Pusat untuk mendistribusikan makanan vegetarian siap santap.

Makanan yang sudah disiapkan lalu dibagikan kepada para pengungsi yang berada di sekitaran kantor UNHCR, petugas kebersihan, pemulung, dan juga pengemudi ojek online. Awalnya program yang berlangsung 23-24 Agustus 2021 ini berhasil menyalurkan 50 kotak makanan. “Ya tentu akan terus kami evaluasi dan benahi ya, karena kita ingin juga bisa menjangkau lebih banyak lagi. Target kita 500 untuk tahap awal ini,” ujar Anita Dradjat, relawan Tzu Chi Sinar Mas.

Makanan vegetarian yang sudah dipesan, juga dikemas dalam kotak yang siap dibagikan untuk masyarakat yang membutuhkan.

Afifaturohmah (29), pemilik warteg mengungkapkan sejak pandemi omset warungnya turun drastis. Kebijakan pemerintah mulai dari pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turut berpengaruh.

"Saya sempat tutup empat bulan dan mengurangi karyawan 3 orang dari sebelumnya 6 orang. Memang berat sekali, tapi mau bagaimana lagi," ujar wanita yang akrab disapa Afi ini. "Apalagi warung saya kan lebih mengandalkan pekerja kantoran, sementara mereka banyak yang melakukan work from home," tambahnya.

Afi pun sangat menyambut baik program kepedulian yang dilakukan oleh Tzu Chi Sinar Mas ini. "Tentu alhamdulilah sekali karena sangat membantu warung saya. Ada beberapa pihak juga yang melakukan hal seperti ini seperti dari gereja maupun perorangan, mungkin mereka banyak yang tahu juga karena lokasi warung saya yang kebetulan berdekatan dengan para pengungsi dan sudah biasa menjadi jujugan (tempat mampir) mereka untuk cari makan,” sambungnya.

 

Warga yang membutuhkan bisa langsung datang ke lokasi untuk mengambil makanan vegetarian yang diberikan secara gratis.


Berbagi Berkah Kala Pandemi
 
Sembilan tahun Afi menjalankan warteg Mulya Jaya. Pandemi memang membuatnya serba sulit. Tetapi justru karena pandemi ia memiliki hati untuk berbagi. Program Jumat Berkah ia gagas untuk melayani siapapun yang makan di warungnya dengan cukup membayar Rp.10.000.

“Ya sejak pandemi ini saya memang susah, tapi di luar sana ternyata banyak juga orang yang lebih susah. Ya alhamdulilah, respon dari masyarakat juga bagus, mereka sangat antusias. Ya saya cuma pengen cari sedekah saja, cari pahala. Saya juga senang kalau banyak orang-orang yang terbantu dengan keberadaan warung saya,” pungkas Afi.

Afifaturohmah (kiri), pemilik warteg Mulya Jaya sangat menyambut baik program kepedulian yang dilakukan oleh relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas.

Selain bisa membantu menggerakkan roda ekonomi pemilik warung makan, kegiatan yang dilakukan Tzu Chi Sinar Mas ini juga sebagai sarana menyoalisasikan menu vegetarian sekaligus membantu mereka yang membutuhkan makanan.

“Setelah menjalankan program ini kami melihat bahwa sebuah kotak makanan vegetarian ini juga membawa kebahagiaan. Baik bagi penerima dan juga pemberinya yakni pemilik warung makan. Sehingga tentunya akan dijalankan terus agar dapat menjangkau lebih banyak orang lagi. Harapannya selain banyak yang bisa menikmati makanan vegetarian ini, lebih banyak lagi pemilik warteg atau tempat makan lainnya yang bisa ikut menjalankan dan terbantu dengan program ini,” pungkas Anita Dradjat.

Editor: Arimami Suryo A.
 

Artikel Terkait

Memaknai Bulan Tujuh Penuh Berkah

Memaknai Bulan Tujuh Penuh Berkah

08 Agustus 2018

Pada Minggu, 29 Juli 2018, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan sosialisasi Bulan Tujuh Penuh Berkah, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat Tanjung Balai Karimun untuk bervegetarian dan mengurangi penggunaan sampah plastik.


Bulan Tujuh Penuh Berkah: Kembali ke Kehidupan yang Sederhana

Bulan Tujuh Penuh Berkah: Kembali ke Kehidupan yang Sederhana

28 Agustus 2015 Sekumpulan orang berpakaian sederhana, tua dan muda, tampak bercakap-cakap dengan gembira menyambut panen. Itulah adegan awal isyarat tangan "A Pa Khan Cui Gu" (Ayah Menuntun Kerbau) yang membuka drama dalam rangkaian acara Bulan Tujuh Penuh Berkah, Minggu 23 Agustus 2015 di Aula Jing Si Lantai 3, Tzu  Chi Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Berbagai Kebaikan dari Vegetarian

Berbagai Kebaikan dari Vegetarian

24 Agustus 2017

Minggu, 13 Agustus 2017, bertempat di kantor sekertariat relawan Tzu Chi komunitas He Qi Timur, 64 relawan menggelar acara Bulan Tujuh Penuh Berkah yang dikemas dalam bentuk talkshow, tanya jawab, membagi-bagikan go green card, serta mengajak 84 tamu undangan untuk berikar dan bervegetarian bersama.

Kita hendaknya bisa menyadari, menghargai, dan terus menanam berkah.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -