Berbagi Kebahagiaan di Dalam Satu Keluarga
Jurnalis : Imelda Kristanti (Tzu Chi Surabaya), Fotografer : Relawan Tzu Chi Surabaya|
|
| ||
Bila sebelumnya acara serupa diselenggarakan di Hall Mangga Dua center, Jl. Jagir Wonokromo No.100. Surabaya, maka kali ini acara diselenggarakan di Depo Pelestarian Lingkungan Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya yang mana tujuannya adalah untuk memanfaatkan fasilitas yang ada, bukan hanya sebagai tempat memilah sampah namun juga dapat digunakan untuk menyelenggarakan acara. Dalam acara Zhao Gu Hu pulang ke Rumah Tzu Chi, para Zhao Gu Hu diundang ke rumah Tzu Chi untuk lebih mengenal Tzu Chi, sekaligus mempererat jalinan kasih dan keakraban. Tercatat sekitar 38 orang Zhao Gu Hu hadir di acara ini yang berasal dari berbagai wilayah di kota Surabaya, antara lain warga Perak Utara, daerah Surabaya Timur, Surabaya Pusat dan juga Surabaya Barat. Acara dimulai pada pukul 16.00 WIB, diawali dengan ramah tamah sambil diiringi lagu “Selamat datang ke Tzu Chi”. Acara kemudian dilanjutkan dengan permainan dan menari bersama relawan. Di sesi ini para Zhao Gu Hu nampak sangat antusias dan gembira menari bersama-sama. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembabaran tentang sejarah celengan bambu yang merupakan bentuk bantuan awal Tzu Chi. Hakim Shixiong sebagai pembawa acara mengungkapkan, “Kita harus senantiasa bersama-sama saling menolong, menumbuhkan dan menyebarkan cinta kasih, tanpa memandang suku, agama. Meski hidup serba kekurangan juga tetap membantu orang lain. Ingat akan pesan Master Cheng Yen untuk selalu membantu sesama, meski dengan dana yang kecil, yang penting adalah keikhlasan”. Like Shijie, relawan Tzu Chi Jakarta, yang pada saat itu juga hadir di acara menambahkan “Kita harus menjadi orang yang kaya batinnya, berdana bukanlah hak milik orang kaya, tetapi milik orang yang memiliki cinta kasih”. Selain itu, Like juga menjelaskan makna panggilan Shixiong – Shijie dan berharap panggilan tersebut dapat membuat relawan dan penerima bantuan menjadi lebih akrab.
Keterangan :
Dalam acara ini relawan juga memberikan celengan bambu kepada para Zhao Gu Hu, lalu dilanjutkan dengan makan bersama dan diakhiri dengan pembagian sembako. Di dalam sesi sharing relawan, beberapa relawan mengungkapkan kebahagiaannya mengikuti acara ini, seperti yang diungkapkan oleh Becky Shijie terhadap seorang anak bernama Dila (Zhao Gu Hu yang tinggal di Wonokromo, Surabaya). “Dila sejak lahir menderita sakit cacat mental dan duduk di kursi roda, dahulu hanya bisa tidur, tubuhnya harus diikat agar tidak jatuh, sekarang sudah jauh lebih baik, dan mulai bisa mengerti kata-kata orang serta bisa bangun sendiri,” Terang Becky. Selain itu ada pula sharing dari Like Shijie, yang pada saat acara merasa trenyuh sekali melihat seorang Zhao Gu Hu , seorang nenek berusia lanjut yang tidak mau makan. Saat ditanya, nenek tersebut mengungkapkan bahwa beliau teringat cucunya yang belum makan, dan ingin makan bersama cucunya di rumah, karena itu ia menolak untuk makan. Mendengar hal itu, salah seorang relawan Tzu Chi mengatakan bahwa beliau tidak perlu khawatir, karena nantinya tetap dapat membawa pulang makanan lagi untuk cucunya. Hal ini tentunya mengingatkan kita akan betapa berharganya bantuan kecil yang diberikan bagi orang lain. Di bagian terakhir sesi sharing relawan, Yenny Shijie yang selaku koordinator acara juga mengungkapkan perasaannya; “ Saya sangat bahagia, karena para Zhao Gu Hu juga mau hadir di acara ini, bahkan tadi saya melihat ada yang untuk berjalan saja sudah susah, tetapi mau menyempatkan diri untuk tetap hadir dan bergembira mengikuti acara bersama-sama. Melihat mereka berbahagia mengikuti acara ini, adalah merupakan kebahagiaan bagi saya,” ujar Yenny. Inilah yang dinamakan kebahagiaan yang terjalin antara pemberi bantuan dan penerima bantuan. “Bantuan yang diberikan tanpa pamrih akan disambut dengan sukacita oleh penerima bantuan. Rasa sukacita ini dapat menghilangkan kelelahan jiwa dan raga yang dirasakan pemberi bantuan.” (Kata Perenungan Master Cheng Yen). | |||
Artikel Terkait
Seribu Paket Lebaran, Seribu Perhatian untuk Warga Cikarang
10 April 2023Dalam menyambut Ramadan dan Idul Fitri, relawan Tzu Chi komunitas Xie Li Cikarang membagikan 1.000 paket Lebaran berisi 10 kg beras dan 20 bungkus DAAI mi kepada warga di Kelurahan Karang Baru, Cikarang Utara.
Suara Kasih: Membangun Ladang Pelatihan Batin, Membantu Korban Bencana Filipina
25 November 2013 Semoga setiap orang bisa mengembangkan cinta kasih untuk menjaga rumah ini dengan baik. Rumah ini juga adalah ladang pelatihan batin bagi kita semua.
Peresmian Gereja Menambah Sukacita Menjelang Natal
22 Desember 2020Tanggal 19 Desember 2020 menjadi hari yang tak terlupakan bagi warga Desa Dofyo Wafor, terutama bagi jemaat Efata. Hari itu, sekitar dua pekan menjelang Hari Raya Natal, mereka meresmikan Gereja Bethel (Gereja Pentakosta) di Tanah Papua yang nantinya bisa mereka gunakan untuk beribadah Natal dan bisa menampung lebih banyak jemaat.








Sitemap