Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan Terima Kasih Abadi

Jurnalis : Vinson Theodoric (Tzu Chi Medan), Fotografer : Venezia Evelyn, Twondinata, Vinson Theodoric (Tzu Ching Medan)

Relawan muda-mudi Tzu Chi (Tzu Ching) bersama-sama tunas relawan (relawan rompi) membungkus makanan ringan yang akan dibagikan kepada anak-anak di panti asuhan.

Aksi nyata berbagi cinta kasih dipraktikkan langsung oleh para relawan muda-mudi Tzu Chi atau Tzu Ching bersama dengan mahasiswa dari Universitas Prima Indonesia Medan, Sumatera Utara. Kali ini Tzu Ching mengajak para mahasiswa untuk berkunjung ke Panti Asuhan Terima Kasih Abadi yang berlokasi di Jl. Pengayoman Ujung No.1, Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara. Kegiantan ini berlangsung pada Minggu, 10 September 2023, yang diikuti oleh 27 orang relawan Tzu Chi dan 38 tunas relawan (relawan rompi).

Sebelum berangkat ke panti asuhan, Tzu Ching dan para peserta berkumpul di Universitas Prima Indonesia. Pada saat berkumpul, Tzu Ching mengajak para peserta untuk turut berpartisipasi sebagai panitia di kegiatan kali ini. Bagi para peserta yang sudah hadir dapat membantu membungkus hadiah yang akan diberikan kepada adik-adik penghuni panti asuhan. Hadiah tersebut berupa buku tulis, pensil, pulpen, penghapus, penggaris, tas sekolah, dan juga boneka.

Dalam kegiatan kali ini, Tzu Ching juga membuka kesempatam kepada masyarakat yang mau berpartisipasi dalam kegiatan kunjungan kasih ini dengan berdonasi paket cinta kasih. Setiap paket cinta kasih senilai 50 ribu rupiah per paket. Dalam kegiatan ini akhirnya terkumpul barang-barang bantuan untuk adik-adik penghuni panti berupa: beras (@ 10 kg) sebanyak 11 karung, mi instan (34 dus), minyak goreng (1 kg) sebanyak 35 bungkus, gula (1kg) sebanyak 27 bungkus, teh celup (51 dus kecil), pasta gigi dan sikat gigi dewasa 113 paket, pasta gigi, dan sikat gigi anak 50 paket, bihun (5kg) sebanyak 5 bungkus, sabun 42 buah, telur  (10 tray), buah anggur, kacang hijau, kue ulang tahun, dan makanan ringan untuk anak-anak.

Relawan juga merayakan ulang tahun bagi anak-anak panti asuhan dan panitia yang berulang tahun di bulan Agustus – Desember.

Setelah sampai di panti, anak-anak sudah duduk rapi di aula dan menyambut relawan yang datang. Pukul 10.15 WIB, acara dimulai dengan pembukaan oleh Filbert sebagai pembawa acara. Acara kemudian dilanjutkan dengan perayaan ulang tahun bagi anak-anak yang berulang tahun dari bulan Agustus – Desember. Ada sekitar 14 anak yang berulang tahun dan panitia yang berulang tahun di bulan tersebut juga dipanggil ke depan untuk merayakan ulang tahun bersama sambil menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun.

Acara kemudian dilanjutkan dengan permainan yang membuat anak-anak semakin bersemangat. Anak-anak terlebih dahulu dibagi menjadi beberapa kelompok seperti anggur, lemon, manggis, alpukat, stroberi, dan lainnya.  Permainan yang dimainkan meliputi lomba makan kerupuk, memasukkan pulpen ke dalam botol kaca, dan mencari harta karun. Harta karun yang dicari berupa bendera yang telah disembunyikan oleh para panitia.

Setelah selesai bermain, saat yang ditunggu-tunggu pun tiba, pengumuman pemenang. Anak-anak semakin penasaran tim mana saja yang menang. Ternyata juara 3 diraih tim stroberi yang mendapatkan buku tulis pensil , penghapus, dan rautan. Sedangkan Juara 2 adalah tim alpukat yang mendapatkan buku tulis, pulpen, pensil, penghapus, dan rautan. Sementara Juara 1 diraih oleh tim pisang yang mendapatkan hadiah berupa tas sekolah, buku, pulpen, penghapus, pensil, penggaris, dan rautan. Dan terakhir juara harapan adalah tim lemon yang mendapatkan buku tulis dan gantungan kunci rajutan.

Rendy, koordinator kegiatan kali ini membagikan hadiah kepada para pemenang di permainan yang dimainkan.

Rendy, relawan yang menjadi koordinator kegiatan kali ini mengucapkan terima kasih kepada pihak panti yang telah menyambut kehadiran mereka. “Harapannya melalui kegiatan ini anak-anak muda menjadi lebih peduli akan sesama, dan mereka bisa mengisi waktu luang dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti ini, berbagi kasih dan berinteraksi dengan anak-anak di panti asuhan,” kata Rendy.

Untuk menambah kehangatan suasana, para Tzu Ching, peserta kunjungan kasih, dan anak-anak panti memperagakan isyarat tangan Satu Keluarga. Salah satu penghuni panti, Krisologus (21) yang sudah 8 tahun berada di panti Asuhan Terima Kasih Abadi terlihat serius mengikuti isyarat tangan walau belum hafal dan canggung dengan Gerakan yang diperagakan relawan tersebut. “Kami merasa senang dikunjungi, karena semenjak pandemi sudah jarang orang datang mengunjungi kita dan mengajak kita bermain bersama. Harapan saya supaya relawan Tzu Chi bisa sering datang mengunjungi kami dan berbagi kebahagiaan bersama kami,” ucap Krisologus, mewakili harapan teman-temannya sesama penghuni Panti Asuhan Terima Kasih Abadi.

Krisologus (baju hijau) serius mempelajari isyarat tangan berjudul Satu Keluarga.

Sebelum makan siang, pimpinan panti asuhan, Bishop Dr. F. Zendrato mengucapkan terima kasih kepada semua relawan ytang telah datang, dan mengajak anak-anak bermain dengan gembira dan membawa banyak paket cinta kasih untuk mereka. “Semenjak pandemi, sudah jarang orang berkunjung ke panti asuhan ini. Hari ini, relawan dan muda-mudi (Tzu Ching) Yayasan Buddha Tzu Chi kembali berkunjung ke sini serta membawa banyak paket cinta kasih untuk anak-anak. Saya selaku pimpinan panti asuhan mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada para donatur dan relawan Tzu Chi yang sudah berkunjung dan menghibur anak-anak di panti asuhan ini,” kata Bishop Dr. F. Zendrato.

Editor: Hadi Pranoto

Artikel Terkait

Berbagi Kasih di Panti Asuhan Kasih Mandiri Bersinar

Berbagi Kasih di Panti Asuhan Kasih Mandiri Bersinar

31 Maret 2016

Pada 13 Maret 2016, sebanyak 20 relawan Tzu Chi melakukan kunjungan ke Panti Asuhan Kasih Mandiri Bersinar. Kunjungan ini untuk melakukan pemeriksaan mata kepada anak-anak di panti ini.

Menciptakan Senyuman Di Atas Ketidaksempurnaan

Menciptakan Senyuman Di Atas Ketidaksempurnaan

04 Oktober 2019

Yayasan Buddha Tzu Chi Lampung mengadakan kunjungan kasih ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Pelita Kasih, Sukabumi, Bandar Lampung. Sebanyak 20 relawan datang untuk memberikan bingkisan dan mengadakan lomba mewarnai untuk anak-anak. Mereka sangat bahagia, hingga saat jam pulang pun masih semangat dan antusias mengikuti acara.

Anakku Mengalami Gangguan Tumbuh Kembang

Anakku Mengalami Gangguan Tumbuh Kembang

04 Oktober 2023

Merawat anak yang mengalami Autissubtype PDD-NOS tentu perlu perjuangan, kesabaran, dan selalu bersyukur atas titipan yang diberikan Tuhan. Seperti yang dialami dan dirasakan oleh Novyanna.

Walau berada di pihak yang benar, hendaknya tetap bersikap ramah dan bisa memaafkan orang lain.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -