Berbagi Waktu Untuk Opa dan Oma
Jurnalis : Rangga Setiadi (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Rangga Setiadi (Tzu Chi Bandung)|
|
|
||
|
Melayani dan menghibur para opa dan oma merupakan tujuan dari kunjungan kasih ini. Sebagai pembuka dari kunjungan kasih ini, para relawan Tzu Chi mempersembahkan nyanyian isyarat tangan “Satu Keluarga” dan “Sebuah Dunia Yang Bersih”. Setelah itu, relawan melayani opa dan oma seperti memijat, membagikan makanan, serta mencukur rambut dan janggut. Guna membuat suasana lebih meriah, para relawan Tzu Chi mengajak opa dan oma untuk bernyanyi bersama. Selain itu, para relawan Tzu Chi senantiasa berbincang-bincang dengan opa dan oma untuk sekedar menanyakan kabar, menjadi tempat curahan hati, ataupun memberikan motivasi hidup. Kesan Pertama Mendapat Kunjungan Kasih
Keterangan :
Kesan pertama berjumpa dengan relawan Tzu Chi telah menyentuh hati opa Marthen. Opa yang telah berusia 75 tahun ini berterima kasih atas perhatian yang ditunjukan oleh para relawan Tzu Chi. "Menurut saya ini bagus sekali bisa bertemu dan sodara-sodara datang berkunjung dengan kami dengan baik. Ya, saya sendiri merasa berterima kasih kepada sodara-sodara yang sudah berkunjung ke tempat kami, bisa bergaul bersama-sama di tempat kami dan saya merasa kunjungan itu adalah kunjungan yang baik sekali," ungkapnya. |
|||
Artikel Terkait
Setiap Insan Melatih Diri
11 September 2013 Master Cheng Yen berharap setiap insan Tzu Chi senantiasa memiliki hati yang penuh welas asih dan bijaksana. Ajaran Jing Si harus diwariskan dan dipraktikkan dengan giat, inilah pelatihan dalam diri masing-masing bagi setiap insan Tzu Chi.
Pekan Amal Tzu Chi 2025: Ketulusan yang Tersaji dalam Setiap Piring dan Ajakan Mencintai Lingkungan
09 Juni 2025Di Pekan Amal Tzu Chi 2025, para relawan menyajikan beraneka makanan vegetarian sekaligus mengedukasi pentingnya pola hidup sehat dan ramah lingkungan.








Sitemap