Bersukacita Membersihkan Rumah Ibu Liang Hong

Jurnalis : Arya Putra (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Arya Putra (Tzu Chi Pekanbaru)

Relawan Tzu Chi bergotong royong membersihkan rumah Liang Hong dengan mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah untuk diperiksa dan dipilah, sehingga barang yang masih diperlukan dapat disimpan kembali dengan rapi.

Kepedulian dapat hadir melalui hal-hal sederhana, salah satunya membantu meringankan beban orang lain ketika mereka sedang mengalami kesulitan. Inilah yang dilakukan relawan Tzu Chi Pekanbaru ketika mendapat kabar bahwa Liang Hong, salah satu penerima bantuan Tzu Chi, mengalami kecelakaan hingga kesulitan berjalan dan tidak mampu membersihkan rumahnya sendiri.

Mendengar kondisi tersebut, relawan segera berkunjung untuk melihat keadaannya. Saat melihat rumput di halaman yang telah memanjang serta barang-barang yang menumpuk di dalam rumah, relawan tergerak untuk membantu membersihkan dan merapikannya agar Liang Hong dapat tinggal dengan lebih nyaman dan aman.

“Kita lihat rumput juga sudah panjang dan barang-barang di dalam rumah cukup banyak. Jadi, kita ajak relawan sama-sama bantu bersihkan dan rapikan, supaya tinggalnya lebih nyaman dan juga lebih aman,” ujar Boby, salah satu relawan yang berkunjung.

Setiap barang yang telah dikeluarkan dipilah berdasarkan kondisi dan kegunaannya. Barang yang masih dapat digunakan kembali atau didaur ulang dipisahkan agar tidak langsung menjadi sampah dan tetap memiliki nilai manfaat.

Relawan membersihkan halaman depan rumah Liang Hong dengan memotong rumput yang telah memanjang serta merapikan area sekitar rumah agar terlihat lebih bersih dan nyaman.

Setelah mendapat persetujuan dari Liang Hong dan anaknya, sebanyak 17 relawan berkumpul pada Kamis, 8 Oktober 2026, untuk bergotong royong membersihkan rumahnya di Jalan Riau. Kedatangan mereka disambut dengan sukacita oleh Liang Hong.

Sebelum memulai kegiatan, relawan menyapa Liang Hong dan kembali meminta izin untuk membersihkan rumahnya. Mereka kemudian bekerja bersama, mulai dari memindahkan barang-barang, memilah benda yang masih diperlukan, hingga memisahkan barang yang dapat didaur ulang agar bisa dimanfaatkan kembali.

Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, meliputi halaman depan, ruang tamu, kamar mandi, dapur, hingga gudang. Sebagian relawan memotong rumput dan membersihkan halaman, sementara yang lain mengangkat serta memilah barang-barang dan merapikan bagian dalam rumah.

Berkat kerja sama dan semangat gotong royong, kegiatan tersebut dapat diselesaikan dengan baik. Bagi Boby, rasa lelah selama membersihkan rumah terbayar ketika melihat perubahan yang terjadi. “Walaupun capek membersihkan rumah, begitu melihat hasilnya jadi senang. Apalagi kalau dikerjakan bersama-sama, yang awalnya terasa berat ternyata bisa selesai. Melihat Ayi Liang Hong sekarang bisa tinggal di rumah yang lebih bersih, rapi, dan nyaman, kita sendiri juga ikut merasa bahagia,” ungkap Boby.

Relawan bekerja sama membersihkan dan merapikan ruang tamu dengan menata barang-barang yang masih diperlukan, sehingga ruangan menjadi lebih lapang dan nyaman untuk digunakan.

Relawan membersihkan gudang dengan mengeluarkan serta memilah barang-barang yang menumpuk.

Sukacita serupa dirasakan Rina, relawan yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Baginya, kesempatan membantu sesama merupakan berkah yang patut disyukuri. Ia berharap Liang Hong dapat menjalani masa pemulihan dengan baik dan kembali beraktivitas seperti sediakala.

“Semoga setelah ini Ayi Liang Hong bisa lebih nyaman tinggal di sini dan kakinya bisa segera pulih. Kami juga berharap beliau tetap mendapatkan perhatian dan pendampingan untuk pengobatan kakinya,” tutur Rina.

Perubahan suasana rumah juga membawa kebahagiaan bagi Liang Hong. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian para relawan yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu membersihkan rumahnya. Rumah yang sebelumnya terasa gelap dan kurang terawat kini tampak lebih terang, bersih, dan nyaman.

“Sudah kenal lama sama Tzu Chi. Sebelumnya rumahnya gelap, sekarang terang dan bersih. Terima kasih banyak semuanya,” ujar Liang Hong dengan penuh syukur.

Kondisi rumah Liang Hong setelah dibersihkan dan dirapikan oleh para relawan. Rumah yang sebelumnya gelap dan dipenuhi barang kini terasa lebih bersih, terang, dan tertata, sehingga diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi Liang Hong selama menjalani masa pemulihan.

Melalui kegiatan ini, relawan tidak hanya membantu membersihkan rumah, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kepedulian bagi seseorang yang sedang menghadapi masa sulit. Rumah merupakan tempat untuk berteduh dan beristirahat. Dengan lingkungan yang lebih bersih dan tertata, diharapkan Liang Hong dapat menjalani hari-harinya dengan lebih nyaman sembari memulihkan kesehatannya.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Bersih-Bersih Gereja Menjelang Natal

Bersih-Bersih Gereja Menjelang Natal

07 Desember 2022

Jelang perayaan Natal 2022, relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas (Dharma Wanita) Xie Li Kalimantan Timur 1 membersihkan Gereja Oikumene yang terletak di Muara Wahau Estate (MWHE).

Bersukacita Membersihkan Rumah Ibu Liang Hong

Bersukacita Membersihkan Rumah Ibu Liang Hong

15 Oktober 2026

Relawan Tzu Chi Pekanbaru bergotong royong membersihkan dan merapikan rumah Liang Hong yang kesulitan berjalan akibat kecelakaan. Melalui kebersamaan dan kepedulian, relawan menghadirkan hunian yang lebih bersih, nyaman, dan aman.


Walau berada di pihak yang benar, hendaknya tetap bersikap ramah dan bisa memaafkan orang lain.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -