Bersumbangsih Melalui Donor Darah

Jurnalis : Rizki Hermadinata (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Muhammad Dayar (Tzu Chi Bandung)

Riana Wartono mendampingi peserta calon donor darah untuk melakukan pendaftaran. Kegiatan donor darah ini bekerjasama dengan Yayasan Yayasan Mutiara yang berlokasi di di jalan Situ Aksan, Kel. Sukahaji, Kec. Babakan Ciparay, Bandung.

Relawan Tzu Chi Bandung dan PMI Kota Bandung menggelar donor darah yang bekerja sama dengan Yayasan Mutiara di jalan Situ Aksan, Kel. Sukahaji, Kec. Babakan Ciparay, Bandung pada 7 juli 2022. Kegiatan ini rutin dilakukan oleh relawan Tzu Chi Bandung setiap bulannya guna menggalag hati cinta kasih melalui donor darah.

Tepat pukul 09.00 WIB kegiatan donor darah dimulai dengan doa bersama para relawan dan pengurus Yayasan Mutiara. Fung Chin Siung Wakil Ketua Yayasan Mutiara menyambut baik kegiatan donor darah ini. Kerja sama ini dapat berjalan dengan baik walaupun kegiatan ini baru kali pertama dilaksanakan.

“Hari ini kegiatan berjalan lancar ya dan pesertanya yang hadir sudah cukup bagus karena ini baru pertama kali kita Kerja sama. Kita berharap untuk kedepannya bisa Kerja sama lagi untuk kegiatan kegiatan sosial ini“ ujar Fung Chin Siung.

Devi Octavine salah satu pendonor yang mengaku senang dapat mendonorkan darahnya tengah menjalani pemeriksaan tekanan darah. Bagi Devi donor darah ini merupakan yang pertama kali di lakukan.

Relawan Tzu Chi Bandung mendampingi setiap peserta yang sedang dalam proses pengambilan darah. Donor darah ini terlaksana berkat kerjasama antara Yayasan Tzu Chi Bandung dengan Yayasan Mutiara.

Peserta yang mendaftar untuk donor darah ini mencapai 75 orang dan yang lolos uji kesehatan ada 60 kantung darah yang berhasil terkumpul. Devi Octavine (25) salah satu pendonor yang baru pertama kali mendonorkan darah mengaku senang bisa bersumbangsih darah. Menurut Devi selain mejadi pengalaman baru, Devi berharap apa yang sudah dilakukannya bisa membantu mereka yang membutuhkan transfusi darah.

“Senang banget ya soalnya saya jarang ikut donor darah pertiga bulan sekali dan itu pun suka ditolak juga karena Hb nya rendah , yang pasti saya senang banget dan bahagia. Semoga darah aku tuh bisa bermanfaat buat orang yang membutuhkan” ucap Devi senang.

Para relawan Tzu Chi selesai kegiatan donor darah berkesempatan untuk foto bersama dengan pengurus Yayasan Mutiara.

Riana Wartono penanggung jawab kegiatan donor darah mengungkapkan, kegiatan donor darah ini sebagai bentuk perhatian Yayasan Tzu Chi dalam pengadaan darah di bank darah PMI. Juga sebagai ladang berkah untuk menyelamatkan sesama yang membutuhkan transfusi darah.

“Ikut donor darah itu bagi saya menyelamatkan masyarakat yang membutuhkan. Jadi kita terus mengajak masyarakat untuk ikut serta untuk donor darah , jadi bisa membantu menyelamatkan masyarakat yang membutuhkan” Ajak Riana.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Mengenalkan Tzu Chi Lewat Donor Darah dan Pelestarian Lingkungan

Mengenalkan Tzu Chi Lewat Donor Darah dan Pelestarian Lingkungan

24 April 2025

Tzu Chi Lampung kembali mengadakan kegiatan donor darah di Kantor Tzu Chi Lampung pada Sabtu, 19 April 2025. Kegiatan yang bekerja sama dengan PMI Bandar Lampung ini berhasil mengumpulkan 62 kantong darah.

Setetes Darah yang Disumbangkan, Ribuan Cinta Kasih Tersebar

Setetes Darah yang Disumbangkan, Ribuan Cinta Kasih Tersebar

18 Juli 2025

Donor darah kembali digelar relawan Xie Li Kalimantan Timur di Klinik Pratama, Muara Wahau Estate, Kalimantan Timur, pada Rabu, 9 Juli 2025. Kegiatan donor darah kali ini berhasil mengumpulkan 67 kantong darah.

Demi Kemanusiaan, Donor Darah Tetap Berjalan

Demi Kemanusiaan, Donor Darah Tetap Berjalan

26 Februari 2020

Merebaknya wabah virus Corona di Tiongkok dan beberapa negara lainnya menyebabkan dibatalkannya banyak kegiatan donor darah. Tidak ingin memperparah kondisi tersebut, Tzu Chi Batam memutuskan untuk tetap mengadakan baksos donor darah untuk membantu memenuhi stok darah PMI Batam yang semakin menipis.

Genggamlah kesempatan untuk berbuat kebajikan. Jangan menunggu sehingga terlambat untuk melakukannya!
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -