Bersumbangsih Melalui Donor Darah
Jurnalis : Cindy Kusuma, Yussie (He Qi Timur), Fotografer : Wanda Pratama, Indrawan (He Qi Timur)
|
| ||
| Kegiatan yang selaras dengan misi kesehatan yang diemban oleh Yayasan Buddha Tzu Chi ini terbukti dapat menjaring berbagai jenis pendonor dengan latar belakang yang berbeda-beda. Para pendonor terdiri dari relawan yang bertugas, masyarakat umum, karyawan dan sekuriti yang bekerja di area mal, serta pengunjung mal yang kebetulan lewat di depan Jing Si Books and Café Kelapa Gading. Para pengunjung yang lewat disapa dengan hangat oleh para relawan Tzu Chi dan diajak untuk ikut menyumbangkan darahnya. Tergerak dari Pengalaman Pribadi
Keterangan :
Saat menunggu giliran, ia kembali ke pos tempatnya bertugas sambil membawa setumpuk formulir donor untuk dibagikan ke rekan-rekannya. Formulir itu akhirnya habis diambil rekan-rekannya yang hatinya juga tergerak untuk mendonor darahnya. Ia juga berkoordinasi dengan rekan-rekannya untuk bergantian mendonorkan darah supaya tugas menjaga keamanan juga tidak terabaikan. Sebelum kegiatan donor darah dimulai, Yusie shijie, salah seorang relawan Tzu Chi melihat seorang bapak berjalan mondar mandir di depan Jing Si Books and Café. Sesekali bapak tersebut melongok ke dalam ruangan untuk melihat-lihat. Setelah kegiatan dimulai, Yusie Shijie melihat bapak yang dilihatnya tadi sudah berada dalam antrian untuk diambil darahnya dan tertarik untuk menanyainya. Hartono (59), ternyata sengaja jauh-jauh datang dari Depok, Jawa Barat, hanya untuk mengikuti kegiatan donor darah ini. Tetapi karena datang terlalu pagi, Hartono pun berjalan-jalan di sekitar Jing Si Books & Cafe sambil menunggu kegiatan dimulai. Bagi Hartono, donor darah kali ini adalah yang ketiga, namun baru pertama kali dilakukan di Tzu Chi. Berkat informasi dari anaknya, Hartono berjodoh dengan Tzu Chi untuk bersama-sama membantu orang yang membutuhkan darah. “Selain bisa menolong orang, dengan donor darah saya juga merasakan kalau kesehatan saya sendiri juga lebih baik,” ungkap Hartono.
Keterangan :
Dokter Ernita, salah seorang dokter PMI yang bertugas hari itu merasa sangat senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan donor darah di Tzu Chi karena para relawan Tzu Chi sangat perhatian terhadap para donor. Menurutnya, “Semua pendonor mendapatkan perhatian berupa makanan sehingga yang belum makan pun bisa makan terlebih dulu dan ikut berpartisipasi mendonorkan darahnya.” Tidak hanya perhatian berupa makanan, para relawan pun memberikan perhatian dengan memberikan selimut dan mendampingi para donor sehingga tidak merasa jenuh menunggu saat diambil darahnya. Gan en bagi semua donor, relawan, dan petugas PMI yang telah berkontribusi pada hari itu. Sampai berjumpa kembali di kegiatan donor darah He Qi Timur berikutnya tanggal 9 Juni 2012 di tempat yang sama! | |||
Artikel Terkait
Peduli Merapi : Galang Hati di Fresh Market PIK
18 November 2010Bersumbangsih Terus Menerus
29 Juli 2015 Sebagian besar dari kita mungkin tidak asing dengan kegiatan donor darah. Tapi, tak semua dari kita pernah mendonorkan darah karena berbagai alasan.
Mewariskan Ajaran Cinta Kasih
03 Juni 2021Pandemi yang tidak kunjung usai tidak menghalangi relawan Tzu Chi Batam untuk bersama-sama mendalami Dharma dan menjalin jodoh baik dengan para Bodhisatwa baru melalui Pelatihan Abu Putih pada 30 Mei 2021.










Sitemap