Cinta Kasih di Tanggul Lumpur Porong
Jurnalis : Ronny Suyoto (Tzu Chi Surabaya), Fotografer : Ronny Suyoto (Tzu Chi Surabaya)
|
| ||
Beberapa desa yang terletak di dekat titik semburan telah musnah terkubur dan desa yang agak jauh pun terkena dampaknya pula. Penderitaan warga baik moril maupun materiil sungguh tidak tak bisa terhitung. Kesehatan warga yang tinggal di sekitar semburan pun terancam karena menghisap bau gas yang keluar dari semburan. Angin Segar
Ket : - Dari hasil pemeriksaan, Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita warga di tempat ini. (kiri) Pada hari Minggu tanggal 15 Agustus 2010 kegiatan pun dimulai. Sejak pagi para relawan dibantu oleh para prajurit KOSTRAD menyiapkan lokasi acara dengan sebaik mungkin untuk kenyamanan warga. Baksos kesehatan ini dimulai tepat jam 9 pagi. Agus, salah seorang warga yang menerima bantuan mengungkapkan rasa gembiranya menerima bantuan ini. ”Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini, hanya Tuhan yang bisa membalas,” ujarnya di sela-sela pembagian sembako.
Ket : - Relawan dokter Tzu Chi, dr. Sukamto tengah memeriksa salah satu peserta Baksos Kesehatan Tzu Chi di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. (kiri) Dalam baksos ini dikerahkan 8 orang dokter umum dan anak dari Tzu Chi dan KOSTRAD, serta 8 orang dokter gigi dari TIMA Surabaya yang berhasil melayani 224 pasien umum, 71 pasien anak, dan 32 pasien gigi. Semoga apa yang dilakukan Tzu Chi di tempat ini dapat memberikan angin segar bagi kehidupan warga, serta semangat untuk terus berjuang meskipun musibah sedang menimpa mereka. | |||
Artikel Terkait
Mempelajari Jejak Sejarah yang Penuh Cinta Kasih
13 Juli 2022Sebanyak 220 relawan dan calon relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat mengikuti tur Aula Jing Si dan Tzu Chi Hospital yang berlokasi di Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk.
Perayaan Imlek di Sekolah Tzu Chi Indonesia
13 Februari 2013
Menenangkan Hati dengan Berbagi
13 April 2016“Di lingkungan Tzu Chi ini, saya berharap saya dan istri dapat lebih bersemangat lagi karena ada relawan Tzu Chi yang mendampingi,” harap Slamet Rianto, di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Duri Kosambi pada Minggu, 3 April 2016. Kedatangan mereka seolah untuk menyemangati hati mereka yang masih berduka sepeninggal putri tercinta mereka pada bulan Februari lalu. Dengan hadir di tengah kegiatan dan berinteraksi bersama relawan memilah barang daur ulang, mereka mulai membenahi rasa duka mereka dan mulai merajut kehidupan yang baru menyongsong masa depan.








Sitemap