Donor Darah, Bermanfaat Bagi Diri Sendiri dan Orang Lain
Jurnalis : Purwanto (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Purwanto (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)
Tzu Chi Tanjung Balai Karimun kembali mengadakan kegiatan rutin setiap tiga bulan sekali yaitu donor darah, Minggu, 28 Mei 2023. Sebanyak 23 relawan berpartisipasi pada kegiatan ini.
Kebutuhan darah di Indonesia sangat tinggi. Mulai dari untuk menolong persalinan, mengobati penyakit, dan juga penanganan ketika terjadi suatu kecelakaan yang mengakibatkan korban kehilangan banyak darah. Untuk memenuhi kebutuhan pasokan stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) yang semakin menipis, Minggu, 28 Mei 2023, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kembali mengadakan kegiatan rutin setiap tiga bulan sekali yaitu donor darah.
Sekitar pukul 09.00 WIB, para relawan Tzu Chi dan petugas dari PMI mulai melayani calon donor. Sebelum mendonorkan darahnya, peserta harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemeriksaan tensi dan hemoglobin (Hb) oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI).

Terlihat relawan sedang bekerja sama saat pendaftaran para calon donor sehingga antrean bisa berjalan dengan lancar.

Petugas PMI, Ibu Suri (43) mengatakan bahwa sejak dua bulan terakhir stok pasokan darah di PMI semakin menipis karena minimnya aktivitas sosial donor darah yang dilakukan oleh lembaga ataupun yayasan.
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI), Ibu Suri (43) mengatakan bahwa sejak dua bulan terakhir stok pasokan darah di PMI semakin menipis karena minimnya aktivitas sosial donor darah yang dilakukan oleh lembaga ataupun yayasan. “Sejak dua bulan terakhir stok darah di PMI kurang karena tidak ada lembaga yang melakukan kegiatan donor darah,” ucapnya.
Cisiong (50), rutin mengikuti donor darah di Tzu Chi Tanjung Balai Karimun. Alasan mendonorkan darahnya adalah untuk membantu sesama yang membutuhkan, dan sekaligus bisa menjaga kesehatan. “Selagi badan kita sehat dan bisa bantu orang lain kenapa kita tidak lakukan, karena kita tidak tahu suatu saat kita juga perlu bantuan darah orang lain. Selain itu donor darah juga bisa menjaga kesehatan tubuh kita dan melancarakan peredaran darah,” ungkapnya.

Cisiong yang rutin mengikuti donor darah di Tzu Chi Tanjung Balai Karimun.

Luther yang sudah dua kali donor sudah tak begitu takut dengan jarum suntik donor darah.
Sementara itu, Luther (18) pendonor yang sudah dua kali mengikuti donor sudah tidak begitu takut terhadap jarum suntik donor darah. “Pada awal donor darah saya merasa takut dengan jarum suntiknya. Tetapi setelah dua kali mengikuti donor darah perasaan takutnya sudah mulai berkurang,” ucapnya.
Seperti Kata Perenungan Master Cheng Yen yang berbunyi “Kewajiban kita dalam kehidupan adalah harus melakukan hal yang bermanfaat bagi orang banyak.”
Editor: Khusnul Khotimah
Artikel Terkait
Setetes Darah untuk Kehidupan
16 Maret 2018Dalam rangka HUT ke-72
Persit Kartika Candra Kirana tahun 2018, Yayasan Buddha Tzu Chi Bandung bersama
Persatuan Istri Prajurit (PERSIT) menggelar bakti sosial donor darah pada 14
Maret 2018. Sebanyak 65 kantong darah terkumpul pada kegiatan tersebut, yang
mayoritas donor diikuti oleh para prajurit TNI dan ibu-ibu dari
PERSIT.
Donor Darah, Donor Cinta Kasih
19 Maret 2015Kadang saat donor darah, jam kerja berbenturan dengan donor darah di sini jadi sempatnya baru dua kali ini,” ujar Jaka yang telah bekerja sebagai satpam Mal Kelapa Gading selama tiga tahun. Namun, dia juga menjelaskan meski baru bisa mendonorkan darahnya sebanyak dua kali, dia merasa bahagia dapat ikut bersumbangsih. “Selain itu juga, donor darah juga membuah badan terasa lebih sehat, segar, dan bahagia,” tambahnya.







Sitemap