Donor Darah, Pahala bagi Pemberi dan Harapan bagi Penerima
Jurnalis : Nur Sugihartati (He Qi Jakarta Barat1), Fotografer : Bobby, Nur Sugihartati. Wiwie Hariyanto (He Qi Jakarta Barat1)
Calon pendonor, Bhante Maha Panno saat melakukan pendaftaran sebelum mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Hu Ai Citra.

Calon pendonor melakukan tes kesehatan terlebih dahulu, seperti pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin, sebelum dapat mendonorkan darahnya.

Pendonor yang telah lolos pemeriksaan kesehatan mulai menjalani proses pengambilan darah yang dilakukan oleh petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Di usia 64 tahun, Bapak Tjang O Hiong masih rutin berdonor darah. Kali ini menjadi donor yang ke-84 kalinya bagi beliau. Menurutnya, selain dapat menolong sesama yang membutuhkan, setelah donor tubuh juga terasa lebih sehat, segar, dan ringan.

Junus Sutojo melakukan penuangan celengan bambu dalam kegiatan donor darah. Celengan bambu merupakan wujud kepedulian dan kebiasaan menabung kebaikan sedikit demi sedikit yang kemudian dihimpun untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Donor Darah, Sebuah Wujud Kepedulian
30 Juli 2019Hari Kamis, 18 Juli 2018, Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas Xie Li Downstream Marunda bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) unit Bekasi kembali mengadakan kegiatan donor darah. Ada 69 kantong darah yang terkumpul dari 135 orang calon donor yang mendaftar.
Antusiasnya Pengunjung Poins Mall untuk Donor Darah
05 Juni 2024Relawan Tzu Chi di komunitas Xie Li Selatan bekerja sama dengan PMI kembali menyelenggarakan donor darah di Poins Mall, Jakarta Selatan. Kegiatan ini disambut antusias masyarakat dengan total 175 orang mendaftar.







Sitemap