Donor Darah, Pahala bagi Pemberi dan Harapan bagi Penerima

Jurnalis : Nur Sugihartati (He Qi Jakarta Barat1), Fotografer : Bobby, Nur Sugihartati. Wiwie Hariyanto (He Qi Jakarta Barat1)

Calon pendonor, Bhante Maha Panno saat melakukan pendaftaran sebelum mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Hu Ai Citra.

Di bulan Ramadan pada hari Sabtu, Yayasan Buddha Tzu Chi Hu Ai Citra mengadakan kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan RW 12 Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, dan Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama pada bulan Ramadan, karena biasanya ketersediaan kantong darah di PMI lebih sedikit.

Para relawan telah hadir di lokasi sejak pukul 06.00 pagi untuk mempersiapkan ruangan. Walaupun acara dimulai pukul 08.00, ada pendonor yang telah hadir sebelum jam tersebut dan segera melakukan pendaftaran. Setelah tim PMI tiba, masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan, seperti pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin. Setelah lolos persyaratan, mereka akan menjalani proses pengambilan darah oleh petugas PMI. Saat menunggu panggilan, para pendonor yang membawa celengan bambu juga dapat melakukan penuangan celengan.

Calon pendonor melakukan tes kesehatan terlebih dahulu, seperti pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin, sebelum dapat mendonorkan darahnya.

Pendonor yang telah lolos pemeriksaan kesehatan mulai menjalani proses pengambilan darah yang dilakukan oleh petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Kegiatan kali ini terasa sangat berkah karena salah satu pendonornya adalah Bhante Maha Panno yang berusia 23 tahun dan saat ini menetap di Cetiya Rumah Kesadaran di Kompleks Citra 2. Ini merupakan pertama kalinya Bhante Maha Panno melakukan donor darah. Beliau merasa sangat bahagia karena dapat membantu sesama melalui kegiatan donor darah.

Selain itu, ada juga pendonor bernama Bapak Tjang O Hiong yang berasal dari Pulau Penuba, Riau. Walaupun saat ini beliau telah berusia 64 tahun, beliau masih terlihat sangat sehat dan rutin mendonorkan darahnya. Pada kegiatan kali ini merupakan donor yang ke-84 kalinya bagi beliau. Atas dedikasinya tersebut, Bapak O Hiong juga telah mendapatkan penghargaan dari PMI.

Bapak O Hiong menceritakan bahwa dahulu, sebelum ada kegiatan donor darah di Citra 2, ia harus pergi cukup jauh ke PMI pusat di Matraman untuk mendonorkan darah. Namun setelah Tzu Chi, RW 12, dan PMI bekerja sama mengadakan kegiatan donor darah di Gedung Pertemuan Citra 2, masyarakat sekitar tidak perlu lagi pergi jauh untuk berdonor.

Di usia 64 tahun, Bapak Tjang O Hiong masih rutin berdonor darah. Kali ini menjadi donor yang ke-84 kalinya bagi beliau. Menurutnya, selain dapat menolong sesama yang membutuhkan, setelah donor tubuh juga terasa lebih sehat, segar, dan ringan.

Junus Sutojo melakukan penuangan celengan bambu dalam kegiatan donor darah. Celengan bambu merupakan wujud kepedulian dan kebiasaan menabung kebaikan sedikit demi sedikit yang kemudian dihimpun untuk membantu mereka yang membutuhkan.

“Saya selalu rutin donor darah karena selain bisa menolong orang yang membutuhkan, setelah donor tubuh juga terasa lebih sehat, segar, dan ringan. Pelayanan di sini juga sangat baik. Dari awal datang sudah disambut dengan senyuman hangat dari para relawan, sehingga terasa nyaman,” ujar Bapak O Hiong.

Ada juga pesan yang disampaikan oleh Bhante Maha Panno dan Bapak Tjang O Hiong untuk kita semua, “Marilah kita membantu sesama dengan berdonor darah karena itu dapat menolong mereka yang membutuhkan.”

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Menggalang Darah, Menggalang Hati

Menggalang Darah, Menggalang Hati

09 September 2022

Relawan dari komunitas Titi Kuning di Medan bekerjasama dengan PMI mengadakan kegiatan donor darah di Depo Pelestarian Lingkungan Titi Kuning (28/08/2022). 

Bermanfaat untuk Masyarakat Umum

Bermanfaat untuk Masyarakat Umum

27 Mei 2014 Darah merupakan cairan tubuh yang memiliki peranan penting dalam tubuh manusia. Jika tubuh kita sedang mengalami pendarahan hebat, baik karena kecelakaan maupun operasi, tubuh kita akan memerlukan transfusi darah. Tetapi seringkali persediaan darah tidak seimbang dibandingkan dengan permintaan darah yang diperlukan oleh pasien di berbagai rumah sakit setempat.
Ayo Tetap Donor Darah Semasa Pandemi

Ayo Tetap Donor Darah Semasa Pandemi

11 Mei 2021

Sabtu, 8 Mei 2021 sebanyak 39 relawan Tzu Chi komunitas He Qi Utara 2 bekerjasama dengan pengelola Mal Pluit Village dan PMI Propinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan donor darah di lantai 1 Mal Pluit Village.

Orang yang mau mengaku salah dan memperbaikinya dengan rendah hati, akan mampu meningkatkan kebijaksanaannya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -