Donor Darah, Pahala bagi Pemberi dan Harapan bagi Penerima
Jurnalis : Nur Sugihartati (He Qi Jakarta Barat1), Fotografer : Bobby, Nur Sugihartati. Wiwie Hariyanto (He Qi Jakarta Barat1)
Calon pendonor, Bhante Maha Panno saat melakukan pendaftaran sebelum mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Hu Ai Citra.

Calon pendonor melakukan tes kesehatan terlebih dahulu, seperti pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin, sebelum dapat mendonorkan darahnya.

Pendonor yang telah lolos pemeriksaan kesehatan mulai menjalani proses pengambilan darah yang dilakukan oleh petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Di usia 64 tahun, Bapak Tjang O Hiong masih rutin berdonor darah. Kali ini menjadi donor yang ke-84 kalinya bagi beliau. Menurutnya, selain dapat menolong sesama yang membutuhkan, setelah donor tubuh juga terasa lebih sehat, segar, dan ringan.

Junus Sutojo melakukan penuangan celengan bambu dalam kegiatan donor darah. Celengan bambu merupakan wujud kepedulian dan kebiasaan menabung kebaikan sedikit demi sedikit yang kemudian dihimpun untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Setiap Tetes Darah Merupakan Wujud Cinta Kasih
26 April 2021Kelangkaan darah sering terjadi di Bulan Suci Ramadan. Untuk mendukung pasokan darah di Kota Batam, Tzu Chi mengadakan Donor Darah yang ke-2 di tahun 2021 pada 18 April 2021 di Aula Jing Si Batam.
Dukungan Relawan Membangun Keberanian Bersumbangsih
16 Desember 2024
Setetes Darah Menyelamatkan Kehidupan
24 Mei 2022Relawan Tzu Chi Palembang, tepatnya di Xie Li Radial kembali mengadakan donor darah yang bekerjasama dengan PMI Kota Palembang dan Kelenteng Tridharma Ciu Pek Keng.







Sitemap