Donor Darah, Pahala bagi Pemberi dan Harapan bagi Penerima
Jurnalis : Nur Sugihartati (He Qi Jakarta Barat1), Fotografer : Bobby, Nur Sugihartati. Wiwie Hariyanto (He Qi Jakarta Barat1)
Calon pendonor, Bhante Maha Panno saat melakukan pendaftaran sebelum mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Hu Ai Citra.

Calon pendonor melakukan tes kesehatan terlebih dahulu, seperti pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin, sebelum dapat mendonorkan darahnya.

Pendonor yang telah lolos pemeriksaan kesehatan mulai menjalani proses pengambilan darah yang dilakukan oleh petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI).

Di usia 64 tahun, Bapak Tjang O Hiong masih rutin berdonor darah. Kali ini menjadi donor yang ke-84 kalinya bagi beliau. Menurutnya, selain dapat menolong sesama yang membutuhkan, setelah donor tubuh juga terasa lebih sehat, segar, dan ringan.

Junus Sutojo melakukan penuangan celengan bambu dalam kegiatan donor darah. Celengan bambu merupakan wujud kepedulian dan kebiasaan menabung kebaikan sedikit demi sedikit yang kemudian dihimpun untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Setetes Darah, Berharga untuk Kemanusiaan
22 Desember 2023Donor darah kembali digelar relawan di Xie Li Kutai Barat (Kubar) di Balai Pengobatan Sungai Kedang pada Sabtu (16/12/23). Kali ini relawan berhasil menghimpun 33 kantor darah.
Donor Darah Menuju Pola Hidup Sehat
22 Desember 2022Tzu Chi Makasar bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan donor darah di kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Makassar pada 17 Desember 2022.
Setetes Darah untuk Membantu Banyak Orang
17 Mei 2023Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat (Xie Li Jembatan Lima) bekerja sama dengan RSUP Fatmawati kembali mengadakan bakti sosial donor darah di Trade Mall Seasons City pada 7 Mei 2023.







Sitemap