Seremoni penyerahan bantuan kamar mandi untuk Suku Sakai di Desa Kandis, Kecamatan Kandis, Siak, Riau.
“Lakukan perbuatan baik yang layak dilakukan dengan sepenuh hati; tidak perlu menghitung berapa banyak kebajikan yang telah dilakukan”.
Kata Perenungan Master Cheng Yen
Sungai Tentaro sudah sejak lama menjadi tempat pemenuhan kebutuhan air bagi warga Suku Sakai yang tinggal di Desa Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau. Jarak dari rumah warga ke sungai ini sekitar 2 km. Warga biasa mengambil air dengan cara membawa derijen kosong dengan sepeda motor, bahkan ada juga yang berjalan kaki.
Melihat kondisi ini, relawan Tzu Chi Sinar Mas komunitas Xie Li Siak Timur dari Unit Ujung Tanjung Estate, Palapa Estate, Kandista Estate, Ujung Tanjung Mill dan Unit Sam Sam Estate dan juga relawan Xie Li Siak Barat dari Unit Libo, Nenggala Estate Sie Rokan Estate dan Libo Mill bergotong royong membantu pengadaan kamar mandi bagi warga Suku Sakai ini.
Tahap koordinasi, survei, dan hingga persiapan telah relawan lakukan. Setelah semua persiapan lengkap, pemgerjaan kamar mandi segera dimulai. Hingga pada Sabtu (10/01/26), bantuan kamar mandi umum diserahterimakan kepada warga Suku Sakai. Kamar mandi juga dilengkapi penerangan, sehingga memudahkan kebutuhan warga terutama di malam hari.
Bantuan ini disambut bahagia 22 Kelapa Keluarga Suku Sakai yang tinggal di Desa Kandis. Bahkan anak-anak tidak sabar untuk menggunakan air untuk mandi.
“Dahulu kalau mandi kami harus menggunakan kamar mandi semi permanen yang beratapkan langit dengan air tadah hujan. Kami juga menggunakan kain seadanya sebagai penutup untuk mandi di sungai. Kadang kami harus jalan ke sungai. Dengan bantuan sumur dan kamar mandi ini kami sudah bisa mendapatkan tempat mandi yang baik. Dan yang terpenting anak-anak tambah sehat karena sudah bisa mandi dengan layak,” terang Mardi salah satu warga Suku Sakai.
Anak-anak Suku Sakai tertawa bahagai bersama Tumpal Marulitua Bakara dan Hamdan P Malau.
Tumpal Marulitua Bakara dan Hamdan P. Malau menyampaikan bahwa pemberian bantuan kamar mandi ini merupakan bentuk perhatian relawan terhadap masyarakat Suku Sakai. Terlebih mereka harus menempuh 2 km ke aliran sungai dan menadah air hujan untuk untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Teman-teman Suku Sakai ini kebetulan tinggalnya bersebelahan dengan operasional kami, jadi kami tahu kesulitan mereka untuk mendapatkan air bersih. Mereka harus jalan atau naik motor cukup jauh, sehingga kami membantu mereka dengan memberikan kamar mandi. Harapannya mereka tidak perlu jauh-jauh lagi mencari tempat mandi dan semoga kehidupan mereka semakin membaik,” ungkap Tumpal Marulitua Bakara.
Ahmad Gaga Rivai, fasilitator Corportate Social Responsibility (CSR) PT Ivo Mas Tunggal yang turut mendampingi penyerahan bantuan kamar mandi ini juga bersyukur bisa terlibat membantu warga Suku Sakai. “Tentu sangat senang bisa ikut menyerahkan bantuan kamar mandi ini. Ini sudah lama kami cita-citakan. Dan kami tahu bahwa air bersih merupakan salah satu kebutuhan utama dalam menjalani kehidupan, dengan air bersih kualitas kesehatan keluarga menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Bantuan ini untuk melengkapi sumur bor yang telah diserahterimakan Oktober 2025 lalu. Relawan berharap bantuan ini tidak hanya memudahkan warga Suku Sakai mendapatkan tempat mandi yang layak, namun juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Editor: Metta Wulandari