Gotong Royong untuk Bumi Bebas Sampah
Jurnalis : Dyatmika Wulan Marwati (He Qi Barat 1), Fotografer : Bobby, Lily Brahma, Dyatmika Wulan (He Qi Barat 1)

Adi Nugroho dan keluarganya memilih Minggu pagi untuk melakukan sesuatu yang bermakna—berkontribusi dalam gerakan peduli lingkungan.

Di usianya yang baru 9 tahun, Rayden sudah menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap lingkungan. Tanpa lelah, ia memilah botol plastik, bertanya tentang proses daur ulang, dan bertekad untuk kembali bulan depan.

Setelah mengikuti kegiatan pilah sampah, Rayden langsung mengambil inisiatif dengan membuat kardus tempat botol plastik daur ulang di rumahnya. Dengan tulisan tegas "Tempat Sampah Daur Ulang (Botol Plastik), warning jangan dibuang", ia mengajak keluarganya untuk ikut berpartisipasi (kiri). Bukan sekadar kardus biasa, tapi simbol kepedulian terhadap lingkungan. Rayden mulai mengumpulkan botol plastik agar tidak terbuang sia-sia dan bisa didaur ulang. “Aku mau terus kumpulkan ini dan bawa ke acara pilah sampah berikutnya,” ujarnya.

Kegiatan pelestarian lingkungan ini tak hanya dilakukan oleh para relawan, tetapi juga menarik perhatian warga sekitar! Banyak yang berhenti, bertanya, bahkan ikut berdonasi botol plastik, pakaian bekas, dan barang daur ulang lainnya.

Minggu pagi yang penuh makna diakhiri dengan foto bersama yang penuh senyum dan semangat! Meski lelah, ada rasa bahagia karena telah berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Artikel Terkait
Memerdekakan Bumi dari Sampah
27 Agustus 2025Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu 17 Agustus 2025, relawan Tzu Chi Komunitas Hu Ai Perintis Medan menggelar kegiatan edukatif dan pemilahan sampah daur ulang, menekankan pelestarian lingkungan dan penerapan prinsip 5R dengan penuh semangat.
Eco-Craft: Kreasi Unik dari Barang tak Terpakai
07 Mei 2025Bertema Eco-Craft, relawan muda-mudi Tzu Chi (Tzu Ching) mengajak generasi muda mengolah sampah plastik menjadi kerajinan bernilai. Selain kreatif, cara ini juga menanamkan kesadaran pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.
Perayaan Waisak di Tzu Chi Biak: Doa Bersama, Pelestarian Lingkungan, dan Aksi Kemanusiaan
15 Mei 2025Perayaan Waisak Tzu Chi di Biak, Papua diwarnai prosesi basuh kaki sebagai ungkapan bakti anak kepada orang tua. Momen haru ini menggugah hati para peserta dan hadirin.







Sitemap