Menjaga Alam Melalui Green Point
Jurnalis : Vinson Theodoric, Elsa Fany Luluk (DAAI TV Medan), Fotografer : Lukman (Tzu Chi Medan)
Shu Tjeng mensosialisasikan konsep daur ulang serta sampah-sampah apa saja yang bisa terurai dan tidak terurai.

Simbolis peresmian titik green point di Central Park Resort dengan mengetuk keranjang green point.

Pihak Central Park Zoo meresmikan titik green point dengan meletakkan sampah daur ulang ke dalam keranjang Green Point.

Foto bersama di titik green point di area Central Park Zoo.

Foto bersama di titik green point di area Pabrik Pupuk PT. Galatta Lestarindo.
Artikel Terkait
Peran Tzu Chi dalam Pelestarian lingkungan di Perkotaan
13 Januari 2017Dalam seminar dan lokakarya yang digelar Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) di Banjarmasin, 11-14 Januari 2017, Tzu Chi Indonesia berbagi pengalaman tentang perannya dalam pelestarian lingkungan di perkotaan. Sebagaimana faktanya, Jabodetabek merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar di Indonesia.
Belajar Mengurangi Keinginan Berkat Pelestarian Lingkungan
20 Februari 2019Pelestarian lingkungan bagi Chang Mei Li (71) merupakan wujud mencintai bumi. Ia sudah melakukan pelestarian lingkungan lebih kurang 10 tahun.
Sosialisasi tentang Ekoenzim, Pembersih Ramah Lingkungan
24 Maret 2017Selalu ada aktivitas yang berlangsung di komunitas Relawan Tzu Chi Batam tiap hari Sabtu. Kali ini para relawan mempraktikkan bagaimana membuat ekoenzim yang merupakan hasil fermentasi sampah dapur berupa sisa-sisa sayuran dan kulit buah. Ekoenzim ini memiliki berbagai manfaat, salah satunya menjadi cairan pembersih lantai dan piring.







Sitemap