Internasional: Bantuan Gempa di Qinghai
Jurnalis : Tzu Chi Taiwan, Fotografer : Ying Ching
|
| ||
Perjalanan 800 Kilometer Relawan mengunjungi Yushu pada musim dingin 1995. Pada bulan November, lima badai salju menghantam daerah itu, menewaskan ribuan ternak dan membawa suhu serendah minus 47 derajat Celcius. Lebih dari 60.000 orang berada dalam bahaya kehabisan makanan. Para relawan membentuk tim survei dan pergi ke dataran tinggi Qinghai, 4.500 kilometer di atas permukaan laut, mereka melakukan perjalanan 800 kilometer dalam tujuh hari. Setelah melakukan survei, para relawan kembali pada April 1996 untuk memberikan bantuan. Mereka fokus pada empat kota di Yushu yang rusak parah, membawakan “jelai” dataran tinggi yang cukup banyak untuk makan keluarga selama dua bulan(jelai dataran tinggi merupakan makanan pokok penduduk di sana -red). Selain itu, para relawan juga memberi uang untuk keluarga yang telah kehilangan ternak.
Ket : - Pada tahun 1996, Tzu Chi memberikan bantuan di Yushu Qinghai. Wang Tuan Cheng(kiri), Wakil Ketua Yayasan Budha Tzu Chi, memberikan makanan traditional Tibet kepada seorang wanita Tibet. (kiri) Misi Tersulit yang Pernah Dilakukan Tahun lalu, relawan dari daerah Shanghai kembali ke Yushu untuk mengunjungi warga di sana. “Ketika saya pergi ke suatu tempat, saya selalu berharap kehidupan penduduk di sana dapat mengalami perubahan (lebih baik),” kata Guo, “maka saat saya melihat keadaan Yushu yang serius akibat gempa, sulit bagi saya untuk menerimanya. Saya berharap warga di sana bisa mendapatkan bantuan secepat mungkin.”Karena itu para relawan selalu memantau keadaan di Yushu, dengan harapan bahwa mereka dapat memberikan bantuan ketika waktunya tiba. (Sumber: Website Tzu Chi Taiwan, tanggal 15 April 2010, diterjemahkan oleh: Rosalyn Lora). | |||
Artikel Terkait
Mendampingi dan Menjaga Kesehatan Warga Jamika
27 Februari 2019 Minggu, 24 Februari 2019 Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Kantor Perwakilan Bandung mengadakan baksos degeneratif lanjutan ke dua yang berlangsung di SD Swadaya, Kelurahan Jamika, Bandung.
Taburan Cinta Kasih Disebarkan di Cilincing
29 Oktober 2014 Kali ini diperuntukkan bagi warga RW 01, RW02, RW03, RW 04 ,dan RW 012 yang merupakan sisa 5 RW yang sudah dibagikan sebelumnya. Usai pembagian kupon pada Minggu sebelumnya, 28 September 2014 lalu, jumlah beras yang diturunkan kali ini sebanyak 2.750 karung beras.
Kasih Berbagi untuk Semua
26 Maret 2019Jumat, 22 Maret 2019, sudah masuk hari keenam setelah bencana banjir bandang melanda Sentani, Papua. Hujan masih turun tapi tidak sepanjang hari, kadang deras kadang sedang. Posko pengungsi pun masih banyak dihuni. Sementara itu kebutuhan akan bahan pokok seperti air, listrik, makanan, pakaian masih belum terpenuhi secara maksimal.








Sitemap