Internasional : Menanam di Kebun Organik
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News
|
| |
Para relawan petani ini, baik relawan laki-laki maupun perempuan, mendirikan “Tim Pertanian Amal Tzu Chi” pada tahun 2009 dengan tujuan menghasilkan makanan yang sehat dan bebas dari pestisida dan pupuk. Salah satu relawan, Tseng Chao Ming telah menjadi anggota tim ini sejak awal. Ia menanam secara alami. "Kamu harus membersihkan gulma karena mereka sering mengambil nutrisi tanaman," katanya, "Sebuah ekosistem rantai yang tercipta. Setiap kerusakan pada ekosistem akan memengaruhi seluruh keanekaragaman.” “Jenis pertanian ini, tidak akan memengaruhi ekosistem, hal ini memungkinkan satwa liar untuk berkembang di antara hijaunya dedaunan. Kita dapat dengan mudah melihat jangkrik, belalang dan semut,” tambahnya. Para relawan berkebun dengan cara organik, untuk memelihara kematangan, membuat tanah yang subur serta menghasilkan buah-buahan dan sayuran yang dikemas dengan mineral dan nutrisi. Ket : - Relawan petani menyemprotkan cairani sapindus (insektisida alami) untuk mengusir serangga tanpa melukai mereka. Melepaskan Tanah dan Memperkenalkan Udara "Kita belajar dengan Ibu Bumi kita, bagaimana hidup damai dengan lingkungan," kata Chang lagi, "Dalam proses ini, kita bisa mengenal diri sendiri lebih baik. Ini adalah pengalaman yang menyenangkan." Kegiatan ini merupakan kerja yang penuh dengan sukacita dan cinta. Para relawan memiliki kepuasan batin, karena ketika mereka bekerja di ladang, mereka juga belajar untuk mengolah hati mereka sendiri. (Sumber: Website Tzu Chi Taiwan tanggal 19 Juli 2010, diterjemahkan oleh Riany Purnamasari / He Qi Utara) | ||
Artikel Terkait
Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Kapuk Muara
11 Juni 2025Pada Selasa, 10 Juni 2025 Relawan Tzu Chi Indonesia menyerahkan 612 paket bantuan kebakaran kepada warga terdampak kebakaran di Kampung Rawa Indah, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
Pameran Poster Tzu Chi
03 November 2011 Pada tanggal 29 Oktober 2011, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia mengadakan pameran poster, buku-buku karangan Master Cheng Yen dan peralatan makan yang ramah lingkungan di Mal Pluit Village Lantai 4.Bantuan Banjir Tzu Chi di Cianjur
26 April 2018Pada Sabtu, 7 April 2018 banjir melanda Kota Cianjur, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi akibat luapan air Sungai Cianjur sehingga menyebabkan beberapa rumah hanyut, ratusan rumah rusak, serta kerugian material yang cukup besar akibat banjir tersebut. Merespon peristiwa banjir tersebut, Tzu Chi memberikan paket bantuan bagi para korban banjir di 3 kelurahan di Cianjur yaitu Kelurahan Pamoyanan, Kelurahan Sayang, dan Kelurahan Sukamaju.








Sitemap