Internasional : Mengikuti Jejak Langkah
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News
|
| ||
Misalnya seperti seorang pria yang berdiri di tengah lubang kotoran. Di depannya adalah mata air yang tenang dengan air yang menakjubkan, bunga lili mengambang di perairan dengan jelas. Keindahan yang membuat siapa saja terkesima. "Betapa indahnya keadaan itu, air mancur yang penuh dengan bunga-bunga indah yang bermekaran!" Kerinduan yang dalam mengisi hatinya. Air mancur itu sebenarnya berada sangat dekat, jika ia mengambil satu langkah, ia dapat pergi ke sana dan menikmati keindahan yang menakjubkan. Namun, ia tetap berada di mana dia berada, penuh kerinduan terhadap air mancur dan kesal dengan kondisinya sekarang. Sebenarnya tidak ada yang menjauhkan dia dari air mancur yang indah dan penuh ketenangan itu, melainkan ia sendiri yang tidak pergi menghampirinya. Hal yang sama terjadi dalam praktek spiritual kita. Kita dipenuhi dengan penderitaan. Pikiran kita tidak pernah tenang, hati kita tidak bahagia, kita tidak dapat menyadari bahwa pada kenyataannya, penderitaan kita disebabkan karena adanya kekotoran batin, ilusi, dan kebutaan kita terhadap kebenaran. | |||
Artikel Terkait
Kasih Tiada Henti
09 Desember 2010 Minggu pagi tepatnya tanggal 5 November 2010, kembali relawan Tzu Chi dari wilayah He Qi Utara melakukan kegiatan kunjungan kasih. Kunjungan Kasih adalah wujud kepedulian dan perhatian kepada para Gan En Hu (penerima bantuan)Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.








Sitemap