Internasional : Mengikuti Jejak Langkah
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News
|
| ||
Misalnya seperti seorang pria yang berdiri di tengah lubang kotoran. Di depannya adalah mata air yang tenang dengan air yang menakjubkan, bunga lili mengambang di perairan dengan jelas. Keindahan yang membuat siapa saja terkesima. "Betapa indahnya keadaan itu, air mancur yang penuh dengan bunga-bunga indah yang bermekaran!" Kerinduan yang dalam mengisi hatinya. Air mancur itu sebenarnya berada sangat dekat, jika ia mengambil satu langkah, ia dapat pergi ke sana dan menikmati keindahan yang menakjubkan. Namun, ia tetap berada di mana dia berada, penuh kerinduan terhadap air mancur dan kesal dengan kondisinya sekarang. Sebenarnya tidak ada yang menjauhkan dia dari air mancur yang indah dan penuh ketenangan itu, melainkan ia sendiri yang tidak pergi menghampirinya. Hal yang sama terjadi dalam praktek spiritual kita. Kita dipenuhi dengan penderitaan. Pikiran kita tidak pernah tenang, hati kita tidak bahagia, kita tidak dapat menyadari bahwa pada kenyataannya, penderitaan kita disebabkan karena adanya kekotoran batin, ilusi, dan kebutaan kita terhadap kebenaran. | |||
Artikel Terkait
Bakti Kecil untuk Orang Tua
07 Januari 2016Pada tgl 20 Desember 2015, kelas kata perenungan Tzu Chi Medan mengadakan gathering bersama orang tua murid di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Mandala, Jalan Pukat VII Gang Indah, Medan. Acara ini merupakan momentum pertanggungjawaban relawan pendidik kepada orang tua.
Perhatian Bagi Warga Terdampak Abrasi di Desa Bontokanang
13 Desember 2021Tzu Chi Makassar memberikan 30 paket bantuan kepada warga terdampak abrasi di Desa Bontokanang, Kecamatan Galesong Selatan, Sulsel.
Melatih Empati dari Kunjungan Kasih
01 September 2023Komunitas relawan Smartfren Regional Jawa Tengah bersama Paguyuban Sinar Mas Yogyakarta dan Solo melakukan kunjungan kasih ke Yayasan Lentera, pada Minggu (20/8/23). Yayasan ini menampung anak-anak penderita HIV-Aids.








Sitemap