Internasional : Sayangi Mahkluk Hidup

Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News
 
 

fotoDalam perjalanan di karpet biru, seorang murid dari TK Tzu Chi memegang paspor dan terbang ke negara sayuran.

Selama bulan Mei, orang tua, guru, dan anak-anak dari tiga TK Tzu Chi di Kuala Lumpur, Malaysia, berhasil mengkonsumsi 33.000 makanan yang tidak mengandung daging (vegetarian). Untuk mendorong diri mereka sendiri, anak-anak membawa paspor “Vegetarian Tanah”-sebuah cara yang menyenangkan untuk mencatat makanan vegetarian setiap hari.

 

Zhong Haozhe merupakan salah satu anak yang turut berpartisipasi. Paspornya menunjukkan bahwa ia telah makan tanpa daging selama 29 hari, terhitung tanggal 31 Mei 2010. Hal ini merupakan prestasi yang cukup baik, bagi seseorang yang tumbuh di lingkungan karnivora.

Catatannya tersebut jauh lebih baik dari ayah dan kakeknya. “Kakek membeli banyak daging karena ia senang,” kata Zhong Li Shuqing, ibu Zhong Haozhe. Ia menambahkan, “Daging itu diletakan di atas meja, dan Haoze melihatnya. Dia menatapnya seolah benar-benar ingin memakannya, tapi dia meninggalkan meja tanpa menyentuhnya. Hati saya pun tergerak, karena ia benar-benar setia dengan janjinya.”

foto  

Ket : - Nenek Buah melayani pembagian buah-buahan segar dan sayuran untuk anak-anak di negara Sayuran.             

Zhong Dejing, sang ayah juga merasa bangga. “Dia (Zhong Haozhe-red) hebat, karena ia berikrar pada dirinya sendiri untuk tidak makan daging dan kemudian melakukannya. Sangat mengagumkan. Dia memiliki ide yang tepat. Saya juga mencoba untuk menjadi vegetarian.”

Teman sekelas Haozhe pun melakukan hal yang sama. Hongqi Li, salah satu temannya mengatakan bahwa ia menolak untuk makan ikan yang dibuat neneknya. “Kita harus mencintai para pemburu, sehingga mereka tidak membunuh banyak binatang untuk dimakan,” katanya.

“Kita juga harus sadar lingkungan, mencintai planet ini, dan tidak membunuh binatang,” ucap Chengxuan, teman sekelas lainnya. Dia juga mengatakan bahwa ia berencana untuk tidak makan daging dari sekarang. “Aku ingin menjadi orang Tzu Chi, dan mereka tidak makan daging.”

Keberhasilan anak-anak selama bulan 'tanpa daging' di bulan Mei ini menunjukkan bahwa menjadi vegetarian tidak sesulit yang orang pikirkan. Karena setiap orang muda atau tua, bisa melakukannya. (Sumber: www.tzuchi.org, diterjemahkan oleh: Riani Purnamasari/He Qi Utara)

  
 
 

Artikel Terkait

Menghimpun Hati dalam Doa Waisak Bersama 2024

Menghimpun Hati dalam Doa Waisak Bersama 2024

30 Mei 2024

Tzu Chi Palembang menyelenggarakan Doa Bersama Waisak di Sekolah Kusuma Bangsa untuk mengajak wong Palembang semakin damai dan berbahagia.

Gempa Palu: Terus Melayani Kesehatan Pengungsi

Gempa Palu: Terus Melayani Kesehatan Pengungsi

07 Oktober 2018
Distribusi obat-obatan yang terkendala tidak menyurutkan Tim Medis Tzu Chi Indonesia untuk terus memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Tim medis juga mengunjungi posko-posko pengungsian untuk memberikan layanan kesehatan kepada para pengungsi.
Tetap Bersumbangsih di Masa Pandemi

Tetap Bersumbangsih di Masa Pandemi

21 Januari 2021

Minggu, 17 Januari 2021, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun kembali melakukan kegiatan pengumpulan celengan bambu yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. Kegiatan ini pun diikuti 14 orang relawan yang bertugas mengumpulkan koin cinta kasih warga Karimun.

Menyayangi diri sendiri adalah wujud balas budi pada orang tua, bersumbangsih adalah wujud dari rasa syukur.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -