Pada Sesi Talkshow Johan Tando Ketua He Qi Jakarta Pusat dan koordinator program bebenah kampung Rudi Suryana (kanan) menceritakan pendampingan menjalankan Program Bebenah Kampung renovasi rumah Tidak Layak Huni di Kota Depok.
Relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Jakarta Pusat mengadakan kegiatan Pemberkahan Awal Tahun 2026 yang berlangsung di Tzu Chi Center Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, pada 1 Maret 2026. Pemberkahan awal tahun ini mengangkat tema “Jangan Lupakan Tekad Awal Masa Celengan Bambu - Selamanya Mengingat Ikrar Agung Silsilah dan Mazhab Tzu Chi.”
Acara dimulai pukul 14.00 WIB dan diawali dengan atraksi dua barongsai yang menghibur para peserta. Para tamu yang hadir pun turut memberi angpao ke dalam mulut singa barongsai sebagai simbol harapan dan keberkahan.
Barongsai juga di tampilkan di awal acara Pemberkahan Awal Tahun 2026 dan para peserta dnegan antusias menghampiri Barongsai untuk memberikan angpau.
“Tahun ini merupakan momen yang sangat istimewa karena Tzu Chi Internasional telah memasuki usia 60 tahun, dan Tzu Chi Indonesia memasuki tahun ke-33,” ujar Lie Anne dan Vera pemandu acara pemberkahan.
Ketua He Qi Jakarta Pusat, Johan Tando, bersama Koordinator Program Bebenah Kampung di wilayah Depok, Rudi Suryana, menjelaskan awal mula program bantuan renovasi rumah yang dijalankan oleh Yayasan Tzu Chi serta perkembangannya hingga proses serah terima kunci kepada warga penerima manfaat.
“Acara hari ini sangat membahagiakan. Sederhana, tetapi sungguh berkesan. Kita dapat melihat bagaimana Yayasan Tzu Chi berkembang dari niat awal melalui celengan bambu hingga seperti sekarang. Tentu setiap insan Tzu Chi memiliki harapan yang sama, yaitu menjernihkan hati, berdoa agar lingkungan kita menjadi baik, serta dunia terbebas dari bencana. Kita juga berharap agar tidak terjadi perang, karena hal itu sangat meresahkan kita semua,” jelas Rudi, Koordinator Program Renovasi Rumah di Kota Depok.
Relawan Tzu Chi dari He Qi Jakarta Pusat memperagakan bahasa isyarat tangan dengan judul Senyuman Terindah. Para relawan memperagakan isyarat tangan dengan indah dan anggun.
Anak–anak kelas Budi Pekerti yang di bawah bimbingan relawan dari komunitas He Qi Jakarta Pusat ikut bersumbangsih memperagakan bahasa isyarat tangan dengan judul lagu Celengan Bambu.
Pada sesi isyarat tangan, relawan mengajak para peserta untuk turut memperagakan bahasa isyarat tangan dengan lagu Senyuman Terindah. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penampilan anak-anak kelas Budi Pekerti yang membawakan lagu Celengan Bambu, serta penampilan isyarat tangan dari Anak Teratai Tzu Chi.
Para peserta dan tamu undangan juga disuguhkan tayangan video mengenai berbagai kegiatan relawan Tzu Chi, mulai dari Misi Amal, Misi Pendidikan, Misi Kesehatan, Misi Budaya Humanis, hingga Misi Pelestarian Lingkungan.
Tayangan video tersebut memberikan kesan mendalam bagi Ivana Adisurya, salah satu peserta yang baru bergabung menjadi relawan Tzu Chi.
“Aku merasa sangat senang dan terkesan, karena kita jadi tahu bahwa setiap dana yang kita donasikan benar-benar disalurkan kepada orang yang tepat. Aku juga berharap di tahun baru ini kita semua tetap diberkati kesehatan, rezeki yang baik, dan terbebas dari penderitaan,” ucap Ivana.
Perasaan serupa juga diungkapkan Regina yang hadir bersama ibunya, Ratna Nalasetya, seorang relawan Tzu Chi.
“Saya merasa terharu dan bangga. Ini merupakan perbuatan yang indah dan sangat berarti, karena masyarakat penerima bantuan juga menunjukkan rasa syukur dan apresiasi atas kebaikan yang diberikan. Saya sangat mendukung mama yang terlibat aktif dalam kegiatan Tzu Chi. Ini adalah langkah besar dan sangat positif, serta mampu menginspirasi orang lain untuk turut berbuat baik,” tutur Regina dengan bangga.
Johan Tando bersama relawan senior komite Tzu Chi memberikan angpao dari Master Cheng Yen sebagai ungkapan rasa terima kasih Master Cheng Yen kepada para donatur dan lainya yang selalu mendukung kegiatan-kegiatan Yayasan Tzu Chi.
Rui Ing relawan senior komite Tzu Chi memberikan angpao berkah dari Master Cheng Yen kepada anak-anak teratai Tzu Chi yang memperagakan bahasa isyarat tangan dengan indah.
Ratna Nalasetya juga mengungkapkan bahwa Regina merupakan salah satu donatur yang turut mendukung berbagai kegiatan Tzu Chi.
Pada akhir acara, relawan membagikan angpao berkah sebagai ungkapan terima kasih dan doa dari Master Cheng Yen, dengan harapan agar semua yang hadir dapat membangkitkan hati kebajikan.
“Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kami, Yayasan Tzu Chi, atas dukungan Bapak dan Ibu donatur sekalian. Donasi yang Bapak dan Ibu berikan sepenuhnya kami salurkan secara tepat sasaran dan bermanfaat. Kiranya semua yang kita lakukan dapat menumbuhkan cinta kasih dan kebijaksanaan dalam diri kita,” ujar Johan Tando, Ketua He Qi Jakarta Pusat, menutup rangkaian Pemberkahan Awal Tahun 2026.
Editor: Anand Yahya