Kehangatan Tzu Ching Surabaya Hadir di Tengah Warga Program Bebenah Kampung

Jurnalis : Diyang Yoga W (Tzu Chi Surabaya), Fotografer : Diyang Yoga W, Davian (Tzu Chi Surabaya)

Kastuni, salah satu penerima manfaat yang rumahnya sudah direnovasi tampak bahagia saat di kunjungi oleh Tzu Ching Surabaya.

Pada Rabu, 8 Juli 2026, pagi hari itu para relawan berkumpul di kantor Tzu Chi Surabaya dengan penuh semangat menyelenggarakan kegiatan kunjungan kasih. Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh relawan Abu Putih juga relawan Tzu Ching Surabaya (muda-mudi Tzu Chi).

Sebanyak 13 rumah penerima bantuan Program Bebenah Kampung di Kelurahan Petemon dikunjungi para relawan Tzu Chi untuk menjaring berkah juga menebarkan cinta kasih kepada masyarakat. Dalam kunjungannya kali ini, relawan melihat hasil perkembangan renovasi rumah dan memastikan seriap keluarga sudah merasakan kehidupan yang layak serta aman.

Di balik setiap langkah kecil, tersimpan tekad untuk belajar mencintai, mendengar, dan melayani dengan tulus. Bagi relawan, menjaring berkah bukan sekadar mengikuti kegiatan sosial, tetapi juga mewariskan nilai-nilai cinta kasih universal dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Relawan Tzu Ching dengan penuh semangat menyusuri Lorong-lorong sempit untuk menjangkau salah satu rumah penerima manfaat.

Tzu Ching di damping ketua RT yang terlihat senang saat melihat kondisi rumah warganya sedang dilakukan renovasi.

Menyusuri gang demi gang, melewati Lorong-lorong sempit tak mengurangi semangat relawan Tzu Chi untuk mengunjungi rumah para penerima bantuan yang telah selesai dibangun. Salah satu rumah wrga yang dikunjungi ialah milik Kastuni, warga Petemon IV No. 202-D Surabaya.

Saat relawan mengetuk pintuh rumahnya, senyum bahagia langsung terpancar dari wajah Kastuni ketika melihat relawan Tzu Chi datang. Ia mengungkapkan bahwa tak pernah membayangkan mendapatkan bantuan renovasi rumah, mengingat ia hanya seorang pedagang pecel yang penghasilannya hanya dapat mencukupi kehidupan sehari-hari.

"Dulu kanan kiri tembok rumah ikut tetangga, tiangnya juga pendek bikin cuaca di dalam rumah saya panas. Sekarang sudah nyaman dan saya berterima kasih  kepada Tzu Chi karena dengan bantuan ini rumah saya jadi lebih baik." ucapnya. Membangun rumah secara mandiri menjadi impian yang terasa begitu jauh dicapai bagi Kastuni. Karena itu, bantuan yang diterimanya menjadi anugerah yang menghadirkan harapan baru bagi keluarganya.

Kastuni, membersihkan rumahnya yang telah di renovasi dengan rasa bahagia.

Kunjungan berikutnya membawa relawan ke kediaman Tutik Prihatini, warga Petemon II No. 120-B Surabaya. Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan kebahagiaannya karena rumah yang selama ini ditempati akhirnya dapat direnovasi melalui Program Bebenah Kampung Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya.

"Terima kasih Tzu Chi dan semua relawan yang sudah membantu kami. Rumah kami sekarang menjadi lebih layak untuk ditempati. Kami sekeluarga sangat bersyukur atas perhatian dan kasih sayang yang diberikan," ucap Tutik dengan penuh kebahagiaan.

Di antara para relawan yang ikut menjaring berkah hari itu terdapat Yohanes, relawan Tzu Ching Surabaya yang bergabung pada November 2025. Mengikuti kunjungan kasih Bebenah Kampung kali ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan baginya. Melihat secara langsung perubahan kehidupan para penerima bantuan membuatnya semakin memahami makna dari menjaring berkah.

"Saya senang mereka mendapat kesempatan mengunjungi penerima manfaat Program Bebenah Kampung. Saya juga terharu menyaksikan rasa syukur para penerima manfaat. bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya benar-benar tepat sasaran. Melihat mereka dapat kembali menempati rumah dengan penuh kebahagiaan membuat hati saya ikut dipenuhi rasa syukur dan haru," ungkapnya. Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga baginya. Kebahagiaan yang terpancar dari wajah para penerima bantuan menghadirkan kebahagiaan yang sama di hati para relawan.

Salah satu penerima bantuan program Bebenah Kampung, menyambut hangat kedatangan relawan Tzu Ching.

Di tengah suasana kehangatan itu, para relawan memaknai bahwa setiap langkah yang dilakukan dengan ketulusan akan selalu menghadirkan kehangatan bagi diri sendiri maupun orang lain.

Kunjungan kasih hari itu menjadi pengingat bahwa membangun rumah bukan hanya tentang memperbaiki dinding dan atap, tetapi juga membangun kembali harapan, rasa aman, dan masa depan yang lebih baik bagi setiap keluarga.

Kehadiran Tzu Ching Surabaya dalam kunjungan ini juga menjadi bukti bahwa estafet cinta kasih terus berlanjut. Menjaring berkah bukan hanya tugas relawan senior Tzu Chi , tetapi juga panggilan bagi generasi muda untuk melanjutkan barisan cinta kasih, merawat nilai-nilai kebajikan, dan menyalakan harapan di tengah masyarakat.

Dengan hati penuh sukacita, para relawan pulang membawa keyakinan bahwa cinta kasih yang dilakukan bersama akan terus menginspirasi dan mengubah kehidupan banyak orang.

Editor: Nur Al Fajar Rumsari

Artikel Terkait

Tzu Chi Surabaya Awali Program Berbenah Kampung di Kelurahan Jagir

Tzu Chi Surabaya Awali Program Berbenah Kampung di Kelurahan Jagir

22 Agustus 2025

Tzu Chi Surabaya memulai Program Berbenah Kampung di Kelurahan Jagir pada 12 Agustus 2025, membantu 26 rumah pertama agar lebih layak huni. 

Air Mata Haru dan Senyum Syukur Warnai Bedah Rumah Tzu Chi Surabaya

Air Mata Haru dan Senyum Syukur Warnai Bedah Rumah Tzu Chi Surabaya

17 September 2025

Relawan Tzu Chi Surabaya melanjutkan program Bedah Rumah dengan melakukan survei ke rumah 24 warga di Kelurahan Ngagel Rejo. Dari senyum Ibu Suhartini hingga air mata haru Ibu Suyatmi.

Bergandengan Tangan Bersama Kecamatan Sawahan

Bergandengan Tangan Bersama Kecamatan Sawahan

09 Januari 2026

Rapat koordinasi Program Bebenah Kampung bersama Pemerintah Kecamatan Sawahan berlangsung hangat demi membawa manfaat dan harapan baru bagi warga Kecamatan Sawahan pada Selasa, 6 Januari 2026.

Benih yang kita tebar sendiri, hasilnya pasti akan kita tuai sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -