Langkah Sederhana Memberikan Harapan untuk Bumi

Jurnalis : Jollin Jean Dwisheryn (Tzu Ching Medan), Fotografer : Joffin Sigmund Perdana (Relawan Tunas)

Mariany, relawan misi pelestarian lingkungan, memberikan edukasi kepada peserta mengenai pentingnya pelestarian lingkungan serta cara memilah sampah berdasarkan jenisnya.

WAVES (We Are Vegetarian and Earth Savior) merupakan salah satu kegiatan pelestarian lingkungan yang dibentuk oleh Tzu Ching (Muda Mudi Tzu Chi) sebagai wujud kepedulian terhadap bumi. Tzu Ching Medan pun melaksanakan kegiatan ini pada 29 Maret 2026, di Kantor Tzu Chi Medan, mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Dalam kegiatan ini, para peserta diajak untuk tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam memilah sampah daur ulang sebagai upaya nyata melestarikan bumi.

Sebagai pembuka, Mariany selaku relawan misi pelestarian lingkungan memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam, termasuk cara memilah sampah berdasarkan jenisnya. Edukasi ini menjadi bekal awal yang penting, agar peserta tidak sekadar melakukan kegiatan secara teknis, tetapi juga mengerti makna di balik setiap tindakan. Bagi para peserta, memilah sampah bukan hanya aktivitas sederhana, melainkan bentuk tanggung jawab manusia dalam merawat bumi sebagai tempat tinggal bersama. Setelah sesi edukasi, peserta langsung diajak untuk mempraktikkan pemilahan sampah daur ulang, mulai dari botol plastik, kertas, hingga berbagai jenis bahan lainnya sesuai kategorinya.

Memasuki sesi praktik, kegiatan berlangsung dengan penuh semangat. Interaksi hangat antar peserta, yang sebagian besar merupakan muda-mudi, menciptakan suasana kebersamaan yang terasa akrab dan menyenangkan. Kebersamaan ini tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga menumbuhkan rasa kepedulian yang lebih dalam terhadap lingkungan.

“Semoga Tzu Ching selanjutnya bisa menginspirasi dan melanjutkan kegiatan ini secara konsisten, karena kegiatan pelestarian lingkungan sangat penting. Dengan memilah sampah, kita turut membantu melindungi bumi dan menjadi pahlawan bagi lingkungan,” ucap Mariany.

Koordinator kegiatan, Vivian, turut terlibat langsung dalam proses pemilahan sampah daur ulang bersama para relawan.

Hal senada juga dirasakan oleh Vivian selaku koordinator kegiatan. Ia mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat mengambil peran dalam kegiatan ini sekaligus mendapatkan banyak pembelajaran berharga.

“Saya sangat merasa terhormat bisa menjadi koordinator pada kegiatan hari ini. Saya belajar banyak tentang leadership, dan juga bersyukur memiliki para Tzu Ching yang saling membantu sehingga setiap tantangan terasa lebih ringan dan kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Pengalaman berkesan turut dirasakan oleh Vellawati, yang untuk pertama kalinya mengikuti kegiatan kerelawanan bersama Tzu Chi. Berawal dari ajakan seorang teman, ia justru menemukan kebahagiaan dan pembelajaran baru dalam kegiatan ini.

“Ini pertama kalinya saya ikut kegiatan volunteer dan Tzu Chi. Awalnya diajak teman, dan ternyata saya sangat senang bisa berada di sini. Saya belajar banyak hal, terutama tentang pentingnya memilah dan mendaur ulang sampah agar dunia menjadi lebih bersih, asri, dan hijau,” katanya.

Vellawati melakukan pemilahan botol plastik sebagai bagian dari praktik langsung pengelolaan sampah daur ulang.

Kegiatan ini sejalan dengan kata perenungan Master Cheng Yen, “Cara kita berterima kasih dan membalas budi baik bumi adalah dengan tetap bertekad melestarikan lingkungan.” Pesan ini menjadi pengingat bahwa sebagai generasi penerus, muda-mudi memiliki peran penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik. Melalui kegiatan seperti WAVES, diharapkan akan lahir lebih banyak “pahlawan bumi” yang tidak hanya peduli, tetapi juga berani mengambil tindakan nyata demi kelestarian lingkungan.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Langkah Kecil Relawan Tzu Chi untuk Bumi

Langkah Kecil Relawan Tzu Chi untuk Bumi

22 Oktober 2025

Relawan Tzu Chi Kebon Jeruk mengadakan kegiatan pelestarian lingkungan (19/10/2025). Mereka mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan bumi melalui aksi sederhana seperti memilah barang-barang yang bisa di daur ulang.

Belajar Nilai Kemanusiaan dari Pengolahan Sampah

Belajar Nilai Kemanusiaan dari Pengolahan Sampah

03 Desember 2025

Relawan Tzu Chi dari He Qi Barat 1 dan relawan depo pelestarian lingkungan menerima kunjungan dari mahasiswa Universitas Bina Nusantara (Binus) Online di Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Rusun Cinta Kasih Tzu Chi, Cengkareng.

Menggalakkan Titik Pengumpulan Daur Ulang

Menggalakkan Titik Pengumpulan Daur Ulang

25 September 2018

Tzu Chi Medan dewasa ini telah mempunyai tujuh Depo Pelestarian Lingkungan yaitu Depo Pelestarian Lingkungan di Kompleks Cemara Asri, Depo Mandala, Depo Titi Kuning, Depo Binjai. Tiga Depo lagi berada di luar kota yaitu Depo Pelestarian Lingkungan Tebing Tinggi, Pematang Siantar, dan Kisaran. Mengapa Tzu Chi Medan membangun titik pengumpulan daur ulang?

Orang yang memahami cinta kasih dan rasa syukur akan memiliki hubungan terbaik dengan sesamanya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -