Love in Santa Anna
Jurnalis : Lisda (He Qi Utara), Fotografer : Aris Widjaja, Lisda ( HeQi Utara )| |
| ||
Melayani sesama yang kurang mampu adalah tujuan mendirikan panti jompo ini. Ada 30 orang lanjut usia yang menempati panti jompo ini. Mereka semua berasal dari latar belakang yang berbeda, beda agama, beda suku, dan beda bangsa. Hari itu Rabu 17 November 2010, kedatangan relawan disambut sukacita oleh biarawati Ludwina dan opa-oma yang sudah menunggu sedari tadi. Relawan agak terlambat datang karena sebelumnya melakukan penggalangan dana untuk para korban letusan Gunung Merapi di Yogyakarta di pasar tradisional Teluk Gong, Jakarta Utara. Yang Selalu Dinantikan
Keterangan :
Oma Lili, Oma Lusia, Opa Owy dan oma-opa lainnya semua memiliki hati yang sama, kerinduan untuk pulang ke rumah dan berkumpul bersama sanak keluarga. Namun hal itu dipendam dalam hati, hanya menunggu kabar sukacita dari hari ke hari, entah sampai kapan. | |||
Artikel Terkait
Saat Terbebas dari Katarak
20 Mei 2016Kedua mata Dono (65) telah sembuh dari katarak. Setelah tahun lalu (Agustus 2015) mata kirinya dioperasi, kini giliran mata kanannya dioperasi kataraknya dalam Baksos Kesehatan Tzu Chi pada 15 Mei 2016.
Kisah Pasien Tjie Tek Wai : Energi Positif Pelatihan Diri
28 Juli 2016"Niat Baik Berdonor Darah di Tengah Wabah"
28 Agustus 2020Pada 15 Agustus 2020 Xie Li Lampung melaksanakan kegiatan donor darah dengan tetap menerapkan protokol pencegahan COVID-19. Untuk menghindari antrian yang menyebabkan pendonor berkerumun, relawan melakukan pengaturan kedatangan pendonor menjadi 5 sesi. Jumlah pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya adalah sebanyak 75 orang.







Sitemap