Love in Santa Anna
Jurnalis : Lisda (He Qi Utara), Fotografer : Aris Widjaja, Lisda ( HeQi Utara )| |
| ||
Melayani sesama yang kurang mampu adalah tujuan mendirikan panti jompo ini. Ada 30 orang lanjut usia yang menempati panti jompo ini. Mereka semua berasal dari latar belakang yang berbeda, beda agama, beda suku, dan beda bangsa. Hari itu Rabu 17 November 2010, kedatangan relawan disambut sukacita oleh biarawati Ludwina dan opa-oma yang sudah menunggu sedari tadi. Relawan agak terlambat datang karena sebelumnya melakukan penggalangan dana untuk para korban letusan Gunung Merapi di Yogyakarta di pasar tradisional Teluk Gong, Jakarta Utara. Yang Selalu Dinantikan
Keterangan :
Oma Lili, Oma Lusia, Opa Owy dan oma-opa lainnya semua memiliki hati yang sama, kerinduan untuk pulang ke rumah dan berkumpul bersama sanak keluarga. Namun hal itu dipendam dalam hati, hanya menunggu kabar sukacita dari hari ke hari, entah sampai kapan. | |||
Artikel Terkait
Touring Sambil Baksos untuk Atasi Covid-19
25 Juni 2020Yayasan Buddha Tzu Chi Bandung bersama Gubernur Jabar, Pangdam III/ Siliwangi, Kapolda Jabar, Bupati Kab. Bandung beserta jajaran dari setiap instansi menggelar touring baksos pembagian (secara simbolis) paket sembako bagi warga yang membutuhkan di wilayah Soreang dan Ciwidey.
Mengembalikan Rumah Nyaman untuk Kho Seng Huat
19 Oktober 2017Semangat Anak-Anak Milenial
29 Agustus 2019Setelah 5 tahun, akhirnya Tzu Ching Medan kembali mengadakan Tzu Ching Camp yang ke-3 pada 17 dan 18 Agustus 2019, bertepatan di Hari Kemerdekaan Indonesia. Tema dari Tzu Ching Camp ini yaitu Millenilas Spirit We Can Do It - Yea... Tema ini sekaligus merupakan yel-yel untuk Tzu Ching Camp.







Sitemap