Melatih Diri Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Jurnalis : Calvin (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Beverly, Calvin (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)


Minggu, 22 April 2018, relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun melakukan kegiatan Gong Xiu. Sebanyak 39 relawan yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.


Relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun dengan khidmat melakukan kebaktian Sutra Lotus yang berdurasi 60 menit.

Relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan kegiatan Gong Xiu pada Minggu, 22 April 2018. Gong Xiu yang berarti pelatihan diri bersama, dilakukan sejak pukul 09.00 pagi di Kantor Tzu Chi Tanjung Balai Karimun. Sesuai dengan maknanya, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengajak para relawan, anak asuh, dan penerima bantuan Tzu Chi untuk melatih diri dengan melaksanakan kebaktian Sutra Lotus dan pradaksina (mengelilingi objek sebanyak 3 kali) bersama-sama.

Kegiatan ini diawali dengan melakukan kebaktian Sutra Lotus yang dipimpin oleh Sukmawati, Ketua Tzu Chi Tanjung Balai Karimun. Ada sebanyak 39 relawan yang berpartisipasi dalam kegiatan yang berdurasi 60 menit ini. Selama kebaktian, relawan, anak asuh, dan penerima bantuan Tzu Chi selalu khidmat. Setelah kebaktian, para hadirin diharapkan untuk bermeditasi selama 5 menit untuk menenangkan batin mereka.


Para relawan diberikan sebuah tayangan Master Cheng Yen Bercerita yang berjudul Cacing di Lubang Kotoran.


Sukmawati, koordinator kegiatan menjelaskan intisari Master Cheng Yen Bercerita kepada para relawan.

Kegiatan hari itu juga dilengkapi dengan melihat sebuah tayangan Master Cheng Yen Bercerita berjudul Cacing di Lubang Kotoran. Dalam cerita itu, ada seorang mamati yang terpengaruh ketamakan. Dia yang menyimpan semua persembahan untuk para Sangha (perkumpulan Bhiksu dan Bhiksuni) untuk kepentingan diri sendiri. Intisari dari cerita Master Cheng Yen adalah harus menjaga tekad pelatihan diri dalam keseharian. Tubuh, ucapan, dan pikiran kita harus dijaga dengan baik.

Sebelum melakukan pradaksina, relawan kembali diingatkan bagaimana awal mula terbentuknya Tzu Chi dan perjuangan untuk membentuk Tzu Chi. Tayangan tersebut diharapkan bisa memotivasi relawan untuk selalu bersemangat mengikuti jejak langkah Master Cheng Yen.

Editor: Metta Wulandari


Artikel Terkait

Kamp Pelatihan Relawan Komite dan APL Tahun 2026: Berbeda Jalan, Satu Tujuan

Kamp Pelatihan Relawan Komite dan APL Tahun 2026: Berbeda Jalan, Satu Tujuan

21 April 2026

Phoebe, Wina, dan Marintan, menjalani perjalanan berbeda dalam menemukan Tzu Chi. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada kata terlambat untuk berbuat baik.

Mendalami Filosofi Tzu Chi dengan Pelatihan Relawan Abu Putih

Mendalami Filosofi Tzu Chi dengan Pelatihan Relawan Abu Putih

05 Desember 2025

Tzu Chi Medan mengadakan Pelatihan Abu Putih I tahun 2026 yang diikuti 112 relawan pada Minggu, 23 November 2025. Pelatihan ini mengusung tema Menyadari Berkah, Menghargai Berkah, Menciptakan Berkah Kembali.

Jangan Tunda Berbuat Baik

Jangan Tunda Berbuat Baik

25 Maret 2019

Salah satu relawan baru yang bernama Wena sudah memantapkan diri untuk menjadi relawan Tzu Chi setelah mendengarkan penjelasan dari Dwi Hariyanto. Hal itu ia lakukan karena tidak ingin menyia-yiakan waktunya lagi. “Kalau bisa langsung membantu, itu lebih baik lagi,” ungkapya.

Kita harus bisa bersikap rendah hati, namun jangan sampai meremehkan diri sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -