Memahami Dharma dan Bertobat
Jurnalis : Teddy Lianto, Fotografer : Teddy Lianto
|
| ||
Pada awal tahun 2011, Master Cheng Yen mengimbau semua relawan untuk mempraktikkan Dharma Buddha dalam kehidupan sehari-hari mereka, menghormati semua makhluk hidup dan bervegetarian. Beliau meminta para pengikutnya untuk bergabung dalam kegiatan bedah buku dan mempelajari Sutra Pertobatan Air Samadhi, agar kemudian dapat memahami karma mereka dan bertobat dari kebiasaan buruk mereka. Bencana alam yang terus terjadi di seluruh dunia tampaknya tak kunjung berkurang. Satu-satunya cara untuk mengurangi bencana adalah dengan menyucikan hati manusia dan mengurangi keserakahan. Latihan Bersama
Keterangan :
Pada tanggal 22 dan 30 November 2011, relawan Tzu Chi dari wilayah He Qi Selatan mengadakan kegiatan latihan gerakan isyarat tangan ( shou yu ) di Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang bertempat di Gedung ITC Mangga Dua lantai 6 Jakarta. “Sebenarnya sudah sejak lama kegiatan ini dilakukan, tetapi berhubung sebentar lagi akan diadakan kegiatan pemberkatan akhir tahun pada bulan Januari 2012 nanti maka kegiatan pelatihan ini menjadi lebih rutin,” jelas Eva Wiyogo Shijie, relawan Tzu Chi yang aktif di komunitas relawan isyarat tangan . Eva Shijie menerangkan jika kegiatan pelatihan isyarat tangan ini telah dilakukan oleh tiap He Qi jauh hari sebelumnya, dan rencananya pada tanggal 7 Desember 2011 nanti akan dilakukan latihan secara bersama-sama (seluruh He Qi) tiap minggunya di Aula Jing Si Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. “Pada tahun ini, hanya relawan dari Jakarta saja yang dilibatkan. Untuk jumlah pemain yang dibutuhkan lebih kurang sekitar 216 orang dan untuk pelatihan drama ini, saya belajar dulu dari Rebecca Halim atau biasa disapa Li Ping Shijie, He Xin relawan isyarat tangan , kemudian saya teruskan ke relawan lainnya,” jelas Eva. Eva juga menambahkan rencana pemberkatan akhir tahun ini baru merupakan awalnya saja, karena rencananya pada tahun 2013, akan diadakan pemberkahan akhir tahun di Senayan dengan melibatkan relawan dari seluruh kantor cabang Tzu Chi di seluruh Indonesia. Jumlah pemain yang dibutuhkan lebih kurang sekitar 2000 orang. ”Kita (relawan Tzu Chi) berdoa, semoga semua rencana untuk tahun depan dapat berjalan lancar,” ucap Eva.
| |||
Artikel Terkait
Gereja Milik Bersama di Desa Dofyo Wafor Biak
20 November 2019Tzu Chi Biak membantu pembangunan Gereja GBGP Jemaat Efata Dofyo Wafor, Biak Utara. Gereja itu sudah 14 tahun berdiri. Kondisinya masih layak, namun tidak mampu lagi menampung jemaat yang semakin banyak. Di lain pihak, posisi gereja yang berada di bukit agak menyulitkan bagi para jemaat lansia untuk naik karena jalanan yang menanjak dan licin.
Suara Kasih: Memegang Teguh Ajaran Kebenaran
28 Februari 2013 Manusia sudah lupa bagaimana cara melatih diri dan memegang teguh ajaran Buddha. Hati manusia sudah ternodai oleh nafsu keinginan dan kegelapan batin. Karena itu, saya sering berkata bahwa Dharma sejati adalah kebenaran yang tidak ber terpengaruh kondisi. Ajaran kebenaran ini tidak bertambah dan tidak berkurang.








Sitemap