Membantu Bisa dengan Apa Saja

Jurnalis : Natalina Thomas (Tzu Chi Medan), Fotografer : Lukman, Effendy Leman (Tzu Chi Medan)
 
foto

Dokter THT memeriksa pasien dengan penuh perhatian.

Sejak pagi sekali, langit di atas kota Medan tanggal 12 April 2009 diselimuti awan tebal. Tak seberapa lama kemudian hujan turun dengan lebatnya. Dengan menembus siraman hujan, relawan berangkat menuju lokasi baksos kesehatan di Lapangan Bola Kaki PTPN II Jl. Pante Labu Desa Emplasmen Kuala Namu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, sekitar satu jam perjalanan dari Medan.

Baksos kali ini merupakan hasil kerja sama Tzu Chi dengan Brigade Infanteri 7/Rimba Raya Galang, sebagai rangkaian latihan pratugas satuan tugas Batalyon Infanteri 125/Simbisa dalam rangka operasi pengamanan daerah rawan Maluku. Setibanya di lokasi, hujan sudah mereda menjadi gerimis. Relawan berdoa bersama dalam 13 unit tenda baksos, berharap agar hujan segera reda dan kegiatan baksos dapat berlangsung dengan lancar dan selamat.

Dengan melibatkan 185 orang relawan dari Medan, Tebing Tinggi dan Pantai Labu, serta 60 dokter TIMA, baksos memberikan pelayanan kesehatan bagi 479 pasien mata, 232 pasien gigi, dan 112 pasien THT, dan 80 pasien bedah minor. “Saya senang dilayani oleh relawan Tzu Chi, mereka semua ramah-ramah dan baik-baik. Mulai dari awal saya datang sampai mau ambil obatnya, saya tetap dilayani. Semoga saja kegiatan seperti ini dapat berkesinambungan terus”, ujar Fitriah (17 tahun), salah satu pasien mata.

foto  foto

Ket : - Relawan memberi penghiburan pada pasien yang menunggu giliran periksa. (kiri)
         - Relawan memberi pendampingan sejak awal sampai akhir baksos. Cinta kasih tak memandang perbedaan
           agama, ras, dan bangsa. (kanan)

“Dengan adanya kerja sama dengan Tzu Chi ini, anggota TNI dapat lebih meningkatkan komunikasi dengan masyarakat sekaligus melakukan pemanfaatan latihan pratugas ini,” kata Kolonel Infantri Asrobudi. “Sesuai dengan salah satu tujuan TNI yaitu memperlancar usaha-usaha yang dapat mensejahterakan masyarakat sekitar dan mengatasi kesulitan warga,” tambah Mayor Infantri Julianus Karokaro. Kegiatan juga dihadiri oleh Pangdam I/BB Mayjen TNI Burhanuddin Amin dan pejabat Kodam I/BB, serta Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan dan pejabat Pemkab Deli Serdang lainnya. “Saya mendukung acara ini sebagai unjuk kepedulian Yayasan Buddha Tzu Chi dan TNI terhadap masyarakat kurang mampu dalam masalah kesehatan dan pengobatan,” ungkap Mayjen TNI Burhanuddin Amin.

Dengan sigap dan penuh cinta kasih relawan Tzu Chi mendampingi dan memberi penghiburan pada setiap pasien. Hal ini terucap dari salah seorang relawan baru Herman (25), “Saya senang ikut bergabung dengan Tzu Chi, ini pertama kalinya saya mengikuti acara baksos Tzu Chi. Saya salut dan bangga karena di sini saya bisa membantu banyak orang. Membantu orang tidak harus berduit, tetapi bisa juga dengan tenaga. Semoga setiap orang mau menjalankan pola hidup bersahaja, namun tidak lupa untuk tetap berbuat kebajikan setiap harinya.”

 

Artikel Terkait

Mengenal Tzu Chi Melalui Sosialisasi

Mengenal Tzu Chi Melalui Sosialisasi

23 Desember 2009 umat, 4 Desember 2009, diadakan sosialisasi mengenai Tzu Chi kepada perwakilan dari Kodam III/Siliwangi, Kodim 0612/Tasikmalaya, Dinas Pendidikan Kab. Bandung, Dinas Pendidikan Pangalengan, Lurah Pangalengan, serta staf pengajar Sekolah Dasar di Pangalengan. Adapun tujuan dari sosialisasi ini adalah memperkenalkan Tzu Chi, terutama misi pendidikan Tzu Chi.
Beras Cinta Kasih Untuk Saling Menginspirasi

Beras Cinta Kasih Untuk Saling Menginspirasi

17 November 2014

Kegiatan ini bertujuan sebagai wujud bakti sosial kepada warga yang kurang mampu. Warga yang telah disurvei dan termasuk dalam kriteria tidak mampu akan memperoleh kupon pengambilan beras dan berhak mendapatkan satu karung beras seberat 20 Kg.

Berseminya Tzu Chi di Tanjung Balai Karimun

Berseminya Tzu Chi di Tanjung Balai Karimun

10 Juni 2011
Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Liu Su Mei mengajak seluruh relawan untuk terus bersemangat menyumbangkan tenaganya di Tzu Chi. “Saya sangat terharu dan bangga terhadap relawan Tanjung Balai Karimun, karena meskipun merupakan kota kecil, tetapi mampu mendirikan Kantor Penghubung Tzu Chi sendiri,” kata Liu Su Mei.
Bila sewaktu menyumbangkan tenaga kita memperoleh kegembiraan, inilah yang disebut "rela memberi dengan sukacita".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -