Menanamkan Karakter Mulia Melalui Kelas Budi Pekerti

Jurnalis : Novianty (He Qi Jakarta Barat 1), Fotografer : Rachmat Sudarmanto, Yumin (He Qi Jakarta Barat 1)

Shi Jie Shinta menjelaskan bahwa tema pembelajaran mengacu pada kata perenungan dari Master Cheng Yen.

Relawan Tzu Chi Komunitas He Qi Barat 1 dan He Qi Barat 2 mengadakan sosialisasi Kelas Budi Pekerti Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Cinta Kasih Cengkareng pada 21 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para orang tua untuk mengenal lebih dekat pendidikan karakter yang menanamkan nilai-nilai kebajikan sejak dini.

Shi Jie Lasmi menjelaskan empat landasan utama Kelas Budi Pekerti, yaitu keterampilan hidup sehari-hari, pendidikan karakter, pendidikan kehidupan, dan pendidikan lingkungan. “Keempat landasan ini diharapkan membantu anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berakhlak baik, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan,” tutur Shi Jie Lasmi.

Para orang tua bersama calon peserta Kelas Budi Pekerti sedang mendengarkan penjelasan dari Shi Jie Lasmi tentang empat landasan pendidikan.

Usai mengikuti sosialisasi, para orang tua melengkapi kebutuhan putra-putri mereka dengan membeli seragam dan perlengkapan Kelas Budi Pekerti sebagai persiapan untuk mengikuti kegiatan pembelajaran.

Sementara itu, Shi Jie Shinta menyampaikan bahwa tema pembelajaran mengacu pada Kata Perenungan Master Cheng Yen dan disesuaikan dengan usia anak. Pembelajaran juga dikemas melalui kegiatan seni dan kerajinan tangan yang menyenangkan agar nilai-nilai kebajikan lebih mudah dipahami dan diterapkan.

Ibu Miki, salah satu calon orang tua siswa, mengaku antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Ia berharap kedua anaknya dapat belajar tata krama, memperluas pergaulan, serta bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. “Karakter yang baik adalah bekal berharga bagi masa depan anak. Melalui pendidikan yang penuh cinta kasih, benih-benih kebajikan dapat tumbuh dan bersemi dalam kehidupan mereka,” ujar Ibu Miki.

Ibu Miki, salah satu orang tua calon peserta Kelas Budi Pekerti, menyambut dengan antusias kelas Budi Pekerti dan berencana mendaftarkan kedua anaknya.

Sejalan dengan pesan Master Cheng Yen, “Pendidikan anak adalah mengajarkan tata krama, mengasuh budi pekerti, menunjukkan jalan, dan memandu ke arah yang benar.” Pendidikan bukan hanya tentang menambah pengetahuan, tetapi juga menuntun anak untuk mengenal nilai kemanusiaan, menghargai sesama, dan menumbuhkan cinta kasih dalam kehidupan sehari-hari.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Belajar Budi Pekerti di Balai Penitipan Anak

Belajar Budi Pekerti di Balai Penitipan Anak

22 Juni 2023

Pelajaran budi pekerti diajarkan relawan Tzu Chi di Kutai Barat, Kalimantan Timur, untuk anak-anak di Balai Penitipan Anak (BPA)  Perkebunan Sungai Pahu Estate Selasa (13/6/23).

Bersyukur Atas Budi Orang Tua

Bersyukur Atas Budi Orang Tua

11 Mei 2018

Tim pendidikan komunitas Tzu Chi He Qi Utara 1 mengadakan kelas budi pekerti bertema “Bulan Bakti”. Sebanyak 79 anak melakukan prosesi basuh kaki dan persembahan teh kepada orang tua, serta memberikan ungkapan kasih sayang melalui bunga, kartu, dan surat.


Kelas Spesial untuk Menyambut Hari Ibu

Kelas Spesial untuk Menyambut Hari Ibu

20 Desember 2024

Pada Minggu, 8 Desember 2024 sebanyak 27 Xiao Pu Sha mengikuti Qin Zi Ban (Kelas Budi Pekerti Tzu Chi) dengan tema “Pendidikan Jasmani: Lahirnya Kehidupan” di Kantor Penghubung Tzu Chi Palembang

Jangan takut terlambat, yang seharusnya ditakuti adalah hanya diam di tempat.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -