Menebar Kasih di Pedalaman Asmat

Jurnalis : dok Tzu Chi Indonesia, Fotografer : dok Tzu Chi Indonesia
doc tzu chi indonesia

Relawan Tzu Chi memberikan perhatian untuk masyarakat Kabupaten Asmat yang mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk pada anak dan campak dengan membagikan sembako. Bantuan terdiri dari gelombang 1 dan 2 supaya bisa menunjang pemulihan masyarakat Asmat setelah KLB tersebut statusnya dicabut.

Survei Bantuan di Asmat

Perhatian dan Kepedulian untuk Asmat

Persiapan Bantuan Tzu Chi ke Asmat Gelombang 2

Melihat dari Dekat Kehidupan Penduduk di Asmat

Menyebar Kasih ke Pedalaman Asmat

Air Hujan Sebagai Sumber Kehidupan


Artikel Terkait

Bantuan Banjir Tzu Chi di Cianjur

Bantuan Banjir Tzu Chi di Cianjur

26 April 2018

Pada Sabtu, 7 April 2018 banjir melanda Kota Cianjur, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi akibat luapan air Sungai Cianjur sehingga menyebabkan beberapa rumah hanyut, ratusan rumah rusak, serta kerugian material yang cukup besar akibat banjir tersebut. Merespon peristiwa banjir tersebut, Tzu Chi memberikan paket bantuan bagi para korban banjir di 3 kelurahan di Cianjur yaitu Kelurahan Pamoyanan, Kelurahan Sayang, dan Kelurahan Sukamaju.

Tantangan Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Mendidik Anak di Era Digital

03 Desember 2018

Untuk menjawab tantangan mendidik anak di era digital, Tzu Chi Indonesia pada Sabtu, 3 November 2018 mengadakan seminar pendidikan di Aula Jing Si, Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara. Selain itu Tzu Chi Indonesia juga memiliki kelas budi pekerti yang rutin dilakukan. Kelas ini mendidik anak-anak agar berkarakter serta memiliki moral yang baik dan berbudaya humanis.

15 tahun TIMA Indonesia

15 tahun TIMA Indonesia

27 November 2017

Bulan November 2017, Tzu Chi International Medical Association (TIMA) Indonesia genap berusia 15 Tahun. Serangkaian acara perayaan ulang tahun juga diselenggarakan pada Minggu, 19 November 2017 di ruang Guo Yi Ting, Tzu Chi Center Jakarta. Selain perayaan ulang tahun, acara tersebut juga menjadi momentum untuk melantik anggota baru TIMA Indonesia dengan jumlah 103 orang yang berasal dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

Orang bijak dapat menempatkan dirinya sesuai dengan kondisi yang diperlukan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -