Para relawan Tzu Chi dengan penuh semangat memilah sampah plastik, kardus, dan pakaian bekas dalam kegiatan Pelestarian Lingkungan.
Segenggam sampah yang kerap dipandang tak bernilai, di tangan para relawan Tzu Chi justru menjelma menjadi segenggam emas penuh makna. Melalui kegiatan daur ulang sampah plastik, karton, dan pakaian bekas, para relawan menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.
Kegiatan Pelestarian Lingkungan ini dilaksanakan pada Minggu pagi, 21 Desember 2025, bertepatan dengan minggu ketiga akhir tahun. Bertempat di Kompleks Pluit Timur Residence Taman Tengah, kegiatan diikuti oleh 19 relawan Tzu Chi komunitas Heqi Pluit, Huai Pluit Indah. Selain sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang hangat dan penuh kebersamaan antarrelawan.
Sejak pukul delapan pagi, beberapa relawan telah hadir untuk mempersiapkan tenda dan perlengkapan kegiatan. Meski cuaca tampak mendung, semangat para relawan tetap menyala. Setelah persiapan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan memilah sampah plastik, kardus, serta pakaian ke tempat masing-masing.
Eka Liliani (baju abu kiri), yang bergabung dengan Tzu Chi sejak Mei 2025, mengungkapkan rasa syukur dapat belajar memilah sampah melalui kegiatan Pelestarian Lingkungan Tzu Chi.
Hadi Wilson dari Palmerah merasakan kehangatan dan makna mendalam dengan bergabung dalam kegiatan Tzu Chi. Memberinya kegiatan bermakna dan mengurangi rasa kesepian melalui pelayanan bagi masyarakat.
Botol plastik bekas dipisahkan dari tutup botol dan label merek, lalu dikumpulkan ke dalam kantong plastik besar untuk selanjutnya didaur ulang. Begitu pula dengan pakaian, tas, dan barang lainnya. Seluruh proses dilakukan dengan penuh sukacita, karena para relawan menyadari bahwa upaya sederhana ini dapat membawa kebahagiaan dan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Di sela kegiatan, dua relawan baru turut membagikan kesan mereka. Eka Liliani, yang bergabung dengan Tzu Chi pada Mei 2025, mengungkapkan rasa syukurnya dapat menjadi bagian dari keluarga besar Tzu Chi Indonesia. “Saya sangat bersyukur bisa bergabung dengan Tzu Chi. Melalui kegiatan Pelestarian Lingkungan ini, saya belajar langsung bagaimana memilah sampah dengan benar. Kegiatan sederhana ini membuat saya bahagia karena ternyata bisa membawa manfaat besar. Semoga para relawan Tzu Chi yang baru maupun yang sudah lama bergabung selalu menjaga semangat untuk terus berbuat baik,” ujarnya.
Sebanyak 19 orang relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Pluit dan Hu Ai Pluit Indah melaksanakan kegiatan Pelestarian Lingkungan di Pluit Timur Residence.
Hal serupa disampaikan oleh Hadi Wilson dari Palmerah. Di usianya yang terbilang sudah senior, ia merasakan kehangatan dan makna mendalam dengan bergabung dalam kegiatan Tzu Chi. “Saya senang melihat Tzu Chi hadir membantu masyarakat luas. Di usia saya saat ini, bergabung dengan Tzu Chi memberi saya kegiatan yang bermakna. Rasa kesepian dan kekosongan berkurang karena saya bisa mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan pelestarian lingkungan ini pun ditutup dengan foto bersama serta perayaan sederhana ulang tahun salah satu relawan Tzu Chi yang menambah kehangatan dan rasa syukur di antara para relawan yang hadir.
Editor: Fikhri Fathoni