Menggenggam Ketulusan dalam Cinta Kasih

Jurnalis : doc tzu chi, Fotografer : doc tzu chi

doc tzu chi

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia turut memperingati berdirinya Yayasan Buddha Tzu Chi Taiwan. Peringatan Ulang Tahun Tzu Chi ke-51 ini dirayakan penuh khidmat dengan pembacaan Sutra Bhaisajyaguru melalui sambungan langsung dengan Griya Jing Si Taiwan. Selain itu, dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak, Hari Ibu Internasional, dan Hari Tzu Chi Sedunia 2017, relawan Tzu Chi juga mengadakan kegiatan Chao San berupa ritual Namaskara “San bu yi bai”, tiga langkah satu sujud di lapangan Teratai Aula Jing Si, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

HUT Tzu Chi ke-51: Tetap Menggenggam Ketulusan dalam Berbagi Cinta Kasih

Menjernihkan Hati, Kembali Pada Hakikat Diri



Artikel Terkait

Tzu Chi Entrepreneur Conference

Tzu Chi Entrepreneur Conference

03 Agustus 2018
Minggu, 29 Juli 2018. Konferensi Pengusaha Indonesia yang pertama kali digelar Tzu Chi Indonesia di Aula Jing Si, Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh 512 pengusaha dari berbagai bidang. Selain dari Jakarta, para peserta juga yang berasal dari luar kota seperti Batam, Lampung, Palembang, Makassar, bahkan beberapa datang dari Malaysia.
Tantangan Mendidik Anak di Era Digital

Tantangan Mendidik Anak di Era Digital

03 Desember 2018

Untuk menjawab tantangan mendidik anak di era digital, Tzu Chi Indonesia pada Sabtu, 3 November 2018 mengadakan seminar pendidikan di Aula Jing Si, Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara. Selain itu Tzu Chi Indonesia juga memiliki kelas budi pekerti yang rutin dilakukan. Kelas ini mendidik anak-anak agar berkarakter serta memiliki moral yang baik dan berbudaya humanis.

Bantuan Tzu Chi untuk Gempa Lombok, NTB

Bantuan Tzu Chi untuk Gempa Lombok, NTB

03 Agustus 2018 Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat pada 29 Juli 2018 menimbulkan korban jiwa, ratusan orang luka-luka, serta merusak ribuan rumah di wilayah Lombok Timur dan Lombok Utara. Atas kejadian tersebut, Tzu Chi Indonesia memberikan bantuan langsung kepada para korban luka berat gempa Lombok berupa santunan biaya hidup.
Dengan keyakinan yang benar, perjalanan hidup seseorang tidak akan menyimpang.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -