Mengubah Sampah (Barang Bekas) Menjadi Berkah

Jurnalis : Christine Desyliana (He Qi Barat 1), Fotografer : Christine Desyliana (He Qi Barat 1)

Langit cerah, pepohonan hijau, dan angin semilir menjadi saksi semangat para relawan Tzu Chi komunits He Qi Barat 1 yang bergotong royong di bawah tenda biru. Mereka bersama-sama menjalankan misi pelestarian lingkungan dengan penuh sukacita.

Langit cerah, angin semilir, dan rimbunnya pepohonan menyambut hangat kegiatan Pelestarian Lingkungan (PL) Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Barat 1 pada Minggu pagi, 21 September 2025. Di bawah tenda biru yang berdiri di Perumahan Citra Garden 2, Kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, suasana penuh semangat tercipta sejak pukul 07.00 WIB.

Warga sekitar berdatangan membawa sumbangan barang-barang daur ulang: botol plastik, kardus, buku, kertas, mainan, hingga baju layak pakai. Setiap barang yang diserahkan menjadi bukti kecil bahwa kepedulian bisa dimulai dari rumah.

Warga dengan wajah sumringah tampak antusias mengantarkan barang-barang daur ulang. Sebuah wujud nyata cinta bumi dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Nana dan Anto menyimak penjelasan singkat dari relawan Tzu Chi. Keduanya pun dengan senang hati menerima informasi lanjutan mengenai kegiatan-kegiatan Tzu Chi berikutnya.

Salah satu pasangan suami istri, Nana dan Anto, datang dengan senyum hangat. Mereka mengetahui acara ini lewat spanduk yang dipasang sejak seminggu lalu. “Kami sudah beberapa kali antar barang ke sini. Kalau beres-beres rumah dan menemukan baju yang masih bagus, biasanya langsung kami kumpulkan untuk disumbangkan,” ujar Nana. Bagi mereka, mendonasikan barang bukan hanya sekadar membersihkan rumah, tapi juga berbagi kehidupan baru bagi yang membutuhkan.

Tak hanya warga, enam murid Sekolah Kairos juga ikut ambil bagian. Meski awalnya hadir karena program Community Service, mereka larut dalam semangat kebersamaan. Dengan penuh tenaga, mereka memilah botol plastik, membantu bongkar tenda, hingga mengangkat hasil daur ulang ke mobil.

Ronald, siswa kelas 12, merasakan pelajaran berharga. “Saya jadi lebih menghargai bumi. Tidak semua anak punya kesempatan melakukan hal seperti ini. Saya bersyukur bisa ikut berbuat baik untuk bumi”, tutur Ronald.

Joshua (membungkuk) bersama Ronald (berdiri, tengah) dan rekan-rekannya tampak bersemangat menginjak botol plastik yang keras agar lebih mudah dikarungkan. Kekompakan mereka memperlihatkan semangat kerja sama yang tulus.

Sementara sahabatnya, Joshua, mendapatkan pengalaman yang lebih dalam. Joshua berkata, “Dari sini saya jadi lebih menghargai para pemulung. Empati dan simpati saya tumbuh, juga kagum melihat team work relawan Tzu Chi—ada passion dan kindness yang nyata.”

Kegiatan ini diikuti oleh 22 orang, yang bahu-membahu selama tiga jam penuh. Bagi Fiona, yang untuk pertama kalinya dipercaya menjadi koordinator, momen ini terasa sangat berkesan. “Saya bahagia sekaligus terharu. Lewat acara sebulan sekali ini, anak-anak bisa membuka mata lebih lebar tentang pentingnya pelestarian lingkungan. Mendengar Joshua berbicara soal relawan Tzu Chi, rasanya semua pengorbanan waktu dan tenaga benar-benar terbayarkan.”

Bagi Fiona (berdiri, paling kanan), yang untuk pertama kalinya dipercaya menjadi koordinator, momen ini terasa begitu berkesan. Ia bahagia melihat relawan Tzu Chi dan para murid bekerja sama dengan harmoni, penuh kehangatan, dan rasa nyaman.

Kegiatan sederhana ini membuktikan bahwa barang bekas bisa membawa berkah, bukan hanya bagi bumi yang lebih bersih, tetapi juga bagi hati yang ikut tersucikan. Seperti Dharma Master Cheng Yen, Pendiri Yayasan Buddha Tzu Chi, yaitu, “Tujuan pelestarian lingkungan selain memurnikan gunung, memurnikan laut, memurnikan bumi, juga harus memurnikan batin manusia.”

Dari mengolah barang daur ulang, sesungguhnya kita juga sedang mengolah batin—menumbuhkan kepedulian, welas asih, dan cinta kasih untuk bumi serta sesama.

Editor: Arimami Suryo A.

Artikel Terkait

Mewariskan Semangat Cinta Pelestarian Lingkungan

Mewariskan Semangat Cinta Pelestarian Lingkungan

26 April 2024

Relawan Tzu Chi Medan menjalin cinta kasih dengan Yayasan Pendidikan GMI Jemaat Gloria, SMP Swasta Methodist - 6 Medan untuk belajar bagaimana cara mengelola sampah yang baik dengan cara daur ulang serta mengembangkan sikap cinta alam.

Cinta Tanah Air lewat Aksi Nyata

Cinta Tanah Air lewat Aksi Nyata

28 Agustus 2025

Dalam euforia menyambut kemerdekaan, Tzu Chi Komunitas He Qi Tangerang turut mengadakan Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada Rabu 20 Agustus 2025. Bertempat di Depo Pelestarian Lingkungan Medang, Tangerang, acara ini dihadiri oleh 70 relawan.

Jalinan Jodoh Dalam Pelestarian Lingkungan

Jalinan Jodoh Dalam Pelestarian Lingkungan

20 September 2012 Relawan Starbuck untuk yang ke sekian kalinya kembali mengunjungi Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi untuk  melakukan kegiatan Daur Ulang. Pada tanggal 14 September 2012,  relawan dari  Starbuck datang ke Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Surabaya dengan penuh semangat.
Orang yang berjiwa besar akan merasakan luasnya dunia dan ia dapat diterima oleh siapa saja!
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -