Meningkatan Minat Baca Anak di Daerah Terpencil

Jurnalis : Luppy Ritma Sinthya (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : Luppy Ritma Sinthya (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)

Umi Kalsum, relawan Tzu Chi bersemangat menceritakan cerita berjudul “Katak Sombong” ke beberapa siswa SDN 010 Muara Lawa.

“Sumbangsih yang dilakukan sendiri merupakan kebahagiaan dalam hidup dan dapat mengembangkan nilai-nilai kehidupan.”
(Kata Perenungan Master Cheng Yen)

Suara riuh dan semarak anak-anak SDN 010 Muara Lawa menyambut hangat kedatangan relawan Xie Li Kutai Barat pada Rabu (13/05/2026). Sekolah yang berada di Kampung Muara Begai, Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur ini terletak cukup jauh dari keramaian. Untuk menjangkaunya, relawan menempuh perjalanan darat sekitar tiga jam.

Tepat pukul 10.30 WITA, relawan tiba di sekolah dengan membawa 132 buku dongeng dan cerita, yang tersusun rapi di dalam kardus. Kehadiran buku-buku ini menjadi titipan cinta kasih untuk 61 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Sambutan hangat dari salah satu guru membuka suasana penuh keakraban. Dengan semangat kebersamaan, relawan segera membantu menyiapkan tempat agar kegiatan dapat berlangsung dengan nyaman.

Lutfhie Andria berienteraksi dengan para siswa. Ia berpesan agar buku-buku yang sudah dibagikan bisa disimpan dengan baik di perpustakaan sekolah sehingga dapat dipinjam dan dibaca secara bergantian oleh semua siswa.

Siswa SDN 010 Muara Lawa mendengarkan penjelasan relawan dengan seksama sebelum pembagikan buku dilakukan.

Tak lama kemudian, bel pulang sekolah berbunyi. Anak-anak berkumpul dan duduk rapi mengikuti arahan guru dan relawan. Dalam suasana sederhana namun hangat, Nordiana, kepala sekolah SDN 010 Muara Lawa. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

"Saya mewakili guru-guru dan anak-anak di sini mengucapkan terima kasih karena telah menyempatkan waktu untuk membawa banyak buku bagi anak-anak kami. Semoga segala kebaikan ini mendapat balasan dari Tuhan," ungkap Nordiana dengan tulus.

Lutfhie Andria, salah satu relawan menyampaikan bahwa buku-buku yang dibagikan bukan sekadar bahan bacaan, melainkan jendela pengetahuan yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar dan kecintaan membaca sejak dini. Suasana pun semakin hidup saat ia mengajak anak-anak berinteraksi.

"Siapa yang pernah membaca buku? Buku pelajaran ataupun buku cerita, yang pernah baca angkat tangannya," tanya Lutfhie.

"Adaaaa…." seru anak-anak serempak sambil mengangkat tangan dengan wajah penuh antusias.

Melihat semangat ini, Lutfhie berpesan agar buku-buku tersebut disimpan di perpustakaan sekolah sehingga dapat dipinjam dan dibaca secara bergantian oleh semua siswa.

Para siswa membaca buku cerita secara mandiri.

Suasana lebih ceria saat para siswa diajak bermain memecahkan kode rahasia yang dipandu Yerada Bellaria Harianja. Tawa dan semangat anak-anak menghangatkan ruangan. Dalam kesempatan ini, relawan juga mengajak anak-anak memahami cerita melalui video yang diputar.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian buku cerita dan sesi membacakan dongeng yang didampingi para relawan. Di momen itu, bukan hanya cerita yang dibagikan, tetapi juga kebersamaan, perhatian, dan harapan agar anak-anak terus berani bermimpi melalui buku-buku yang mereka baca.

“Seru ya, tadi kita diajak main terus dibawakan buku-buku cerita. Terima kasih sudah mengunjungi kami,” ucap Dilan Rolanda, salah satu siswa.

Menjelang pukul 14.30 WITA, seluruh rangkaian kegiatan pun usai. Relawan kembali melanjutkan perjalanan pulang dengan hati yang penuh syukur. Harapannya sederhana, semoga bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat dan menemani langkah belajar anak-anak di SDN 010 Muara Lawa.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Berbagi Buku, Penunjang Masa Depan

Berbagi Buku, Penunjang Masa Depan

30 Desember 2022

Kebutuhan buku menjadi hal yang penting untuk menunjang proses belajar di sekolah. Hal ini yang mendasari relawan Xie Li Kalimantan Tengah (Kalteng) 2 membantu pengadaan buku di perpustakaan SDN 1 Desa Sebabi, Kecamatan Batu Ampar, Kalimantan Tengah.

Membuka Jendela Pengetahuan Melalui Bantuan Buku Bacaan

Membuka Jendela Pengetahuan Melalui Bantuan Buku Bacaan

07 Mei 2019

Relawan Tzu Chi di Xie Li Kalimantan Selatan 1 berusaha meningkatkan minat baca anak-anak Desa Sukamaju di Kecamatan Sampanahan Kabupaten Kotabaru. Pemberian buku dilaksanakan di perpustakaan Desa Sukamaju pada 30 April 2019.

Perhatian untuk anak suku Talang Mamak

Perhatian untuk anak suku Talang Mamak

30 Mei 2025

Relawan Tzu Chi di Xie Li Indragiri Hulu memberikan perhatian untuk anak-anak asli Suku Talang Mamak yang bersekolah di SDN 013  dan SMPN 4 Sungai Limau, Desa Talang Sei Limau, Kecamatan Rakit Kulim,  Riau.

Penyakit dalam diri manusia, 30 persen adalah rasa sakit pada fisiknya, 70 persen lainnya adalah penderitaan batin.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -