Menjaga Niat Awal dan Jalinan Kasih dalam Gathering Festival Kue Bulan Tzu Chi Dumai

Jurnalis : Vivy Viliana Halim (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Amy Parmi (Tzu Chi Pekanbaru)

Relawan Pekanbaru yang diwakili Valentina Angela menyerahkan kenang-kenangan kepada Tan Chong Yee dalam Gathering Festival Kue Bulan, Sabtu, 19 September 2026, di Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Dunia Damai, Kota Dumai.

September 2026 bertepatan dengan Festival Musim Gugur atau yang lebih dikenal sebagai Festival Kue Bulan. Momen penuh kebersamaan ini dimanfaatkan oleh Tzu Chi Pekanbaru Komunitas Dumai untuk mengadakan Gathering Festival Kue Bulan sekaligus Farewell pada Sabtu, 19 September 2026.

Relawan Tzu Chi Pekanbaru dan relawan Tai Chi Dumai turut meramaikan kegiatan yang berlangsung di Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Dunia Damai, Kota Dumai. Sebelum gathering dimulai, para relawan terlebih dahulu mengawali kegiatan dengan kebersamaan di tepi pantai. Canda tawa terdengar di antara mereka, menghadirkan suasana hangat dan penuh keakraban.

Kegiatan kali ini menjadi semakin bermakna karena Tan Chong Yee, Ketua Tzu Chi Komunitas Dumai, akan sementara kembali ke negara asalnya, Malaysia. Karena itu, gathering mengusung tema “Bulan Purnama, Hati Bersatu, Berjumpa karena Jalinan Jodoh, Melanjutkan Jalinan Kasih, Tak Melupakan Niat Awal”.

Niat awal merupakan kehendak yang muncul dari dalam hati dan menjadi dasar seseorang dalam melakukan suatu perbuatan. Mengingat kembali niat awal dapat menjadi penyemangat ketika menghadapi kesulitan, rintangan, maupun kejenuhan dalam menjalani kehidupan.

Relawan Pekanbaru, Valentina Angela, membagikan kisah awal perjalanannya mengenal dan bergabung dengan Tzu Chi dalam Gathering Festival Kue Bulan, Sabtu, 19 September 2026, di Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Dunia Damai, Kota Dumai.

Hal tersebut dirasakan oleh relawan Valentina Angela. Menghadapi berbagai ketidakkekalan dalam kehidupan, ia pernah mencari arah dan tujuan hidup hingga akhirnya mengenal Tzu Chi melalui DAAI TV.

“Saya seperti menemukan arah tujuan hidup karena melihat relawan bersumbangsih tanpa pamrih dan memberi manfaat bagi masyarakat. Kehidupan seperti ini yang mau saya jalani,” ujarnya.

Mempererat Jalinan Kasih
Festival Kue Bulan identik dengan momen berkumpul bersama. Semangat tersebut juga terasa dalam kegiatan Tzu Chi yang mempertemukan relawan baru dan relawan lama untuk mempererat jalinan kasih.

Sharing dari relawan, belajar isyarat tangan, serta permainan menciptakan suasana kekeluargaan. Melalui kegiatan tersebut, para relawan dapat saling mengenal lebih dekat, membangun kekompakan, belajar memahami, menghargai, dan mendukung satu sama lain. Momen ini juga menjadi pengingat kembali akan niat awal dalam menjalani jalinan kasih Tzu Chi.

Surwarni, mewakili relawan Dumai, tak kuasa menahan air mata saat menyerahkan kenang-kenangan kepada Tan Chong Yee dalam Gathering Festival Kue Bulan, Sabtu, 19 September 2026, di Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Dunia Damai, Kota Dumai.

Relawan Liza yang datang jauh-jauh dari Sungai Bakau, Tua Pa, mengaku merasakan berbagai emosi dalam gathering tersebut.

“Rasanya campur aduk, rasa senang karena saya kembali berkumpul lagi dengan relawan semua, ada rasa sedih karena harus berpisah sementara dengan Sixiong. Meskipun saya sudah tidak tinggal di Dumai, saya tetap dilibatkan dalam gathering hari ini. Saya sangat gembira karena kita semua masih diberi kesehatan sehingga dapat berkumpul kembali,” ungkapnya.

Ketua Tai Chi Dumai, Rohana, juga merasakan kebahagiaan dapat kembali mengikuti kegiatan bersama para relawan.

“Saya sangat Gan En bisa kembali mendengar ceramah Master Cheng Yen. Mendengarkan sharing dari Shi Xiong Shi Jie dalam memberikan kesaksian, semuanya terasa jujur dan polos dalam mengungkapkan masalah ataupun kekurangan. Itu memberi kesan yang menguatkan bagi saya. Acara makan bersama mempererat hubungan antarrelawan. Sederhana, tetapi indah,” ungkap Rohana.

Menjaga Niat Awal
Bagi Tan Chong Yee, gathering ini menjadi kesempatan untuk menyampaikan rasa syukur sekaligus berpamitan sementara kepada para relawan Dumai.

“Gan En kepada seluruh relawan yang hadir dalam Gathering Festival Kue Bulan ini. Awalnya, saya mengikuti Tzu Chi untuk mencari ketenangan hati. Namun, saya belajar bahwa ketenangan sejati hadir ketika kita bersumbangsih dan membawa manfaat bagi sesama,” ungkapnya.

Relawan Dumai, Meliyana, menyampaikan materi bertema “Kembali ke Niat Awal” dalam Gathering Festival Kue Bulan, Sabtu, 19 September 2026, di Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Dunia Damai, Kota Dumai.

Tan Chong Yee juga mengaitkan perjalanan batinnya dengan nama Dharma 惟澍 (Wéi Shù), yang mengandung makna menjaga niat awal yang murni dan baik dengan sepenuh hati, serta menebarkan cinta kasih dan kepedulian kepada sesama.

“Hal ini juga mengingatkan saya pada nama Dharma 惟澍 (Wéi Shù) yang menjaga niat awal (murni/baik) dengan sepenuh hati serta menebarkan cinta kasih dan kepedulian kepada sesama. Saya memohon maaf atas segala kekurangan selama mendampingi relawan Dumai. Semoga relawan Dumai semakin bertambah, aktif, dan bersama-sama melanjutkan langkah kebajikan,” ujar Tan Chong Yee.

Mewakili relawan Pekanbaru, Valentina Angela menyampaikan terima kasih (Gan En) atas dedikasi dan kesungguhan Tan Chong Yee selama menjalankan tanggung jawab sebagai Ketua Xie Li Dumai. Menurutnya, Tan Chong Yee mampu berkoordinasi dengan baik dalam berbagai kegiatan Tzu Chi dan menjadi sosok yang dapat menjadi teladan.

“Saya pribadi menganggap Tan Chong Yee sebagai mitra bajik. Kami saling mendukung, belajar bersama, berkomunikasi, bertukar pikiran, merencanakan kegiatan bersama, menjalani kegiatan bersama dalam mengembangkan Tzu Chi di Dumai,” ujar Valentina.

Selama bersama, banyak rintangan dan tantangan yang dihadapi. Namun, Tan Chong Yee tidak pernah mengeluh. Kesabaran dalam menghadapi relawan serta kegigihannya dalam pembinaan diri membuat kepergiannya untuk sementara meninggalkan rasa kehilangan bagi para relawan.

“Tan Chong Yee begitu baik dan penuh talenta. Kami mendoakan Tan Chong Yee bahagia berkumpul lagi bersama keluarga dan semoga cepat kembali untuk mengembangkan Tzu Chi di Dumai. Zhu Fu, di mana pun Sixiong berada, selalu giat dan bersemangat melatih diri di jalan Bodhisattva. Semoga berkah dan kebijaksanaan terus bertumbuh,” ungkap Valentina Angela.

Tetap Terhubung dalam Jalinan Kasih
Suasana haru kemudian berubah menjadi canda tawa saat para relawan belajar isyarat tangan dengan lagu Yuè Liàng Yuán Lái Tuán Yuán (Bulan Bulat Sempurna, Kita Kumpul Bersama). Keceriaan semakin terasa ketika mereka mengikuti permainan lucky number. Semua relawan mencoba peruntungan, sementara canda tawa menghiasi malam.

Para relawan antusias mengikuti permainan Lucky Number yang menjadi bagian dari Gathering Festival Kue Bulan, Sabtu, 19 September 2026, di Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Dunia Damai, Kota Dumai.

Festival Kue Bulan menjadi momen untuk mensyukuri setiap jalinan jodoh yang telah mempertemukan para relawan. Seperti bulan purnama yang melambangkan keutuhan dan kebersamaan, hati para relawan diharapkan tetap saling terhubung meskipun suatu saat harus terpisah oleh jarak.

Perpisahan sementara bukan akhir dari sebuah jalinan kasih. Niat awal yang tetap dijaga menjadi bekal bagi setiap relawan untuk terus melangkah, bersumbangsih, dan menebarkan cinta kasih di mana pun berada.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Kue Bulan Cinta Kasih

Kue Bulan Cinta Kasih

01 Oktober 2012 Dengan semangat para relawan, kue bulan yang di bazaar terjual habis dan keesokan harinya juga terjual habis. Pada hari ketiga dan keempat relawan hanya menerima pesanaan dari relawan dan donatur-donatur yang sudah dipesan hari sebelumnya.
Menyatukan Keharmonisan dalam Pekan Amal Kue Bulan

Menyatukan Keharmonisan dalam Pekan Amal Kue Bulan

06 Oktober 2023

Banyaknya permintaan masyarakat akan kue bulan mendorong semangat insan Tzu Chi Batam mengadakan bazar di dua lokasi yang berbeda tahun ini, Batam City Square (BCS) Mall dan Grand Batam (GB) Mall. 

Kue Bulan Cinta Kasih yang Memikat

Kue Bulan Cinta Kasih yang Memikat

21 September 2016

Untuk memperingati Festival Kue Bulan, Yayasan Buddha Tzu Chi Tanjung Balai Karimun menggelar Bazar Mooncake Cinta Kasih. Bazar yang digelar pada 10 September 2016 ini tak hanya memikat warga Tanjung Balai Karimun saja, tapi juga para turis.

Dengan keyakinan yang benar, perjalanan hidup seseorang tidak akan menyimpang.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -