Budiman, relawan Tzu Chi, memberikan buah apel kepada pengunjung sebagai ungkapan syukur dan cinta kasih, sekaligus menyampaikan harapan agar setiap orang selalu diberikan kedamaian, keselamatan, kesehatan, serta hati yang penuh kebahagiaan.
Relawan Komunitas He Qi Jakarta Barat 3 mendapatkan ladang berkah untuk membuka stan pada kegiatan Vesak Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Young Buddhist Association of Indonesia di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, pada 3–7 Juni 2026. Melalui stan tersebut, para relawan memperkenalkan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kepada masyarakat luas, mulai dari Visi dan Misi Tzu Chi, ajakan menjadi relawan, pelestarian lingkungan, hingga pendaftaran Kelas Budi Pekerti tahun ajaran 2026–2027.
Sejak hari pertama, stan Tzu Chi dipenuhi suasana hangat dan penuh antusiasme. Para relawan dari berbagai Xie Li (komunitas), bergantian menjaga stan setiap harinya dalam tiga shift berbeda, sehingga pelayanan kepada pengunjung dapat berjalan dengan baik dari pagi hingga malam. Dengan semangat dan keramahan, para relawan menjelaskan berbagai kegiatan Tzu Chi kepada masyarakat yang datang berkunjung. Tidak sedikit pengunjung yang awalnya belum mengenal Tzu Chi, namun kemudian tertarik setelah mendengar penjelasan mengenai berbagai misi kemanusiaan yang dijalankan, seperti Misi Amal, Kesehatan, Pendidikan, dan Budaya Humanis.
Seorang pengunjung saat mengisi buku tamu di stan Tzu Chi sebagai bentuk jalinan jodoh baik. Tampak relawan dengan ramah mendampingi dan membantu proses pendaftaran dengan penuh perhatian.
Budiman dan Wawa, relawan Tzu Chi, saat menjelaskan berbagai kegiatan kemanusiaan Tzu Chi kepada pengunjung melalui poster yang dipajang di stan. Dengan penuh kesabaran, mereka memperkenalkan nilai cinta kasih universal dan semangat melayani.
Standing Banner dan Poster bertuliskan “Bersama Berbuat Baik, Membawa Cinta Kasih, Menginspirasi Dunia” menjadi salah satu daya tarik pengunjung. Banyak masyarakat berhenti untuk membaca, bertanya, hingga berbincang langsung dengan relawan mengenai bagaimana cara ikut terlibat dalam kegiatan kemanusiaan. Dengan penuh kesabaran, para relawan menjelaskan bahwa Tzu Chi hadir untuk melayani masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun latar belakang.
Selain memperkenalkan kegiatan relawan, stan relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Barat 3 membuka pendaftaran Kelas Budi Pekerti bagi anak-anak kelas 1 hingga 6 SD. Program Qin Zi Ban Kecil untuk kelas 1–3 SD dan Qin Zi Ban Besar untuk kelas 4–6 SD mendapat perhatian cukup besar dari para orang tua. Banyak pengunjung merasa tertarik karena kelas tersebut tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga tata krama, rasa hormat kepada orang tua, kepedulian terhadap sesama, serta pembentukan karakter anak sejak dini.
Para relawan juga mengenalkan tradisi celengan bambu kepada pengunjung. Melalui celengan bambu, masyarakat diajak untuk menyisihkan rezeki sedikit demi sedikit sebagai bentuk praktik cinta kasih dan kepedulian terhadap sesama. Banyak pengunjung merasa tersentuh karena dari kebiasaan sederhana tersebut, bantuan kemanusiaan dapat terus berjalan dan membantu banyak kehidupan.

Salah satu pengunjung, Eliz, tampak sangat antusias mendengarkan penjelasan dari Jupiter, relawan Tzu Chi. Dari rasa penasaran yang sederhana, tumbuh ketertarikan dalam diri Eliz untuk mulai mengikuti kegiatan relawan dan mengenal Tzu Chi lebih jauh.
Eliz, salah satu pengunjung, mengaku sudah mengenal Tzu Chi sejak kecil melalui tayangan DAAI TV yang sering ia tonton bersama ibunya. Tayangan Master Cheng Yen yang penuh nilai kehidupan membuat dirinya tersentuh. Namun, selama ini ia tidak mengetahui bagaimana cara bergabung menjadi relawan Tzu Chi.
“Saya dari kecil sering menonton DAAI TV bersama mama. Setelah datang ke booth ini dan mendengar penjelasan relawan, saya jadi semakin yakin ingin ikut menjadi relawan Tzu Chi,” ungkap Eliz.
Keesokan harinya, Eliz langsung mengikuti kegiatan Misi Amal berupa kunjungan kasih bersama relawan. Ia berharap suatu hari dapat mengenakan seragam abu putih dan ikut melayani masyarakat dengan tulus.
Antusiasme serupa juga dirasakan Henny, seorang pengunjung yang tertarik menjadi relawan sekaligus donatur. Ia mengaku selama ini sering melihat celengan bambu Tzu Chi di berbagai toko dan pusat perbelanjaan.
“Saya sering mengisi celengan bambu karena percaya bantuan kecil juga bisa membantu banyak orang. Setelah datang ke sini, saya baru tahu ternyata kegiatan Tzu Chi sangat luas dan menyentuh banyak kehidupan,” ujarnya.
Relawan Tzu Chi komunitas Xie Li Mangga Besar dengan penuh semangat mengajak para pengunjung untuk menanam cinta kasih melalui celengan bambu.
Selain itu, banyak pengunjung juga menunjukkan minat terhadap kegiatan pelestarian lingkungan. Mereka ingin ikut berpartisipasi mengumpulkan barang-barang layak pakai dan sampah daur ulang seperti botol plastik, pakaian, tas, sepatu, hingga mainan bekas untuk membantu menjaga bumi sekaligus membantu sesama.
Melalui partisipasi di Vesak Festival 2026, relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Barat 3 berharap semakin banyak masyarakat mengenal nilai cinta kasih universal dan tergerak untuk ikut menebarkan kebaikan. Di tengah keramaian pusat perbelanjaan, stan sederhana tersebut menjadi ruang kecil yang menghadirkan kehangatan, harapan, serta jalinan jodoh baik bagi banyak orang.
Editor: Fikhri Fathoni