Menumbuhkan Karakter Generasi Muda yang Peduli Lingkungan
Jurnalis : Henny (Tzu Chi Medan), Fotografer : Henny (Tzu Chi Medan)
Mariany menjelaskan tentang Misi Pelestarian Lingkungan Yayasan Buddha Tzu Chi.
Tzu Chi Medan menyambut 133 siswa-siswi SMP Sekolah Methodist 6 yang datang untuk mengikuti sosialisasi Misi Pelestarian Lingkungan Tzu Chi, Jumat 19 April 2024. Sharing Misi Pelestarian Lingkungan ini dibawakan oleh Mariany yang menjelaskan pentingnya menerapkan konsep 5R dalam kehidupan sehari-hari, yakni Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali) Recycle (mendaur ulang) Rethink (memikirkan kembali) dan Repair (memperbaiki).
“Sampah yang paling banyak sekarang ini adalah botol plastik,” kata Mariany. Karena itu ia mengimbau siswa-siswi agar dapat mengurangi sampah dengan cara antara lain membawa alat makan dan minum sendiri, menghentikan pemakaian alat makan sekali pakai, serta menggunakan kantong ramah lingkungan.
Tidak hanya teori, siswa-siswi diajak praktik pemilahan sampah yang dapat didaur ulang salah satunya botol plastik di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi yang letaknya di belakang Kantor Tzu Chi Medan. Sebelum memilah, relawan mengajak siswa-siswi memperagakan isyarat tangan lagu Sebuah Dunia Yang Bersih dilanjutkan berfoto bersama.

Relawan mengajak siswa-siswi sekolah Methodist-6 memperagakan Isyarat Tangan lagu Sebuah Dunia yang Bersih.
Para siswa dibagi empat kelompok dengan kursi yang tersusun membulat, di tengahnya banyak botol plastik yang akan dipilah. Relawan memberikan contoh pemilahan botol kemudian diikuti seluruh siswa dengan sangat antusias.
Maureen Serenada Hutagaol yang duduk di kelas 7 sangat tertarik dengan Misi Pelestarian Lingkungan Tzu Chi. “Kita dapat mengelola sampah secara kreatif menjadi lebih berguna dan menjadikan kita lebih memperhatikan lingkungan sekitar kita,” ungkapnya. Maureen mengaku kunjungan kali ini memberinya pelajaran agar tidak membuang sampah sembarangan supaya lingkungan tidak tercemar.
Menurut Panto Lumbanraja, guru IPA Methodist-6, alasan Sekolah Methodist 6 memilih Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi sebagai tujuan kunjungan karena Daur Ulang Tzu Chi unik. Selama ini sampah yang diolah secara konvensional semua berakhir di TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Ternyata di Tzu Chi sampah diolah secara kreatif dan juga memiliki nilai, sampah yang dianggap kebanyakan orang adalah barang yang sudah tidak berguna, di Tzu Chi sampah tersebut dapat didaur ulang dan digunakan kembali.

Relawan dengan semangat memberikan contoh pemilahan botol kemudian diikuti seluruh siswa.
“Kalau kita melihat kondisi lingkungan kita saat ini yang semakin lama semakin mengerikan dan sangat perlu perhatian,” ungkap Panto Lumbanraja. Mau bagaimana pun, tambahnya, manusia tidak akan pernah lepas dari lingkungan hidup. Jika tidak peduli lingkungan dari sekarang akan bisa mengancam untuk masa depan nantinya. Panto juga berharap semoga apa yang didapatkan siswa-siswi hari ini dapat menjadi karakter siswa, menjadi budaya yang baik dan dapat membantu sesama di lingkungan rumah, sekolah dan dimanapun mereka berada.
Diana, koordinator kegiatan, mengungkapkan sukacita melihat antusias siswa-siswi yang datang untuk belajar misi pelestarian lingkungan Tzu Chi. “Setelah apa yang mereka dengar dan praktikkan hari ini di sini dapat mereka terapkan di kehidupan mereka sehari-hari, mengolah sampah yang dapat didaur ulang, membuang sampah pada tempatnya dan lebih disiplin,” harap Diana.
Seperti Kata Perenungan Master Cheng Yen, “Tangan yang melakukan praktik daur ulang adalah tangan yang paling indah”
Editor: Khusnul Khotimah
Artikel Terkait
Semangat Relawan Pelestarian Lingkungan
07 Oktober 2015 Minimnya pengetahuan relawan akan pelestarian lingkungan membuat Johnny tergerak untuk mengadakan kegiatan ini. Dengan adanya gathering, diharapkan semua relawan pelestarian lingkungan dapat memahami teknik melakukan daur ulang, cara pemilahannya, dan jenis barang apa saja yang bisa didaur ulang.
Kebersamaan Menjalankan Pelestarian Lingkungan
15 September 2016Sebanyak 34 relawan Tzu Chi komunitas He Qi Barat melakukan kegiatan pemilahan barang-barang bekas dan gathering di Perumahan Taman Ratu Blok WW, Kepa Duri, Jakarta Barat pada hari Minggu, 04 September 2016.
Menjaga Keindahan Bumi dengan Melakukan Pelestarian Lingkungan
12 November 2021WAVES - We Are Vegetarians and Earth Saviors merupakan kegiatan offline pertama yang dilakukan insan Muda Mudi Tzu Chi (Tzu Ching) setelah pandemi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 November 2021







Sitemap