Menumbuhkan Semangat dan Kepedulian Generasi Muda di Pati

Jurnalis : Yuliati (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : Yuliati (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)
Senior Tzu Ching, Andhyka memberikan materi tentang pengenalan Tzu Ching dan kegiatan yang telah dilaksanakan. Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta agar semangat ikut menjadi bagian Tzu Ching di Pati.

Daripada melewati satu hari dengan sia-sia, lebih baik menggunakan satu detik untuk hal yang bermanfat.
(Kata Perenungan Master Cheng Yen)

Tawa dan semangat anak-anak muda memenuhi dhammasala Vihara Dwi Dharma Loka, Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, pada Sabtu (25/7/2026). Hari itu menjadi momen istimewa bagi relawan Xie Li Pati. Untuk pertama kalinya, mereka menggelar sosialisasi Tzu Ching yang diikuti oleh 23 generasi muda, membuka jalan bagi lahirnya estafet relawan cinta kasih di Bumi Mina Tani.

Selain perkenalan, sosialisasi ini menjadi ruang bagi para peserta untuk mengenal nilai-nilai kemanusiaan yang diusung Yayasan Buddha Tzu Chi. Mereka diajak memahami bahwa menjadi relawan bukan hanya tentang memberi bantuan, melainkan juga membina hati agar semakin peduli, rendah hati, disiplin, dan mampu menghadirkan manfaat bagi sesama.

Dalam suasana yang hangat, relawan Tzu Chi Sinar Mas dari Jakarta, Thoe Yulius, mengajak peserta menelusuri perjalanan Yayasan Buddha Tzu Chi yang selama puluhan tahun konsisten menebarkan cinta kasih melalui berbagai misi kemanusiaan. Semangat itu kemudian dilanjutkan oleh senior Tzu Ching Jakarta, Andhyka Heksa Putra, yang membagikan pengalaman menjadi relawan muda sekaligus memperkenalkan berbagai kegiatan Tzu Ching.

Para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga saling bertukar cerita dan pandangan tentang bagaimana kebaikan dapat dimulai dari tindakan sederhana. Mereka diajak menyadari bahwa menjaga lingkungan, menghormati orang tua dan guru, membantu teman, hingga terlibat dalam kegiatan sosial merupakan langkah-langkah kecil yang mampu menghadirkan perubahan besar.

Sejalan dengan pesan Master Cheng Yen, "Jangan meremehkan kekuatan diri sendiri. Dengan setetes cinta kasih, kita dapat menggerakkan hati banyak orang dan mengubah dunia menjadi lebih indah." Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap benih kebaikan yang ditanam hari ini akan bertumbuh menjadi harapan bagi masa depan.

Rea Putri Asti Suwardi (kanan) antusias mengikuti kegiatan ini. Ia mengajak sepupunya, Adila (kerudung) untuk turut mengikuti kegiatan serupa. Dila pun senang bisa ikut bergabung dalam kegiatan ini.

Di antara para peserta, Rea Putri Asti Suwardi mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Berawal dari informasi yang disampaikan sang ayah, ia mengajak sepupunya, Adila, untuk ikut serta.

"Saya dikasih tahu bapak tentang kegiatan ini, lalu saya ajak Dila juga. Di Tzu Chi kan universal, tidak hanya untuk umat Buddha saja," ujar Rea. Bagi siswi SMAN 1 Donorojo Jepara itu, kegiatan ini memberikan pengalaman yang berharga.

"Saya senang sekali bisa ikut karena menurut saya ini kegiatan yang bermanfaat. Kita bisa saling berbagi pengalaman untuk kebaikan. Semoga nanti saya juga bisa mengajak lebih banyak teman untuk bersama-sama berbuat kebajikan," katanya.

Semangat yang sama juga dirasakan Adila. Baginya, bergabung dalam kegiatan ini bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar berbagi. "Saya ingin ikut karena ingin bisa membantu orang-orang yang membutuhkan, sekaligus menambah wawasan saya," tuturnya.

Di penghujung kegiatan, setiap peserta menerima Celengan Bambu Tzu Chi sebagai simbol membiasakan diri berbagi sejak dini. Bagi Rea, celengan itu bukanlah yang pertama.

"Di rumah sebenarnya saya sudah punya. Sekarang dikasih lagi, berarti nanti ada dua celengan yang harus saya isi dari uang saku sekolah," ucapnya sambil tersenyum. Mendengar hal itu, Adila pun menambahkan, "Iya, kita menabung di celengan itu supaya nanti bisa membantu orang lain yang membutuhkan."

Melihat antusiasme para peserta, Kasmini yang dipercaya menjadi DAAI Mama Tzu Ching Pati tak mampu menyembunyikan rasa harunya. "Hari ini saya sangat bahagia, terharu, dan bersyukur melihat anak-anak begitu semangat mengikuti kegiatan ini. Apalagi saya diberi tanggung jawab sebagai Daai Mama. Ini adalah amanah yang mulia dan akan saya jalankan dengan sepenuh hati," ungkapnya.

Kasmini membagikan celengan Tzu Chi kepada seluruh peserta sosialisasi Tzu Ching.

Sebagai Koordinator Tim Amal Xie Li Pati, Kasmini berharap kehadiran Tzu Ching mampu membentuk generasi muda yang memiliki karakter baik, penuh kepedulian, serta siap menjadi relawan yang melayani masyarakat dengan tulus.

Harapan yang sama disampaikan Thoe Yulius. Menurutnya, tumbuhnya Tzu Ching di Pati menjadi langkah penting agar semangat kerelawanan terus berlanjut dari satu generasi ke generasi berikutnya. "Saya berharap kerelawanan di Pati terus beregenerasi, sehingga estafet cinta kasih tidak pernah terputus," ujarnya.

Langkah pertama memang telah dimulai. Dari sebuah pertemuan sederhana di Vihara Dwi Dharma Loka, benih-benih cinta kasih mulai ditanam di hati generasi muda Pati. Semoga benih itu terus bertumbuh menjadi pohon kebajikan yang menaungi semakin banyak orang, menghadirkan harapan, serta menginspirasi lebih banyak anak muda untuk melangkah bersama di jalan kemanusiaan.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Tzu Chi dan Tzu Ching Hadirkan Budi Pekerti Lewat Kerajinan dan Keteladanan

Tzu Chi dan Tzu Ching Hadirkan Budi Pekerti Lewat Kerajinan dan Keteladanan

15 Juli 2025

Sebanyak 27 relawan dari komunitas Tzu Chi hadir di Rusun Muara Angke untuk membimbing anak-anak dalam Kelas Budi Pekerti lewat kegiatan kerajinan tangan dan pengenalan lima kata ajaib.

Tanam Bakau Bersama Tzu Ching

Tanam Bakau Bersama Tzu Ching

31 Mei 2022

Tzu Ching mengadakan kegiatan Tanam Bakau Bersama Tzu Ching yang diikuti oleh 48 relawan Tzu Ching untuk menjalankan misi pelestarian lingkungan sekaligus merayakan ulang tahun Tzu Ching Internasional yang ke-30.

Melatih Diri dan Memperpanjang Barisan Tzu Ching

Melatih Diri dan Memperpanjang Barisan Tzu Ching

17 April 2023

Minggu 9 April 2023, adalah hari yang spesial bagi 48 orang yang dilantik dan bergabung bersama barisan muda-mudi Tzu Ching. Tzu Ching merupakan relawan muda-mudi Tzu Chi yang diharapkan menjadi generasi penerus Tzu Chi.

Cara kita berterima kasih dan membalas budi baik bumi adalah dengan tetap bertekad melestarikan lingkungan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -